Pengembalian Tengkorak Demang Lehman dan Dugaan Penghapusan Sejarah oleh Belanda 2021, Kemenhub Kaji Wacana Pembangunan Bandara di Barabai HST Kalsel Cara Nonton Live Streaming El Clasico Barcelona vs Real Madrid di Bein Sport & Vidio.com Malam Ini Jam Tayang & Link Live Streaming UFC 254 Khabib vs Gaethje di ESPN+, Duel Dua Juara! Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor!

Tiket Mahal, Astindo Dukung Maskapai Asing Masuk Indonesia

- Apahabar.com Senin, 10 Juni 2019 - 19:58 WIB

Tiket Mahal, Astindo Dukung Maskapai Asing Masuk Indonesia

Ilustrasi pewasat asing. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Melambungnya harga tiket pesawat, mengharuskan pemerintah mampu memecahkan masalah. Jika mengundang maskapai asing masuk negeri mampu menurunkan harga tiket, Biro travel yang tergabung dalam Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) menyatakan dukungannya.

“Ya mau nggak mau (undang maskapai asing), mau diapain, itu artinya mungkin diundang tapi dibatasi maskapai asingnya juga dari mana,” kata Wakil Ketua Astindo Rudiana seperti ditulis detikFinance, Senin (10/6/2019).

Baca Juga: Lebaran 2019, Bandara Bersujud Alami Penurunan Penumpang

Dia pun sepakat saat ini industri penerbangan di Indonesia mengarah ke duopoli di mana pasar hanya dikuasai oleh dua perusahaan, yaitu Garuda Indonesia Group dan Lion Air Group. Otomatis mereka bisa menentukan harga tinggi.

“Ada rasa nasionalisme kita yang nggak bisa kita pungkiri kita mendahulukan tentu penerbangan nasional. Tapi kalau misal (maskapai) nasionalnya nggak kompak juga dengan kita ya mau gimana,” lanjutnya.

“Ini kan pemerintah sudah teriak-teriak termasuk Pak (Presiden) Jokowi dia mau undang maskapai asing,” sebutnya.

Dia juga menyarankan agar maskapai AirAsia bisa membuka rute penerbangan lebih banyak lagi di Indonesia guna membuat persaingan lebih sehat.

“AirAsia kan sudah ada tuh, kasih jalur yang banyak, jadi kalau ada 3-4 operator yang jalan kan lebih bagus, persaingan lebih sehat daripada dua operator Lion sama Garuda,” tambahnya.

Dia sebelumnya mengatakan, harga tiket pesawat mahal bikin omzet biro perjalanan anjlok pada lebaran tahun ini. Dibandingkan lebaran tahun lalu omzet mereka turun hingga 20 persen.

Baca Juga: Tembus 5 Ribu Penumpang, APT Pranoto Segera Perluas Terminal

Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Cara Media Asing Beritakan Tsunami Selat Sunda
apahabar.com

Nasional

Muara Baru Membara, Puluhan Kapal Jadi Tumbal
apahabar.com

Nasional

2024, Ibu Kota RI Mulai Pindah ke Kalimantan
apahabar.com

Nasional

C-130 Hercules VIP Jemput Jenazah Ani Yudhoyono
apahabar.com

Nasional

Helikopter Jatuh di Tasikmalaya, 4 Orang Luka-luka
apahabar.com

Nasional

Jokowi Minta Pencairan Bantuan Sosial Covid-19 Tepat Sasaran
apahabar.com

Nasional

Edy Rahmayadi: Tolong Jangan Dibully-bully Lagi Saya…
apahabar.com

Nasional

Ricuh di Kongres PAN, 30 Orang dari Kubu Mulfachri Terluka
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com