Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0 Alasan Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin Terancam Batal Beredar Video 62 Menit Operasi Pembakaran Halte Sarinah Saat Demo Anti UU Omnibus Law, Sosok Pelaku Terekam? Video Detik-detik Buaya Raksasa Diangkat dari Sungai Kayubesi Babel, Diyakini Warga Sebagai ‘Siluman’ Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Inkrah, Jaksa Eksekusi Terpidana ke Martapura

Puluhan Peserta Pawai Tanglong di Kusan Hilir Diduga Keracunan Makanan

- Apahabar.com Jumat, 7 Juni 2019 - 10:16 WIB

Puluhan Peserta Pawai Tanglong di Kusan Hilir Diduga Keracunan Makanan

Ilustrasi keracunan massal. Foto-antaranews.com

apahabar.com, BATULICIN – Puluhan warga di Kecamatan Kusan Hilir yang menjadi peserta pawai tanglong pada malam lebaran diduga keracunan setelah mengonsumsi makanan yang dibagikan saat acara berlangsung.

Informasi diterima apahabar.com, sebagian peserta pawai tanglong menerima sumbangan nasi bungkus dari masyarakat. Setelah mengonsumsi nasi bungkus itu, sebagian peserta tanglong dari Desa Manurung dan Mudalang langsung merasakan sakit perut.

Baca Juga: Pengunjung Membeludak, Rutan Rantau Sampai Tambah 3 Tenda

Sayangnya, tak semua warga yang menderita sakit perut melaporkan kondisi kesehatannya kepada bidan setempat maupun ke Puskesmas.

Namun, informasi terakhir menyebutkan Puskesmas Pagatan sudah menerima 26 pasien diduga keracunan. Sebagian pasien lainnya bahkan sudah dirujuk ke RSUD dr. Andi Abdurrahman Noor. Informasi lain menyebutkan korban keracunan mencapai 40 orang.

Direktur RSUD dr. H Andi Abdurrahman Noor, dr. Arman Jaya Rikki membenarkan adanya informasi tersebut.

Baca Juga: Lebaran, Jukir di Banjarmasin Nekat Gorok Leher Sendiri

“Iya, cuma saya belum dapat info pasti karena masih pulang kampung,” katanya, kepada apahabar.com melalui pesan Whatsapp, Jumat (7/6).

Informasi soal adanya puluhan warga yang diduga keracunan makanan ini juga dibenarkan oleh Kepala Desa Manurung, Rahmat. “Ini kami sedang menyisir warga yang sakit perut,” sebutnya.

Rahmat mengaku belum bisa mengungkapkan peristiwa itu secara detil. Namun, kata dia, ada dugaan makanan yang dikonsumsi berasal dari sumbangan sesama masyarakat. Rencananya, Rahmat akan segera merujuk korban ke RSUD Tanah Bumbu.

Baca Juga: Sepekan Diburu, Tim Gabungan Ringkus Terduga Pembunuh di Tapin

“Nanti saya kabari setelah semua warga yang sakit perut saya bawa ke RSUD Tanah Bumbu. Supaya tidak simpang siur,” tukasnya.

Reporter: Puja Mandela
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Masih Ada Titik Hujan Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

TK di Banjarmasin Ngeyel Gelar Farewell, Disdik Turun Tangan
apahabar.com

Kalsel

Damkar Tapin Unjuk Kebolehan di Bank BRI Rantau   
apahabar.com

Kalsel

Puluhan Mahasiswa Australia Ikut Program Summer Course, Teliti Bekantan
apahabar.com

Kalsel

Air Mineral Oke Oce Resmi Beredar di Kalimantan Selatan
apahabar.com

Kalsel

Disdag HST Gelar Pelatihan, Gustafa: Harus Ada Kelanjutannya
apahabar.com

Kalsel

Titik Api Paling Banyak di Kabupaten Banjar

Kalsel

Sempat Padam, Warga Cemara Raya Geger Api Susulan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com