Debat Ke-2 Pilbup Tanbu: “Wakil Komitmen” HM Rusli Bikin Bingung Alpiya, Mila Karmila Speechless PN Martapura Putuskan Camat Aluh-Aluh Melanggar Netralitas ASN Kembali, Duta Zona Selatan Batola Memenangi Atak Diang Kawal Pilkada Serentak, Polda Kalsel Komitmen Tegakkan Netralitas Tapin Berpotensi Tinggi di Sektor Energi Terbarukan, Pertanian, dan Parawisata

1.048 Peserta Mendaftar Ikut Pawai Tolak Plastik

- Apahabar.com Minggu, 21 Juli 2019 - 05:30 WIB

1.048 Peserta Mendaftar Ikut Pawai Tolak Plastik

Sejumlah perwakilan koalisi masyarakat sipil menyatakan tolak penggunaan plastik sekali pakai di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Sabtu (20/7). Koalisi masyarakat sipil yang terdiri dari 49 kolaborator mengedukasi masyarakat terkait bahaya atau dampak buruk penggunaan kantong plastik sekali pakai melalui media 'monster plastik'. Foto – Antara/Muhammad Zulfikar

apahabar.com, JAKARTA – Sebanyak 1.048 orang telah mendaftarkan diri untuk mengikuti pawai tolak plastik sekali pakai yang akan dilaksanakan di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (21/7/2019)

Dilansir Antara, pawai ini dijadwalkan dimulai pukul 06.00 sampai 10.00 WIB. Peserta akan berjalan kaki dari Bundaran HI menuju Taman Aspirasi Monumen Nasional (Monas).

Baca Juga: Mengintip Kiat Sukses Habib Hamid, Petani Jamur Tiram asal Martapura

“Hingga malam ini tercatat sudah terdaftar 1.048 orang peserta,” kata Campaigner Perkotaan dan Energi Walhi, Dwi Sawung, Sabtu (20/7/2019) malam.

Dwi mengatakan para peserta pawai berasal dari berbagai kalangan mulai dari pelajar, mahasiswa, buruh hingga ibu rumah tangga. Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah seiring masih dibukanya pendaftaran secara “online” oleh pihak penyelenggara.

“Ada 49 kolaborasi lembaga yang hadir,” katanya.

Kegiatan kampanye ini rencananya akan dihadiri oleh Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti, Kaka dan Ridho Slank, Navicula.

Pawai bebas plastik ini akan menjadi aksi terbesar di Indonesia untuk menolak plastik sekali pakai. Kegiatan diisi dengan pawai, orasi, “flash mob”, monster plastik, dan pertunjukan musik.

Ada tiga poin penting yang menjadi desakan para peserta dalam kampanye ini, yakni, pertama, pemerintah melarang plastik sekali pakai yang berlaku secara nasional.

Plastik sekali pakai tersebut adalah kantong plastik, sedotan plastik, styrofoam, sachet, dan microbeads.

Kedua, pemerintah memperbaiki sistem tata kelola sampah berupa penegakan sistem pemilihan sampah dari sumber hingga akhir serta mendukung produksi kemasan dalam negeri yang pro-lingkungan, pro-kearifan lokal, dan bebas plastik.

Ketiga, produsen dan pelaku usaha bertanggung jawab atas sampahnya dengan cara mengambil kembali sampah kemasan yang dihasilkannya, berinovasi dalam merancang kemasan plastik agar lebih mudah digunakan ulang atau didaur ulang, serta berinovasi dalam sistem pengiriman produk agar tidak mengandalkan plastik sekali pakai.

Pawai tolak plastik sekali pakai ini merupakan rangkaian dari kegiatan kampanye yang dilakukan oleh koalisi masyarakat sipil yang terdiri atas 49 elemen.

Kampanye ini mengedukasi masyarakat terkait bahaya atau dampak buruk penggunaan kantong plastik sekali pakai melalui media “monster plastik”.

Monster plastik berupa ikan raksasa terbentuk dari hasil dari beach clean up yang dilakukan para relawan aksi di Kepulauan Seribu.

Baca Juga: Kurangi Kantong Plastik, Ojol Gunakan Bakul Purun

Sehari sebelumnya, Sabtu (20/7) monster plastik dilibatkan dalam aksi serupa yang berlangsung di Pelabuhan Sunda Kelapa. Monster akan tiba di Bundaran HI, Minggu, kemudian bergerak menuju Monas.

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Profesor di Sumsel Klaim Temukan Antivirus Covid-19, Pasien Sembuh Kurang dari 5 Hari
apahabar.com

Nasional

Iran Deteksi 10 Kasus Baru Virus Corona, Satu Kematian
apahabar.com

Nasional

BMKG: Pola Tsunami Banten Mirip dengan Palu
apahabar.com

Nasional

Tunda RUU HIP, DPR Ikut Kata Pemerintah
apahabar.com

Nasional

Hari Pertama 2019, Talaud Sudah 2 Kali Diguncang Gempa
apahabar.com

Nasional

Berguru ke MNC Group, MHM-HT Jajaki Peluang E-Commerce
apahabar.com

Nasional

Stres Hadapi Covid-19 Bukan Alasan Marahi Anak
apahabar.com

Nasional

Disalami Pelayat, SBY tak Kuasa Menahan Tangisnya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com