Indef: Setahun Jokowi-Ma’ruf Amin ULN Melonjak, Setiap Penduduk Warisi Utang Rp 20,5 juta Demo di Pelaihari Berbuntut Laporan Polisi, Sekda Tala Minta Maaf Harga Tiket Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin Turun, Simak Daftar Lengkapnya Kedai Terapung, Unggulan Wisata Baru di Barito Kuala Alasan FM, Oknum ASN Banjarbaru Tuduh Polisi Provokator Demo Omnibus Law

Tekad Yunan dalam Debutnya Sebagai Pelatih Barito di Markas PSIS

- Apahabar.com Sabtu, 29 Juni 2019 - 20:51 WIB

Tekad Yunan dalam Debutnya Sebagai Pelatih Barito di Markas PSIS

Infografis-apahabar.com/Zulfikar

apahabar.com, BANJARMASIN – Yunan Helmi akan melakoni debutnya sebagai pelatih baru Barito Putera saat menghadapi PSIS Semarang, dalam lanjutan pekan ke lima Shopee Liga 1 2019, di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Minggu (30/06/2019) sore.

Pada laga tersebut, mantan pemain Laskar Antasari era 90-an ini bertekad dapat mempersembahkan kemenangan perdana untuk Barito. Mengingat, penunjukkannya sebagai pengganti Jacksen F Tiago yakni dapat mengangkat prestasi Rizky Pora yang telah menelan tiga kekalahan beruntun di laga sebelumnya.

“Kami sudah mempersiapkan pemain terbaik untuk menghadapi PSIS Semarang. Dan untuk pemain sudah siap, tidak ada masalah. Semoga hasil positif yang kita dapat,” ucap Yunan dalam sesi konferensi pers pertamanya, Sabtu (29/06/2019) petang.

Dalam lawatan kali ini Yunan berjanji akan mengerahkan seluruh pemain terbaiknya. Termasuk tiga pemain asing asal Brasil, Rafael Silva, Lucas Silva, dan Arthur Vieira.
Selain ketiganya, ia juga akan memanfaatkan sejumlah pemain lokal nasional yang membela Timnas. Antara lain, Paulo Sitanggang, Evan Dimas Darmono, Yakob Sayuri, Dandi Maulana, M Riyandi, dan sang kapten Rizky Pora. Diharap pengalamannya dapat memberikan perubahan berarti di laga nanti.

Kesemua pemain itu sendiri termasuk dalam rombongan 20 pemain yang di bawa dalam menghadapi PSIS Semarang nanti.

Ia pun telah menegaskan jika tiga kekalahan berturut-turut yang diderita pasukannya, masing-masing dari Madura United (0-1), Bhayangkara FC (2-4) dan Kalteng Putra (1-2) tempo hari sudah dilupakan pemainnya.

Karena itu, ia berharap Laskar Antasari bisa bangkit dan tidak berlarut meratapi hasil negatif yang telah didapat.

“Kami datang ke sini tentunya ingin memberikan hasil positif. Bersyukur jika kami dapat poin penuh. Kalau satu poin pun, saya kira cukup untuk semua. Dari pemain pun saya kira punya potensi itu begitu, mudah-mudahan bisa terlaksana,” harapnya.

Apa yang diungkapkan Yunan diamini oleh Paulo Sitanggang. Paulo yang hadir mendampingi Yunan bertekad memberikan kemenangan perdana untuk timnya, sebagai bukti bahwa Barito memang benar ingin bangkit. “Kami sudah siap dari segi fisik dan mental,” tegas Paulo yang diplot sebagai jangkar lini tengah menggantikan peran Bayu Pradana, biasa bergerak di belakang Evan Dimas.

Sementara itu, meski telah mendapatkan tiga poin dari laga tandang melawan Perseru Badak Lampung pada 26 Juni 2019, PSIS tak ingin lengah.

Poin penuh juga jadi target bagi Laskar Mahesa Jenar saat bermain kandang. “Kita syukuri hasil away kemarin melawan Perseru Badak Lampung bisa mendapatkan tiga poin. Tapi kita harus lebih fokus lagi melawan Barito Putera. Tentunya, laga besok tidak kalah menarik,” kata pelatih kepala PSIS, Jafri Sastra dikutip dari laman resmi klub.

Jafri bersyukur, kebugaran anak-anak asuhnya tetap terjaga di jadwal yang cukup padat. Selain itu, juga tidak ada pemain yang terkena akumulasi kartu kuning.

“Alhamdulillah, kondisi pemain baik-baik saja dan tidak ada yang cedera. Di jadwal yang padat ini tentu kami sudah mensiasati bagaimana supaya kondisi pemain tetap terjaga. Insya Allah, besok kami akan bermain semaksimal mungkin,” ujar pelatih asal Padang itu.

Kebugaran pemain juga dituturkan oleh bek PSIS, Fauzan Fajri Nasrulloh. “Kalau persiapan untuk laga besok, kita mengembalikan kebugaran tubuh saja. Kita tetap berusaha maksimal untuk mendapatkan tiga poin,” ucap Fauzan.

Fauzan juga tidak ingin lengah dengan kondisi Barito saat ini. “Barito mungkin saat ini belum menunjukkan performa bagus. Tapi, kita tetap mewaspadainya karena Barito punya pemain-pemain yang bagus,” tuturnya.

Di klasemen sementara, PSIS posisinya jauh di atas Barito sebagai juru kunci. Laskar Mahesa Jenar berada di urutan 7 dengan poin 7. Dari lima laga yang dilalui, PSSI memetik hasil dari dua kali menang dan kalah, serta sekali imbang.

Sedangkan Barito yang baru melakoni empat laga baru mengoleksi 1 poin hasil imbang melawan juara bertahan Persija Jakarta di laga perdana.

Baca Juga: Legenda Hidup Barito Angkat Bicara Terkait Kondisi Tim Sekarang

Baca Juga: Kans Ferdiansyah Jalani Debut Liga 1 2019 Bersama Barito

Baca Juga: Alasan Pelatih Kiper Barito Tak Bawa Yoo Jae Hoon Hadapi PSIS

Baca Juga: Tanpa Yoo Jae Hoon, Ini 20 Pemain Barito yang Diboyong ke Semarang

Reporter: Ahc10
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Kembali Bungkam Madura United, Ini Kunci Sukses Barito U16 Menurut Pelatih Gilang
apahabar.com

Sport

Bhayangkara FC Perjuangkan Status Naturalisasi Lee Yu-Jun

Sport

Jelang MotoGP Emilia Romagna 2020 Live Trans7, Kalah Rossi Baper Sebut Morbidelli dan Bagnaia ‘Ular’
apahabar.com

Sport

Hasil Latihan Bebas 2 MotoGP Emilia Romagna 2020: Binder Tercepat, Rossi Tercecer
apahabar.com

Sport

Kans Ronaldo Geser Immobile Jadi Top Skor Usai Juve Takluk
apahabar.com

Sport

Ronaldo Raih Gelar Pemain Terbaik Versi Globe Soccer Awards
apahabar.com

Sport

Selain Kakak Adik, Barito Juga Boyong Rajiv Hadapi Kalteng Putra
apahabar.com

Sport

Hajar Joshua, Ruiz Juara Dunia Tinju Kelas Berat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com