Via Pesantrenpreneur, Mardani H Maming Bertekad Cetak Santri Pengusaha Songsong Putaran Nasional Liga 3, Pemain Persemar Martapura Teken Kontrak Saingi Jembatan ‘Basit’, Banjarmasin Geber Megaproyek Pembelah Sungai Martapura Waketua DPRD Respons Megaproyek Tandingan Jembatan ‘Basit’ Fix! Sopir Batu Bara Tapin Batal Sweeping Truk Semen Tabalong

Tim Jokowi Optimistis Putusan MK ‘Sama’ dengan MA

- Apahabar.com     Kamis, 27 Juni 2019 - 10:55 WITA

Tim Jokowi Optimistis Putusan MK ‘Sama’ dengan MA

Gedung MK. Foto-detik.com

apahabar.com, Jakarta – Tim hukum Jokowi-Ma’ruf optimistis putusan MK tidak jauh berbeda dengan putusan Mahkamah Agung  (MA) yang menyatakan menolak permohonan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno atas keputusan Bawaslu terkait pelanggaran administratif di Pilpres 2019.

“MK tidak boleh terikat pada putusan hakim lainnya, tapi naluri hakim, benang merah sesama ahli hukum itu sangat kuat. Jadi kalau MA sudah putus begitu, walaupun tidak boleh terikat dengan itu, tapi benang merahnya rohnya sangat kuat,” ujar tim hukum Jokowi, I Wayan Sudirta di gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, seperti dilansir detik.com pada Kamis (27/6/2019).Kendati demikian, Wayan berharap semua pihak akan mematuhi dan menerima putusan MK. Dia juga berpesan agar tidak ada orang yang merasa paling benar.

“Kepala dan di hati sanubari setiap insan advokat harus bersemayam, bahwa tidak seorang pun di dunia ini boleh menjadi hakim atas pendapatnya sendiri, jangan mengatakan saya paling benar, kalau nggak menang akan saya lawan, jangan. Kalau begitu kan dia menjadi hakim atas pendapatnya sendiri, pendapat dia boleh saja kalau berbeda, dengan pendapat pihak lain biasa, ajukan lembaga pengadilan,” katanya.

“Seperti MK kalau sudah mengadili, memutuskan, tidak ada cara lain kecuali menaati, itu kalau kita sebagai penganut negara hukum yang benar,” imbuhnya.Sebelumnya, Putusan Mahkamah terkait gugatan BPN bernomor MA RI Nomor 1/P/PAP/2019 itu menyatakan ‘permohonan tidak dapat diterima’. Alasannya, permohonan yang diajukan BPN Prabowo-Sandi belum memenuhi syarat.

“Iya betul, putusan menyatakan permohonan ‘tidak diterima’ (niet onvankelijke verklaard),” ujar Kepala Biro Hukum dan Humas MA, Abdullah.

Baca Juga: Prabowo Minta Pendukungnya Tak Berbondong-bondong ke MK

Baca Juga: Polda Metro Jaya Akan Lakukan Pengalihan Arus Saat Putusan MK

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

mahfut md

Nasional

Kritik Amien Rais untuk Mahfud MD: The Wrong Man for The Wrong Job
apahabar.com

Nasional

Pacu Aktivitas Industri di Tengah Pandemi, Kemenperin Terapkan Kebijakan Strategis
apahabar.com

Nasional

Jokowi Siapkan Lima Skema Perlindungan UMKM
apahabar.com

Nasional

Masa Berlaku SIM Habis Saat Libur Tahun Baru, Simak Kebijakan Kepolisian
Jokowi Tapin

Nasional

Cuma Seremonial, Walhi-SPI Kritik Kunjungan Presiden Jokowi ke Kalsel
apahabar.com

Nasional

Pacu Ekonomi Daerah, Haris Makkie: Kalsel Butuh Kereta Api

Nasional

Selama 7 Bulan, 6.248 Jenazah di Jakarta Dimakamkan dengan Protap Covid-19
Sutardji Calzoum

Nasional

Penghargaan Nobel Sastra, Sosok Sutardji Calzoum Dinilai Pantas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com