IKN Dipimpin Kepala Otorita, Sederet Nama Kandidat Termasuk Ahok Pesona Danau Sentarum Kalbar Bikin Takjub, Tertarik Berkunjung? Mimpi Ibnu Sina, Masyarakat Banjarmasin Lepas Masker Awal Tahun 2022 Bocah 8 Tahun Hilang di Samarinda, Pencarian Selami Selokan Genangan Banjir Target Vaksinasi di Tanah Laut Terkendala Stok Vaksin

Bappenas Jamin Ibu Kota Baru Takkan Ganggu Hutan Kalimantan

- Apahabar.com     Rabu, 10 Juli 2019 - 19:17 WITA

Bappenas Jamin Ibu Kota Baru Takkan Ganggu Hutan Kalimantan

Salah satu keunggulan Kaltim untuk menjadi ibu kota negara menggantikan Jakarta adalah ketersediaan lahan kosong yang bisa dimanfaatkan untuk pembangunan infrastuktur yang dibutuhkan. Foto-MediaIndonesia/Syahrul Karim

apahabar.com, JAKARTA – Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menjamin pemindahan ibu kota baru di Kalimantan tidak mengganggu hutan lindung tapi justru pemerintah akan melakukan reforestasi.

“Wilayah (yang akan dijadikan ibu kota) kosong, jadi tidak akan menganggu hutan,” kata Bambang usai diskusi bertajuk Pindah Ibu Kota Negara: Belajar dari Pengalaman Negara Sahabat, di Gedung Bappenas, Jakarta, Rabu.

Dari anggaran sebesar Rp466 triliun untuk memindahkan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan, sebagiannya akan dialokasikan untuk reforestasi hutan yang gundul.

Rencana alokasi untuk reforestasi itu merupakan perintah dari Presiden Jokowi yang sejalan dengan rencana pembangunan berkonsep Green City ibu kota baru saat sidang kabinet beberapa waktu lalu.

“(Presiden Jokowi) pernah mengatakan ke Bu Siti (Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan) bahwa harus ada reforestasi penghutanan kembali. Nah sebagian bisa menggunakan dana tersebut,” kata dia.

Bambang mengakui bahwa telah terjadi deforestasi di Kalimantan akibat aktivitas pertambangan dan perkebunan kelapa sawit.

Maka dari itu, pemerintah menjamin saat pemindahan ibu kota akan berbarengan dengan upaya reforestasi.

Tak hanya itu, pemerintah juga menjamin bahwa lahan yang akan digunakan merupakan lahan kosong. Tidak akan mengganggu masyarakat sekitar. Sehingga konflik agraria bisa dihindarkan.

“Paling tidak di lokasi ibu kota tidak ada lagi namanya sengketa lahan dan saling gugat yang kemudian menghambat proses pembangunan. Kita harapkan ketika sudah menentukan lokasi lahannya sudah disiapkan,” kata dia.

Sebelumnya, Bambang mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo akan segera mengumumkan lokasi Ibu Kota Baru yang kini telah mengerucut pada beberapa nama.

“Mudah-mudahan, dalam waktu dekat, Presiden akan mengumumkan lokasi persis (Ibu Kota baru),” kata dia.

Adapun nama-nama lokasi yang gencar berembus adalah Bukit Soeharto Kalimatan Timur, Gunung Mas di Kalimantan Tengah, dan Kawasan Segitiga di Kalimantan Tengah.

Menurutnya, saat ini pemerintah terus melakukan kajian-kajian perihal penentuan lokasi ibu kota. Ujung tombak penentuan tetap menunggu keputusan presiden.

Baca Juga: PKPPKD: Kaltim Disalip Kalteng Terkait Pemindahan Ibu Kota Pemerintahan

Baca Juga: Pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan Bakal Geser Dominasi Sektor Tambang?

Sumber: Antara
Editor: Fariz F

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Presiden Berharap Dana Desa bisa Kembangkan Potensi Desa
apahabar.com

Nasional

Digugat Investor Rp5 Miliar, Ustaz Yusuf Mansyur: Saya Nggak Lari
apahabar.com

Nasional

Narasi Anti Asing dan Impor Prabowo Bisa Jadi Bumerang
Bakar Masker

Nasional

Viral! ABG Maluku Ajak Bakar Masker Diringkus Polisi
Harimau Lepas

Nasional

Selama Menjabat Menteri, Berikut Daftar Harta Kekayaan Sri Mulyani dan Siti Nurbaya
apahabar.com

Nasional

PSBB Transisi Jakarta Diperpanjang hingga 21 Desember
Banjarmasin

Nasional

Kementerian ESDM Buka 187 Formasi CPNS, Ketahui Persyaratannya
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Ancaman Covid-19 Masih Ada, Jangan Sampai Terjadi Gelombang Kedua
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com