Rekonstruksi Pembunuhan di Buncit Indah, Satu Pelaku Sakit Dikabarkan Tertangkap Pesta Sabu, SRN Anggota DPRD Tanah Laut Buka Suara MUSDA Kian Sengit, Rikval Fachruri Bidik Posisi Ketum HIPMI Kalsel Tersetrum, Petugas PLN di Kandangan Nyangkut di Tiang Listrik Angin Puting Beliung Ngamuk, Puluhan Rumah di Banjar Poran Poranda

Aktivitas Pesawat Kaltara Naik, Jumlah Penumpang Malah Turun

- Apahabar.com Selasa, 9 Juli 2019 - 19:17 WIB

Aktivitas Pesawat Kaltara Naik, Jumlah Penumpang Malah Turun

ILUSTRASI: Para penumpang menaiki peswat. Foto-Tikita.co.id

apahabar.com, TARAKAN – Hingga Februari 2019, aktivitas kebandaraan pada 6 bandar udara atau bandara di Kalimantan Utara cenderung meningkat. Meski begitu, jumlah penumpang justru sebaliknya.

Kaltara memiliki enam bandara, mulai dari Bandara Juwata di Kota Tarakan, Bandara Tanjung Harapan (Bulungan), Bandara Kolonel RA Bessing (Malinau), Bandara Nunukan, Bandara Yuvai Semaring (Long Bawan, Nunukan), dan Bandara Long Apung (Malinau).

Baca Juga: Aplikasi Ajaib Hadirkan Inovasi Baru Berinvestasi

Dari rekapitulasi Dinas Perhubungan setempat, jumlah pesawat yang datang tercatat sebanyak 1.799 unit , dan 1.804 unit pesawat berangkat. Sementara jumlah penumpang yang datang sebanyak 85.888 orang, dan 84.723 orang berangkat.

“Jika dibandingkan dengan aktivitas kebandaraan pada Februari 2018, maka terjadi kenaikan jumlah pesawat yang datang dan yang berangkat,” jelas Andi Nasuha, Kepala Bidang Perhubungan dan Perkeretaapian Dishub Kaltara, dikutip apahabar.com dari Humas Pemprov Kaltara, Selasa.

“Pada Februari 2018 jumlah pesawat yang datang 1.594 unit, dan berangkat 1.611 unit. Dengan jumlah penumpang datang sebanyak 88.410 orang dan yang berangkat 84.752 orang.”

Aktivitas pesawat yang tak berbanding lurus dengan jumlah penumpang ditengarai akibat stabilnya harga tiket di awal 2019. Serta penghentian sementara operasional salah satu maskapai.

“Dari 6 bandara yang ada, 4 menjadi pintu masuk utama. Yakni, Bandara Juwata, Bandara RA Bessing, Bandara Tanjung Harapan, dan Bandara Long Apung,” ucap Andi.

Namun begitu, pertumbuhan aktivitas kebandaraan di Kaltara masih berpeluang terus meningkat. Ini jika melihat perkembangan selama 2 tahun sebelumnya. Di mana selama periode 2017 dan 2018, jumlah pesawat yang datang sebanyak 23.641 unit, dan 23.798 unit pesawat berangkat. Rinciannya, pada 2017 tercatat 12.260 unit pesawat datang dan 11.369 unit pesawat berangkat. Lalu, di 2018, sebanyak 12.382 unit pesawat datang, dan 12.249 unit berangkat. Untuk jumlah penumpang, pada 2017 yang datang sebanyak 488.842 orang, dan 498.728 orang berangkat. Dan, di 2018 sebanyak 592.273 orang datang, dan 610.627 orang datang.

Baca Juga: Lagi, Rupiah Terkoreksi Seiring Melemahnya Ekspektasi Suku Bunga the Fed

Sumber: Humas
Editor: Fariz F

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

AS-China Memanas, Rupiah Kena Imbasnya
apahabar.com

Ekbis

Libur Natal, Bandara Syamsudin Noor Kebanjiran Penumpang
apahabar.com

Ekbis

Luhut: Bank Dunia Naikkan Peringkat Indonesia
apahabar.com

Ekbis

Bisnis Burung Triliunan, Menkop Ajak Kicau Mania Berkoperasi
apahabar.com

Ekbis

Dukung PSBB, Toyota Hentikan Produksi 5 Hari
apahabar.com

Ekbis

Senin Pagi, Rupiah Terkuat di Asia!
apahabar.com

Ekbis

Harga Properti 2020 Diprediksi Naik 9 Persen
apahabar.com

Ekbis

Deputi Gubernur BI Luluh ‘Digoda’ Pedagang Pasar Terapung
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com