Polisi Dalami Kaburnya Habib Rizieq dari Rumah Sakit Ummi Nekat Menjambret Wanita di Siang Bolong, Pemuda Kotabaru Diringkus Tim Macan Bamega Sadis! Begal Mobil Carteran di Pelaihari Buang Jasad Korban ke Hutan Sawit BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen

Tanbu Diterjang Banjir, Kalsel Tetap Pede Soal Ibu Kota

- Apahabar.com Jumat, 14 Juni 2019 - 09:59 WIB

Tanbu Diterjang Banjir, Kalsel Tetap Pede Soal Ibu Kota

Air membanjiri sejumlah wilayah di Kabupaten Tanah Bumbu. Foto-apahabar.com/Puja Mandela

apahabar.com, BANJARMASIN – Sekalipun Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) tengah dilanda banjir, pemerintah provinsi rupanya tetap mendambakan Kalsel terpilih sebagai ibu kota menggantikan Jakarta.

“Kita masih menunggu kabar dari pemerintah pusat. Insyaallah saatnya nanti tiba,” ucap Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel, Nurul Fajar Desira kepada apahabar.com, Jumat (14/6).

Terhitung kemarin, sudah lima hari banjir melanda ‘Bumi Bersujud’. Di beberapa wilayah, banjir sudah mulai surut. Namun di sebagian besar ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa.

Belakangan, Pemkab Tanbu telah mengeluarkan status tanggap darurat bencana banjir di 7 kecamatan.

Fajar menjelaskan, lahan seluas 300 ribu hektare yang diusulkan ke pemerintah pusat guna mendukung rencana pemindahan ibu kota negara tidak tepat berada di tengah banjir.

“Jadi aman saja,” ujar mantan kepala Bappeda Banjarmasin ini.

Kendati demikian, pihaknya masih belum menerima informasi terbaru terkait perkembangan pemindahan ibu kota ke Tanbu.

Fajar menegaskan, pada penentuan ibu kota kali ini, Kalsel tak sedang mencari kemenangan. Namun, hanya menyampaikan usulan yang sesuai dengan kriteria yang ditentukan oleh pusat.

“Lahan yang kita usulkan sudah sesuai kriteria. Sekarang masih dipelajari oleh pemerintah pusat. Bersama lahan-lahan lainnya yang sudah diusulkan oleh provinsi lain yang berada di tengah NKRI. Hasilnya kita tunggu,” tegasnya.

Terkait banjir, tambah Fajar, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah memiliki kajian terkait.

“Sudah ada (Kajian antisipasi banjir, Red), biar Dinas PU yang menjelaskan,” ujarnya mengakhiri.

Pemerintah berencana memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke luar Pulau Jawa. Rencana ini bukan lagi sekadar wacana karena kajian dari berbagai aspek yang sudah dipertimbangkan dalam 1,5 tahun terakhir.

Menurut Presiden Jokowi, kemacetan di Jakarta sudah kronis. Pun, dengan pertumbuhan penduduk di pulau Jawa

Soal ini, Jokowi pada April 2017 lalu sudah memerintahkan ke Bappenas untuk melakukan studi awal secara komprehensif.

Hasilnya, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang menjelaskan, untuk pembiayaan pemerintah upayakan tidak memberatkan APBN.

Berdasarkan keterangan Bappenas, terdapat sekitar 7 kriteria penentuan lokasi yang digunakan untuk ibu kota baru.

Pertama, lokasi strategis, secara geografis berada di tengah wilayah Indonesia. Kemudian, tersedia lahan luas milik pemerintah/BUMN perkebunan untuk mengurangi biaya investasi.

Ketiga, lahan harus bebas bencana gempa bumi, gunung berapi, tsunami, banjir, erosi, serta kebakaran hutan dan lahan gambut.

Keempat, tersedia sumber daya air yang cukup dan bebas pencemaran lingkungan.

Kelima, dekat dengan kota existing yang sudah berkembang untuk efisiensi investasi awal infrastruktur, meliputi: akses mobilitas/logistik seperti bandara, pelabuhan dan jalan; Ketersediaan pelabuhan laut dalam yang sangat penting untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara maritim melalui konektivitas tol laut antar pulau. Juga, tingkat layanan air minum, sanitasi, listrik, dan jaringan komunikasi yang memadai untuk dikembangkan.

Keenam, potensi konflik sosial rendah dan memiliki budaya terbuka terhadap pendatang.

Ketujuh, memenuhi parameter pertahanan dan keamanan.

Baca Juga: 2018 Rp 5,5 Miliar, Kerugian Banjir Tanbu Tahun Ini Kemungkinan Lebih Besar

Baca Juga: Disiapkan untuk Lokasi Ibu Kota, Dewan Kalsel: Tidak Percaya Lahan Siap Tanpa Pembebasan

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Breaking News: Penembak Kades di Tabalong Rupanya Eks Bawahan Sendiri
apahabar.com

Kalsel

NasDem Kalsel Bagikan 1.000 Paket Sembako ke Supir Angkot dan Tukang Becak
apahabar.com

Kalsel

Keliling Kota Banjarmasin, Kapolda Cek Kinerja PPK
apahabar.com

Kalsel

Pemkab Tala Perjuangkan Jalan Warga Milik PTPN XIII Dibebaskan
apahabar.com

Kalsel

DPD TMP Kalsel Soroti Permenristekdikti Nomor 55 tahun 2018
apahabar.com

Kalsel

Penggunaan Anggaran Polresta Banjarmasin 2020 Diminta Selaras Program Kapolri
apahabar.com

Kalsel

Penghapusan Guru Honorer, Pemprov Kalsel Sepakat dengan Syarat
apahabar.com

Kalsel

Server Down Warnai Hari Pertama Smart Presensi Batola
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com