apahabar.com
Wakil Bupati Syamsuri Arsyad saat berfoto bersama peserta pelatihan teknik otomotif roda empat, di aula Disnaker HSS. Foto – apahabar.com/Simah

apahabar.com, KANDANGAN – Dinas Tenaga Kerja, Koperasi Usaha Kecil dan Perindustrian Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) bekerjasama dengan Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Bandung menggelar pelatihan teknik otomotif roda empat (mobil bensin) berbasis masyarakat di aula Disnaker setempat, Kamis (4/7/2019) siang.

Ada 20 orang peserta yang mengikuti pelatihan teknik otomotif tersebut, yang mana proses perekrutan peserta ini melalui seleksi tes tertulis dan wawancara yang telah diikuti sebanyak 40 orang, dengan menghasilkan 20 orang peserta yang lulus seleksi.

apahabar.com
Belly dari BBPLK Bandung saat menyampaikan programnya dihadapan wakil bupati Syamsuri Arsyad dan peserta. Foto – apahabar.com/Simah

“Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada pencari kerja, serta bisa mempraktikkannya di luar agar dapat mandiri dan tidak bergantung pada pemerintah dan pihak swasta dalam mencari lowongan pekerjaan,” kata Kepala Bidang Tenaga Kerja Fatah Amin S.Sos.

Sementara Wakil Bupati HSS, Syamsuri Arsyad yang membuka pelatihan teknik otomotif roda empat (mobil bensin) berbasis masyarakat mengatakan, pelatihan ini sebagai bagian dari realisasi dari janji politik yang yang Bupati dan dirinya sampaikan pada waktu kampanye.

“Tentunya kami pun berharap karena angka pencari kerja di Hulu Sungai Selatan juga tinggi, semoga ada kegiatan pelatihan ini setidak-tidaknya kita berharap mereka yang selama ini mencari kerja ada keyakinan untuk memperoleh pekerjaan, dan ini dilatihnya benar-benar praktek lapangan dan setelah ini kita berharap mereka bisa mengaplikasikan untuk membuka bengkel,” kata Syamsuri Arsyad

Sedangkan peralatan yang ternyata masih belum ada, untuk itu mudah-mudahan nanti pihaknya bisa berkoordinasi dengan berbagai pihak, mungkin juga dari dana CSR maupun dari dana APBD, setelah ini mereka tidak hanya memiliki keterampilan tapi selain itu benar-benar bisa berusaha secara maksimal di lapangan.

Sementara, Belly dari BBPLK Bandung menyampaikan bahwa pihaknya sudah banyak melatih calon tenaga kerja, diikuti oleh seluruh masyarakat di Indonesia baik dari sabang sampai merauke.

“Untuk mengikuti program pelatihan dibidang otomitif. Fasilitasnya selain mendapatkan ilmu seusai dengan bidang yang diikuti. Juga mendapatkan sertifikat kompetensi,” pungkas Belly.

Baca Juga: Penetapan Anggota DPRD HSS Terpilih Ditunda

Baca Juga: Apresiasi KPU HSS atas Tingkat Partisipasi Masyarat Tertinggi di Pemilu 2019

Reporter: Simah
Editor: Aprianoor