Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh Tampil di Moto2 2020, Mandalika Racing Team (MRT) Pilih Dimas Ekky Jadi Tembalap Tim, Diluncurkan Rabu LIBUR PANJANG, Bandara Syamsudin Noor Mulai Bersiap BNNP Kalsel Sukses Gagalkan Transaksi 1 Kilogram Sabu di Komplek Citra Garden Kabupaten Banjar Pejabat Terpapar Covid-19, Pjs Wali Kota Banjarbaru Minta ASN Pedomani Prokes

Sosok Amir Husin yang Makamnya di Lampihong Ramai Diziarahi

- Apahabar.com Sabtu, 1 Juni 2019 - 12:06 WIB

Sosok Amir Husin yang Makamnya di Lampihong Ramai Diziarahi

Makam Amir Husin di Desa Lampihong Kanan, Kecamatan Lampihong, Kabupaten Balangan. Foto-apahabar.com/Ahc08.

apahabar.com, PARINGIN – Makam Amir Husin bin Buajim di Desa Lampihong Kanan, Kecamatan Lampihong, Kabupaten Balangan ini, salah satu makam yang banyak di datangi peziarah. Karena makam tersebut diyakini makam seorang wali Allah.

Di tempat tersebut selalu dilakukan acara haulan setiap tahunnya. Tak sedikit jemaah yang hadir, bahkan selalu diikuti pula oleh ulama besar Kalimantan KH Asmuni (Guru Danau), jumlah jamaah pun lebih dari ribuan.

Aidil anak dari (almarhum) H Muhammad Ideris bin Amir Husin kepada apahabar.com saat berkunjung ke rumahnya, mengatakan, Amir Husin dulunya tinggal di dalam hutan dengan pekerjaan hanya menyadap karet.

apahabar.com

Makam Amir Husin di Desa Lampihong Kanan, Kecamatan Lampihong, Kabupaten Balangan. Foto-apahabar.com/Ahc08.

“Almarhum Amir Husin dulunya berasal dari HST Barabai lalu menikah dengan seorang perempuan asal Lampihong. Setelah itu tinggal di dalam hutan pagatan Desa Batu Merah, mempunyai satu orang anak tunggal bernama Muhammad Ideris yang juga sudah meninggal,” cerita Aidil, Sabtu (01/06/2019).

Aidil menambahkan, Amir Husin dipercaya sebagai wali Allah yang tersembunyi. Kewaliannya di ketahui saat setelah meninggal. Yakni disekitar kuburnya ‘bagirap’ (mengeluarkan pancaran cahaya). Kemudian oleh KH Asmuni (Guru Danau) menyebutkan Amir Husin adalah seorang wali Allah.

“Sosok dari Amir Husin dalam menjalani hidup sangatlah sederhana dan selalu bersyukur dengan keadaan. Juga selalu merasa cukup, selain itu juga ia selalu istiqamah setiap ke masjid dan selalu datang lebih awal, walau rumahnya berada didalam hutan,” ungkap Aidil.

“Beliau juga sangat menyayangi dengan semua binatang. Bahkan pernah beliau membuatkan titian untuk semut yang ingin menyebrang air, tidak cuma itu beliau juga sering bersedekah baik itu pada orang lain, tanaman dan para binatang,” tutupnya.

Baca Juga: Peziarah Penuhi Makam Datu Syekh Surgi Mufti Albanjari

Reporter: Ahc08
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Syiar Islam dari Masjid Lautze
apahabar.com

Habar

‘Bagarakan Sahur’ Ternyata Sudah Ada di Zaman Rasulullah
apahabar.com

Habar

Jelang Haul Guru Sekumpul Tersisa 22 Penginapan Gratis, Berikut Alamat dan Nomor Kontaknya
apahabar.com

Habar

PCNU Banjar Potong Puluhan Hewan Kurban, Panitia: Ini yang Terbanyak
apahabar.com

Habar

Saran MUI, Ziarah Kubur Baiknya Ditiadakan
apahabar.com

Habar

Arab Saudi Terima Rombongan Umrah Perdana Hari Ini
apahabar.com

Habar

Malam Kedua Ramadan Bersama Guru Zuhdi, Jemaah Masjid Jami Sungai Jingah Tumpah Ruah
apahabar.com

Habar

Tak Dibolehkan Salat Jumat Secara Bergelombang, Sekjen MUI Berikan Solusi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com