Jokowi Telepon Gubernur Soal Banjir Kalsel, Gak Kebalik Pak? Breaking News: Respons Jokowi Atas Banjir di Kalsel, Segera Kirim Perahu Karet Tak Ucapkan Dukacita, Habib Banua Tantang Presiden ke Kalsel Warga Banjiri IG Presiden Jokowi: Kalsel Juga Berduka Pakkk!!! Pecah Rekor Lagi! Kasus Covid-19 Indonesia Tambah 12.818 Hari Ini

Batal Dibangun, Jembatan Alternatif Proyek Sungai Lulut Terkendala Anggaran

- Apahabar.com Kamis, 18 Juli 2019 - 10:44 WIB

Batal Dibangun, Jembatan Alternatif Proyek Sungai Lulut Terkendala Anggaran

Ilustrasi. Peningkatan Jalan Perhubungan Dari Dinas PUPR Banjar, masih menunggu pengerjaan jembatan alternatif antar kabupaten dan kota oleh Pemko Banjarmasin. foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Akses jalur alternatif dampak pengerjaan Jembatan Gardu I, II dan Sungai Lulut tidak semuanya berjalan sesuai rencana. Salah satunya jembatan penghubung antara Komplek Budi Karya Utama II, Kabupaten Banjar dan Komplek Rahayu, Kota Banjarmasin.

Jembatan itu tak dikerjakan Pemerintah Kota Banjarmasin dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

“Emang ada rencana tapi tahun ini, tidak kami kerjakan karena terbentur anggaran pembangunan jembatan (yang) tak ada,” ujar Kepala Bidang Jembatan Dinas PUPR Banjarmasin, Rustam.

Rupanya persoalan itu tak hanya masalah anggaran. Hambatan lainnya juga melingkupi rumah warga di sekitar lahan penghubung itu. Hunian warga di sana terlebih dahulu harus dibebaskan, jika ingin Pemerintah membangun jembatan.

Berdasarkan usulan pembangunan jembatan besi maupun beton untuk di sana harus berukuran 12 x 150 meter.

Rustam menerangkan lumayan banyak anggaran yang digelontorkan untuk biaya pembebasan lahan ini.

“Kita tidak sanggup, karena di sana banyak rumah warga dan Pemko tidak ada anggaran,” bebernya.

Selain anggaran, Detail Engineering Design (DED) dalam pekerjaan konstruksi jalan akses penghubung itu juga tidak ada. Penyebab ini berpengaruh kepada anggaran.

Sebab Dinas PUPR, katanya tahun 2019 ini hanya mampu membangun Jembatan Tatah Bangkal.

Terpisah, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Banjar, Mokhamad Hilman menyatakan hingga kini belum ada rencana membangun jembatan penghubung akses ke Banjarmasin yang melalui Kompleks Rahayu.

“Sebab dari kesepakatan dahulu, jembatan dibangun oleh Pemerintah Kota Banjarmasin,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pembongkaran Bangunan Proyek Jembatan Sungai Lulut Ditargetkan Rampung Juli

Reporter : Bahaudin Qusairi
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Selama PSBB di Banjarmasin, ‘Pasar Wadai Online’ Dibuka
apahabar.com

Kalsel

Info Kalsel 10 Mei: 2 PDP dan 1 Pasien Positif Bebas dari Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Kutuk Keras Penusukan Syekh Ali Jaber, GP Ansor Kalsel Desak Kepolisian Tegas dan Transparan
apahabar.com

Kalsel

Cuaca Kalsel Hari Ini, Waspada Potensi Hujan Lebat
apahabar.com

Kalsel

Belasan Perawat Reaktif, Dinkes HST Segera Rapid Tes 19 Petugas Puskesmas
apahabar.com

Kalsel

Sempat Tutup, KPP Pratama Tanjung Tabalong Kembali Layani Wajib Pajak Secara Tatap Muka
apahabar.com

Kalsel

Aparat Gabungan Bubarkan Pengunjung Warnet di Kuin Utara
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran Sebuku, Acil Odah: Bantuan Mulai Tercukupi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com