Dear Korban Banjir Kalsel, Telkomsel Bebaskan Telepon-SMS Demi Aliran Sungai, Pos Polisi di Jalan Veteran Banjarmasin Dibongkar Lewat Udara, Paman Birin Salurkan Bantuan Korban Banjir dari Jokowi Pekan Ini, Rupiah Berpeluang Tembus Rp 14.000 Dini Hari, Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Sejauh 1,8 Km

4 Kloter Tak Diizinkan Mendarat di Jeddah, Petugas Siapkan Antisipasi

- Apahabar.com Jumat, 26 Juli 2019 - 10:36 WIB

4 Kloter Tak Diizinkan Mendarat di Jeddah, Petugas Siapkan Antisipasi

Kadaker Mekkah Subhan Cholid (kanan) berkoordinasi untuk menyiapkan langkah antisipasi layanan transportasi terkait empat kloter yang belum mendapatkan izin mendarat di Jeddah. Foto-Antara

apahabar.com, MEKAH – Empat kloter gelombang kedua tak mendapat izin mendarat di Bandara Jeddah. Petugas haji sudah menyiapkan layanan bus salawat yang dioperasikan khusus bagi mereka.

Kepala Daerah Kerja Mekah PPIH 2019 Subhan Cholid mengatakan sampai saat ini Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2019 masih berupaya melobi Pemerintah Saudi agar memberikan slot time bagi empat kloter yang harus mendarat dari Bandara AMMA Madinah.

“Jika demikian kami akan menyiapkan layanan bus salawat khusus untuk mengantar jemaah menyelesaikan umrah wajibnya di Masjidil Haram,” kata Subhan, dikutip apahabar.com dari Antara.

Padahal kata Subhan, sebenarnya layanan bus salawat ini akan terhenti 5 Agustus 2019. Bus-bus tersebut akan ditarik oleh naqabah untuk pelayanan transportasi Masyair.

“Namun kami sudah koordinasi dengan naqabah dan syarikah, untuk kloter-kloter tersebut kami akan siapkan beberapa armada untuk kebutuhan khusus jemaah menyelesaikan umrah wajibnya. Sampai dengan mereka kembali ke pemondokan,” ujar Subhan.

Untuk layanan akomodasi, Subhan mengatakan pihaknya juga telah menyiapkan pemondokan-pemondokan bagi jemaah tersebut.

“Mengenai akomodasi, memang sudah disiapkan untuk kloter-kloter tertentu tinggal menempati saja. Sesuai dengan jadwal kedatangannya,” tuturnya.

Subhan pun menegaskan akan meminta petugas sektor maupun sektor khusus untuk memberikan perhatian lebih bagi pelaksanaan ibadah empat kloter tersebut.

Apalagi, empat kloter tersebut, usai menempuh perjalanan panjang dari tanah air dilanjutkan perjalanan darat Madinah–Mekkah yang tentunya diprediksi akan mengalami kelelahan lebih dibandingkan kloter yang terlebih dahulu transit di Madinah atau yang mendarat di Jeddah.

“Waktunya juga sangat pendek, karena mereka harus segera menyelesaikan umrah wajibnya, karena di lusanya, jemaah tersebut harus sudah berangkat ke Arafah,” jelas dia.

“Oleh karena itu, kita akan persiapkan seluruh kebutuhannya dengan para Kepala Sektor yang akan menjadi tuan rumah tempat tinggal bagi jemaah tersebut. Dan memberikan perhatian khusus,” kata Subhan.

Baca Juga: 5 CJH Kalteng Korban Kecelakaan Bus di Pulang Pisau Boleh Lanjutkan Berhaji

Baca Juga: Satu Calon Jemaah Haji Batola Gagal Berangkat

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

KPU Gelar Rapat Validasi Surat Pemilu 2019
apahabar.com

Nasional

Obat Lambung Raniditin Ditarik BPOM karena Berpotensi Picu Kanker
apahabar.com

Nasional

AirAsia Pindah ke Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta
apahabar.com

Nasional

Wah! DKI Raih Tiga Penghargaan Hari Antikorupsi Sedunia
apahabar.com

Nasional

Kerusuhan Wamena, Polri: 23 Meninggal Dunia dan 77 Orang Luka-luka
apahabar.com

Nasional

Jokowi Kecam Keras Penembakan di Masjid Selandia Baru
apahabar.com

Nasional

Hari Pers Nasional, Pertamina Ajak Jurnalis “Move On”
apahabar.com

Nasional

JMSI Dapat Oleh-Oleh Bakul Purun dari Wali Kota Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com