Usai Beasiswa 1000 Doktor, SHM Bakal Cetak Ribuan Sarjana Baru di Tanah Bumbu Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri

TPA Basirih Libatkan 200 Pemulung Mengais Sampah Plastik

- Apahabar.com Sabtu, 15 Juni 2019 - 06:30 WIB

TPA Basirih Libatkan 200 Pemulung Mengais Sampah Plastik

Pemulung mengais sampah plastik. Foto-Poskota.com

apahabar.com, BANJARMASIN– Untuk menangani sampah plastik, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah, Basirih di Jalan Gubernur Subardjo, Banjarmasin Selatan melibatkan 200 lebih pemulung.

Kepala UPTD TPA Basirih Banjarmasin Nurhidayanto di Banjarmasin, Jumat (14/6) mengatakan  kerja pemulung di TPA Basirih ini mencapai 5 ton  sampah yang didaur ulang per harinya.

Baca Juga: Banjir Mulai Surut, Gubernur Kalsel Datang Naik Trail

“Sebesar 90 persennya sampah jenis plastik itu,” ujarnya seperti ditulis Antara.

Menurut dia, TPA Basirih tidak ada memungut retribusi ataupun apa namanya bagi para pemulung yang mengais sampah di sini.

“Paling ada sumbangan pengepulnya biasa bagi kesejahteraan pekerja di TPA ini, setiap kali mengeluarkan barang ada sumbangan ala kadarnya,” tutur dia.

Dana sumbangan tersebut, kata Nurhidayanto, akan dikumpulkan, hingga disalurkan di saat-saat dibutuhkan.

“Misalnya saat hari raya untuk THR lah, atau ada yang sakit, meninggal, kawinan dan sebagainya sebagai dana bantuan ala kadarnya,” paparnya.

Namun di luar itu, kata Nurhidayanto, penanganan sampah di TPA ini bisa berjalan sangat lancar dan tertata.

Sebab, ujar dia, volume sampah yang datang ke sini setiap harinya mencapai 350 ton.

“Jadi aktivitas pemulung di sini sangat membantu mengurangi tumpukan sampah, paling tidak 5 ton bisa keluar setiap harinya dari TPA ini untuk di manfaatkan lagi,” ujarnya.

Menurut dia, penanganan sampah di TPA tersebut juga dengan peralatan berat, yakni, ada lima eksavator.

“Tempat pembuangan sampah di sini seluas 20 hektare dari 39 hektare lahan yang ada,” ucapnya.

Di mana, tutur dia, TPA ini juga memproduksi gas metan untuk dimanfaatkan bagi warga sekitar.

“Dengan terus meningkatkan penanganan dan pemanfaatan sampah di sini, Banjarmasin sebagai peraih piala Adipura sebanyak 4 kali akan terus mengembangkan kreativitas dalam pengolahan sampahnya,” pungkas Nurhidayanto.

Baca Juga: Walhi: Banjir Tanbu Bukan Semata Faktor Cuaca Ekstrem

Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tiga Pilar Banjarmasin Apresiasi Kampung Tangguh Banua Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Kabid Humas Polda Kalsel Ungkap Fakta Ledakan yang Sempat Menggegerkan Warga
Update 2 April: 5 Kabupaten di Kalsel Paling Rawan Terpapar Covid-19

Kalsel

Update 2 April: 5 Daerah di Kalsel Paling Rawan Terpapar Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Puncak Arus Balik Terminal Km 6 Diprediksi H+4 Lebaran

Kalsel

Tumpukan Sampah di Sungai Martapura, Pengemudi Perahu Siap Turun Tangan
apahabar.com

Kalsel

Stabil di Loksado, Pertamina Lampui Target BBM Satu Harga
apahabar.com

Kalsel

Malam Ini, DJ Yasmin akan ‘Goyang’ Hotel Mercure
apahabar.com

Kalsel

Sopir Angkot Geruduk DPRD Kotabaru, Resah Angkutan Desa Masuk Kota
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com