Demo Setahun Jokowi-Ma’ruf, Pelajar di Banjarmasin Kepergok Bawa Miras Jadwal Liga Champions Liverpool Vs Ajax, Klopp Pastikan Van Dijk Bakal Lebih Tangguh Setahun Jokowi-Ma’ruf, Map Merah Penuhi Jalanan Banjarmasin Tim Macan Kalsel Gerebek Wanita Buronan Kasus Penggelapan Kapal Indef: Setahun Jokowi-Ma’ruf Amin ULN Melonjak, Setiap Penduduk Warisi Utang Rp 20,5 juta

Ramadan, Laka Lantas di Kalsel Terbilang Tinggi

- Apahabar.com Senin, 3 Juni 2019 - 18:14 WIB

Ramadan, Laka Lantas di Kalsel Terbilang Tinggi

Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. Foto-Batuah.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di wilayah hukum Polda Kalsel tergolong masih cukup tinggi. Direktorat Lalu Lintas mencatat hingga hari ke 29 bulan suci Ramadhan, angka kecelakaan di Provinsi Kalsel mencapai 51 kali kejadian.

Kasi Laka Ditlantas Polda Kalsel AKP Raindhard Maradona mengatakan, dari 50 kejadian tersebut mengakibatkan korban meninggal dunia sebanyak 21 orang, 15 luka berat, 40 luka ringan dengan total kerugian mencapai mencapai Rp 71 miliar.

“Angkanya memang cukup tinggi ya. Namun jika dibandingkan sengan periode yang lalu, mengalami penurunan yang cukup signifikan sekitar 30 persen,” kata AKP Raindhard Maradona kepada apahabar.com di Banjarmasin.

AKP Raindhard Maradona melanjutkan, umumnya yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas merupakan kendaraan roda dua. Sedangkan untuk tipe kecelakaan yang paling banyak adalah adu banteng (baca : saling berhadapan).

“Adu banteng ini memiliki tingkat fatalitas tinggi yang menyebabkan kematian. Banyak korban meninggal juga disebabkan helm yang digunakan tidak sesuai SNI, hingga saat terjatuh, korban terluka parah bahkan sampai meninggal,” imbuh Raindhard Maradona.

“Kami berharap para pengguna jalan untuk berhati-hati, terutama menjelang berbuka puasa karena banyak pengendara kendaraan roda dua yang memacu dengan kecepatan tinggi,” imbuhnya lagi.

Terpisah, Dirlantas Polda Kalsel Kombes Pol Muji Ediyanto menjelaskan, untuk kurangi angka kecelakaan selama operasi Ketupat Intan 2019, Polri telah melakukan beberapa hal. Diantaranya, Survey jalur bersama instansi terkait guna mengambil langka cepat sesuai kewenangan.

“Seperti jalan berlobang langsung di tambal, kurangnya penerangan jalan umum (PJU) langsung diupayakan di pasang, titik rawan laka di tempatkan lampu flash warna kuning dan pemasangan speed trap atau pita kejut,” ucapnya

Selain itu, kata Muji,  pihaknya telah melaksanakan kegiatan patroli serta pengaturan arus lalu lintas di kawasan rawan kecelakaan lalu lintas. “Kecelakaan itu diawali dengan pelanggaran, oleh karenanya jangan sampai melanggar aturan lalu lintas dalam berkendara,” tandas Muji.

Ya, polisi memang tidak boleh terlena. Apalagi, libur panjang belum usai. Operasi ketupat juga masih jalan. Selain itu, tentu saja pasca lebaran arus balik ke Kalimantan Selatan bakal meningkat. Tak dipungkiri, ribuan orang dan kendaraan akan masuk ke Banua secara bersamaan.

Jika polisi tidak waspada, hal tersebut sangat berpotensi menimbulkan kemacetan dan kecelakaan. Bukan tidak mungkin angka kecelakaan akan terkerek naik begitu pula dengan jumlah korbannya.

Baca Juga: Pemudik Melintas di Rantau Terkendali

Baca Juga: Lomba Video dan Foto Tebar Habar Ramadan Apahabar.com, Berikut Juaranya

Reporter: Eddy Andriyanto
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Robek Surat Perjanjian, Demo di Kegubernuran Kalsel Memanas
apahabar.com

Kalsel

10 Ribu Bibit Ikan Ditebar di Pulau Bromo, Kapolresta Banjarmasin: Demi Kelestarian
apahabar.com

Kalsel

Dahsyatnya Banjir di Tanbu, Ribuan Jiwa dan Lahan Pertanian Terdampak
apahabar.com

Kalsel

Pesan Gubernur Kalsel Menyambut Idul Adha
apahabar.com

Kalsel

Dit Resnarkoba Polda Kalsel Akan Menggelar Penyuluhan dan Edukasi Berbasis Online
apahabar.com

Kalsel

Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan Jungaling di Masjid Jami Abu Sofyan Pesantren Ihya Ulumuddin Nur Syufi’iyah Amuntai
apahabar.com

Kalsel

Organda Trisaksi Banjarmasin Gelisah, SK Tak Kunjung Terbit
apahabar.com

Kalsel

Bang Dhin: Pemindahan Ibu Kota ke Kaltim Bagus untuk Tanah Bumbu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com