Nekat, Preman di Pekapuran Todongkan Pisau ke Polisi Lagi, Polisi Kotabaru Endus Dugaan Korupsi Dana Desa Kemenpora Cetak 5 Ribu Pengusaha Muda, Hipmi Siap Berkolaborasi Resmi, Pekapuran Raya-Pemurus Dalam Zona Hitam Covid-19! H2 Juli, Kalsel Tambah Ratusan Kasus Baru Covid-19




Home ACT

Rabu, 10 Juli 2019 - 11:04 WIB

ACT Galang Dana untuk Rizki, Bocah Tanpa Anus

Redaksi - Apahabar.com

ACT Banjarmasin bakal menggalang dana untuk kesembuhan Muhammad Rizki bocah yang lahir tanpa anus. Foto-apahabar.com/Ahya Firmansyah

ACT Banjarmasin bakal menggalang dana untuk kesembuhan Muhammad Rizki bocah yang lahir tanpa anus. Foto-apahabar.com/Ahya Firmansyah

apahabar.com, BANJARMASIN – Aksi solidaritas kemanusiaan ditunjukkan rekan-rekan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Banjarmasin, setelah mengetahui adanya kesulitan dihadapi keluarga Yannor (38) atas nasib anak keempatnya, Muhammad Rizki (4), yang lahir tanpa anus dan harus dioperasi susulan.

ACT langsung mendata dan bersiap menjaring dermawan yang mau membantu keluarga ini untuk kesembuhan Rizki.

“Kemungkinan harus ada operasi, maka yang bisa kami lakukan menjaring donatur-donatur yang mau membantu ade Rizki sampai dananya terkumpul untuk biaya operasi,” kata Program ACT Retno Sulisetiyani kepada apahabar.com.

Retno menyebut, keluarga Yannor sendiri akan dimasukkan dalam program Mobile Social Rescue (MSR) agar semakin memudahkan mendapatkan dermawan yang mau membantu kondisi Rizki.

“Penting, karena melalui program ini orang-orang bisa tahu kondisi Rizki,” ujar Retno.

Baca Juga: Sambung Kembali Cita-Cita Ira Lanjutkan Sekolah

Empat tahun sudah berlalu sejak Rizki diberikan pertolongan melalui operasi mengeluarkan usus besarnya agar dapat BAB. Keluarga pun kembali dibingungkan dengan biaya operasi susulan yang harus dilalui Rizki.

“Dari dokter mengharuskan di umur 5 atau 6 tahun baru dioperasi susulan. Operasi waktu itu hanya bersifat sementara untuk membantu Rizki agar bisa bertahan hidup, sedangkan untuk dana operasi mendatang tidak ada. Duit yang ada hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari dan sekolah kakak-kakaknya,” ucap Niah.

Keseharian orang tua Rizki yang hanya seorang petani dan ibu rumah tangga, tidak memungkinkan keluarga ini bisa membiayai operasi anaknya.

“Kalau abahnya mengambil upah bertani. BPJS tidak ada, apalagi saya cuma ibu rumah tangga. Semoga saja ada bantuan dari pihak pemerintah ataupun dermawan membantu kesembuhan anak saya,” harapnya.

Baca Juga: Waspada DBD, ACT Kalsel Himbau Jaga Kebersihan Lingkungan

Reporter: Ahya Firmansyah
Editor: Muhammad Bulkini

Share :

Baca Juga

apahabar.com

ACT

Update Banjir Sentani: 42 Korban Jiwa, MRI-ACT Siaga
apahabar.com

ACT

ACT bersama Klub Sepakbola Jepang Hibur Ratusan Penyintas Gempa Palu-Donggala
apahabar.com

ACT

Suplai 100.000 L Bahan Bakar, Selamatkan Ribuan Pasien Gaza
apahabar.com

ACT

ACT Beri Penghargaan Legenda Voli Indonesia, Pascal Wilmar
apahabar.com

ACT

Tiba di Christchurch, Keluarga Zulfirmansyah Bergegas ke Rumah Sakit
apahabar.com

ACT

Arutmin Satui Akan Gelar Pelatihan Relawan Siaga Bencana
apahabar.com

ACT

Warga Banjarmasin Kumpulkan Rp40 Juta untuk Yaman
apahabar.com

ACT

Hari Kartini, di Mata Si Cantik Rima Anjani Relawan Kemanusiaan ACT
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com