Debat Ke-2 Pilbup Tanbu: “Wakil Komitmen” HM Rusli Bikin Bingung Alpiya, Mila Karmila Speechless PN Martapura Putuskan Camat Aluh-Aluh Melanggar Netralitas ASN Kembali, Duta Zona Selatan Batola Memenangi Atak Diang Kawal Pilkada Serentak, Polda Kalsel Komitmen Tegakkan Netralitas Tapin Berpotensi Tinggi di Sektor Energi Terbarukan, Pertanian, dan Parawisata

Sejumlah Desa di Bukit Santui Kotim Terendam Banjir

- Apahabar.com Rabu, 19 Juni 2019 - 20:18 WIB

Sejumlah Desa di Bukit Santui Kotim Terendam Banjir

Kecamatan Bukit Santuai alami banjir setelah intensitas hujan mengguyur daerah tersebut dan disebabkan luapan Sungai Mentaya. Foto- Istimewa

apahabar.com, SAMPIT – Masih tingginya intensitas curah hujan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), akibatnya Sungai Mentaya meluap, sehingga beberapa desa di di Kecamatan Bukit Santui terendam banjir.

Berdasarkan informasi dari Camat Bukti Santui, Pungkal kepada apahabar.com, ketinggian air sudah mencapai kurang lebih satu meter atau sepinggan orang dewasa.

apahabar.com

Kecamatan Bukit Santuai alami banjir setelah intensitas hujan mengguyur daerah tersebut dan disebabkan luapan Sungai Mentaya. Foto- Istimewa

Menurut penuturan Pungkal, Sungai Mentaya kini debit airnya terus naik, akibatnya beberapa desa terdampak banjir di antaranya Desa Tewaihara dengan jumlah terdampak banjir sebanyak 36 Kepala Keluarga (KK), Desa Tumbang Getas dengan 90 KK, Desa Tumbang Sepia 26 KK, Desa Tumbang Torung 130 KK, Desa Lunuk Bagantung 50 KK, Desa Tumbang Batu dan Desa Tumang Penyahuan yang sampai ini masih belum terdata.

“Kini aktivitas sehari hari warga secara tidak langsung mengalami kendala. Sejauh ini banjir yang melanda desa di Kecamatan Bukit Santuai tidak ada memakan korban jiwa, warga pun dihimbau agar tetap siaga dengan adanya banjir kiriman ini,” tutur Pungkal, Rabu (19/6).

Dari pantauan pihaknya di lapangan ada sebagian warga sudah menyelamatkan barang-barang mereka dan ada juga di antara mereka bersiap untuk mengungsi kalau debit air bertambah naik akibat kiriman secara mendadak dari hulu.

“Sementara ini warga berharap kepada pemerintah daerah untuk bisa membantu kesulitan mereka terutama untuk bahan makanan dan lainnya termasuk tenaga medis,” kata Pungkal.

Pihak kecamatan sendiri dibantu oleh Kepala Desa (Kades) dan perangkat desa kini masih terus mendata jumlah KK yang terdampak banjir.

“Data lengkapnya belum saya terima, sekarang staf saya bersama Kades dibantu oleh perangkat desa sedang turun ke lapangan melihat desa terdampak banjir, kami juga sedang berkoordinasi kepada semua pihak terkait, mengantisipasi banjir susulan yang lebih besar dan diharapkan untuk semua warga desa yang terdampak banjir untuk waspada mengamankan keluarga serta harta bendanya,” pungkasnya.

Baca Juga: Berharap Jamkrida Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Baca Juga: Cegah Teroris, Gubernur Kalteng Minta Masyarakat Aktifkan Siskamling

Reporter: Ahya Firmansyah
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kalteng

Beri Rompi Pers untuk Wartawan, Simak Ungkapan Kapolresta
apahabar.com

Kalteng

Bejat! Seorang Pemuda di Barut Kalteng Cabuli Anak di Bawah Umur Berkali-kali
apahabar.com

Kalteng

Palangka Raya Tidak Perpanjang PSBB
apahabar.com

Kalteng

Ratusan Warga Babual Boboti Kalteng Demo PT. Sungai Rangit, 12 Tahun Hasil Plasma Sawit Dipertanyakan
apahabar.com

Kalteng

Jembatan Mentaya Bajarum Kalteng Akan Ditutup
Terdakwa Karhutla Kalteng Divonis Setahun, Adilkah?

Kalteng

Terdakwa Karhutla Kalteng Divonis Setahun, Adilkah?   
apahabar.com

Kalteng

RSUD Muara Teweh Ancam Batasi Layanan Terhadap Pasien
apahabar.com

Kalteng

KPUD Barut Kalteng Berduka, Salah Seorang Komisioner Meninggal Dunia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com