Pembacok Jurkani di Tanbu Juga Rampas Barang Pribadi, Pelaku Disebut Berhalusinasi Jasad Wanita Muda Banjarmasin dengan Luka Tusuk di Dada Itu Ternyata… Sosok Pembacok Advokat Jurkani di Tanah Bumbu, dan Detik-Detik Penganiayaan IKN Dipimpin Kepala Otorita, Sederet Nama Kandidat Termasuk Ahok Pesona Danau Sentarum Kalbar Bikin Takjub, Tertarik Berkunjung?

Rumah Sakit Islam (RSI) PKU Muhammadiyah Tetap Beroperasi di Libur Lebaran

- Apahabar.com     Kamis, 6 Juni 2019 - 07:43 WITA

Rumah Sakit Islam (RSI) PKU Muhammadiyah Tetap Beroperasi di Libur Lebaran

RSI PKU Muhammadiyah Palangkaraya tetap beroperasi di hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 H. Foto/ Net

apahabar.com, PALANGKARAYA – Rumah Sakit Islam (RSI) PKU Muhammadiyah Palangkaraya tetap memberikan layanan di libur lebaran.

Dari pantauan apahabar.com, setidaknya pelayanan rumah sakit yang ada di Kota Palangkaraya tetap beroperasi normal seperti biasanya. Salah satunya adalah Rumah Sakit Islam (RSI) PKU Muhammadiyah Palangkaraya.

“Rumah sakit berkomitmen untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, tenaga medis dan non medis mesti siap kapan pun diminta untuk melayani perawatan selama pasien sakit,” tutur Reny Rahmawati salah satu penanggung jawab asuhan gizi pasien RSI PKU Muhammadiyah Palangkaraya pada Kamis (6/6/2019).

Reny sendiri harus merelakan waktunya untuk tidak mudik berkumpul keluarga pada lebaran kali ini. Dia merelakan waktu berkumpul tersebut disebabkan telah memiliki jadwal melaksanakan tugas di RSI PKU Muhammadiyah Palangkaraya.

“Nanti pulang ke tempat keluarga suami di Kuala Kapuas usai tugas, itu dekat dari Palangkaraya,” ujarnya.

Tenaga medis dan non medis memang tetap turun untuk bekerja guna menjalankan tugas merawat pasien.

“Memang tidak bisa dipungkiri ada rasa sedih saat bertugas. Apalagi sebagai seorang muslim melewatkan momen ikut salat id karena harus menjaga pasien,” terang Reny.

Pengalaman bekerja seperti ini membuat ia kembali mengingat masa kanak-kanaknya.

“Kalau sudah seperti ini teringat memori masa kecil bersama keluarga melaksanakan salat id. Pergi bersama keluarga besar, lalu dilanjutkan tradisi sungkem, sarapan bersama, dan langsung bisa silaturahmi ke tempat tetangga dan keluarga lainnya,” ungkapnya.

Reny pun mencoba mengikhlaskan, karena menurutnya bekerja juga adalah ibadah.

“Melihat kesembuhan pasien adalah kebahagian tersendiri. Karena nantinya melihat mereka dapat berkumpul bersama keluarganya kembali, beribadah, bahkan mungkin bekerja untuk keluarganya, dan itu menjadi penyemangat kami dalam melayani,” tutup Reny.

Reporter: Ahya Firmansyah

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Respon Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya Sikapi Larangan Mudik
covid-19 kapuas

Kalteng

Update Covid-19 Kapuas: Sembuh 28 Orang, 1 Positif
apahabar.com

Kalteng

Ratusan Napi Lapas Muara Teweh Dapat Remisi

Kalteng

35 WBP Lapas Palangka Raya Terima Remisi Khusus Nyepi 2021
Pilkades

Kalteng

Ratusan Desa di Kapuas Bersiap Laksanakan Pilkades
Kapuas

Kalteng

Tikam Korban hingga Usus Terburai, Warga Kalumpang Kapuas Diamankan Polisi
PKB Kapuas

Kalteng

PKB Kapuas Gelar Tasyakuran Terbitnya Perpres Pendanaan Pesantren
Marabahan

Batola

Pisah Sambut, Pria Marabahan Batola Kini Pimpin Lapas Muara Teweh
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com