Misteri 2 Bocah Dibunuh Ibu Depresi di Benawa HST, Saksi Kunci Buka Suara! Oknum Simpatisan Terjerat Sabu di Kotabaru, FPI Bantah Anggotanya Cabuli Murid, Oknum Guru Olahraga di SD Banjarbaru Langsung Dipecat! Ketuanya Buron, Joko Pitoyo Ambil Alih Nasdem Tanah Laut Laporan Denny Rontok di Bawaslu Pusat, Tim BirinMu Endus Motif Lain

Ada Ancaman Racun Mematikan, Facebook Kosongkan 4 Gedung

- Apahabar.com Selasa, 2 Juli 2019 - 10:36 WIB

Ada Ancaman Racun Mematikan, Facebook Kosongkan 4 Gedung

Facebook Logo. Foto – Reuters/Stephen Lam

apahabar.com, SAN FRANCISCO – Ada ancaman gas racun saraf atau Sarin, Facebook Inc terpaksa mengosongkan 4 gedung dan memeriksa 2 orang guna mengetahui kemungkinan terpapar gas mematikan itu pada Senin (1/7/2019).

Dikutip dari Antara, langkah itu diambil setelah satu paket di instalasi utama perusahaan media sosial itu di Silicon Valley diperiksa dan positif mengandung zat beracun itu.

Jon Johnston, komandan regu pemadam untuk Kota Menlo Park, California, tempat Facebook berpusat mengungkapkan orang yang bersentuhan dengan paket mencurigakan tersebut sekitar pukul 11.00 waktu setempat (Selasa, 01.00 WIB) tidak memperlihatkan gejala terpapar gas sarin.

“Instalasi (Facebook) memeriksa semua paket yang datang dan hasil semuanya positif, jadi mereka menjalankan protokol standar mereka. Sekarang kami cuma menunggu untuk mengabsahkan apakah itu benar atau tidak,” ungkap Johnston.

Dikatakan Johnston, petugas pemadam kebakaran sedang bersiap memasuki instalasi Facebook sekitar pukul 18.00 waktu setempat untuk memeriksa semua paket.

Juru Bicara Facebook Anthony Harrison mengatakan perusahaan itu mengosongkan empat gedung setelah pemeriksaan positif. Facebook juga bekerja sama dengan polisi dalam penyelidikan.

“Pemerintah belum mengidentifikasi zat yang ditemukan. Karena ini, tiga orang yang diungsikan dari gedung telah dinyatakan bersih,” kata Harrison.

Petugas dari Kantor Biro Penyelidikan Federal San Francisco mendatangi lokasi, kata seorang juru bicara lembaga tersebut.

Sarin, zat beracun yang mengganggu sistem saraf, telah digunakan sebagai bahan kimia. Terpapar zat itu dapat menjadi fatal.

Baca Juga: Syafruddin Didaulat Jadi Dewan Kehormatan Alumni Pengurus Haji

Baca Juga: Facebook Tanggapi Pembatasan Medsos di Indonesia

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

2 Petani di Poso Diduga Disandera MIT, 1 Ditemukan Tewas
apahabar.com

Nasional

Hari Ini, Istiqlal Diresmikan Jadi Salah Satu Masjid Terbesar
apahabar.com

Nasional

Uji Klinik Obat Kombinasi Covid-19 Unair, Simak Ulasan Kritis BPOM
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Dorong Penguatan Kemitraan ASEAN-Selandia Baru di Pasifik
apahabar.com

Nasional

25 Terduga Teroris yang Diamankan di Palangkaraya dan Gumas Jaringan Uzla
apahabar.com

Nasional

Presiden Nantikan Kontribusi ITB untuk Kemajuan bangsa
apahabar.com

Nasional

Jokowi Hanya Unggul di Kotabaru
apahabar.com

Nasional

WHO: Karantina Wilayah Tidak Cukup untuk Kalahkan Virus Corona
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com