Ribuan Warga Terdampak Banjir Mengungsi di Masjid Al-Karomah Martapura Bantu Evakuasi Korban Banjir, Pemprov Kalteng Kirim Relawan ke Kalsel Legislator Kalsel: Banjir Dahsyat dan Longsor Akibat Alih Fungsi Hutan Meski Cedera, Messi Tetap Ingin Main di Final Piala Super Spanyol Bantu Korban Banjir Kalsel, Yayasan H Maming Kirim Bantuan

BBPJN XI Selidiki Penyebab Oprit Jembatan Kalumpang HSS Amblas

- Apahabar.com Rabu, 17 Juli 2019 - 13:00 WIB

BBPJN XI Selidiki Penyebab Oprit Jembatan Kalumpang HSS Amblas

Kondisi oprit atau jalan pendekat Jembatan Desa Karang Paci, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang ambruk, Selasa kemarin. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Amblasnya oprit Jembatan Sungai Tabirai di Desa Karang Paci, Kecamatan Kelumpang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) masih dalam penyelidikan intensif Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) XI Banjarmasin. Insiden di jalan pendekat jembatan terjadi Selasa (16/7) siang.

Ambruknya oprit tersebut sempat bikin kaget warga sekitar. Beruntung tidak ada korban jiwa dari kejadian ini. Hanya jalur penghubung Kecamatan Kalumpang dengan Masta Margasari nyaris putus. Pengendara yang melintas mesti ekstra hati-hati.

Oprit yang ambruk berstatus jalan nasional. Maka kewenangan penanganan dan perbaikan jalan tersebut di bawah Kementerian PUPR. Dalam hal ini BBPJN XI Banjarmasin.

Dikonfirmasi, pihak BBPJN mengarahkan media ini untuk langsung ke Satker Wilayah II. Karena masih dalam masa pemeliharaan, jembatan termasuk oprit masih tanggung jawab kontraktor.

“Untuk penyebabnya kita masih menunggu hasil penyelidikan tanah. Apakah faktor teknis atau emang kondisi alam,” ujar Kepala Satker Wilayah II, BBPJN XI Banjarmasin, Tito, kepada apahabar.com, Rabu siang.

Pihaknya masih tak bisa menyimpulkan alasan ambruknya oprit jembatan yang dibangun menggunakan anggaran 2018 lalu.

Ambruknya oprit sisi jembatan itu nyaris memakan keseluruhan badan jalan jembatan sepanjang 25 meter itu.

Namun untuk sementara, pengendara lalu lintas tak perlu khawatir dengan kondisi itu. Sebab kendaraan roda empat masih dapat melintas. Tapi hanya bisa secara bergantian.

“Sedang kami tindaklanjut perbaikannya termasuk melakukan pemasangan rambu pengaman atau Police Line,” bebernya.

Tak cuma itu, BBPJN XI Banjarmasin juga melaksanakan penanganan sementara untuk fungsional lalu lintas dengan timbunan material aggregat atau beton.

Selasa pagi, Camat Kalumpang, Aulia Sofi Azmi jalan yang amblas menimbulkan lubang cukup dalam dengan radius 20 meter.

Melalui media sosial, dirinya menyarankan pengguna kendaraan roda 4 untuk mencari jalan alternatif lain.

Jalan yang amblas sudah ditutup agar tidak masuk air. Dan tidak melakukan penambalan jalan sementara agar menjadi lebih lebar, supaya bisa dilalui kendaraan.

“Untuk sementara jalan masih bisa dilalui. Karena sebelah jalan saja yang amblas, ada penurunan. Kami sudah memasang rambu peringatan kepada mereka yang mau melintas. Kita juga sudah menginformasikannya ke Balai Jalan Nasional,” pungkas Kabid Bina Marga Dinas PU HSS, Fatimah, kepada apahabar.com, kemarin.

Baca Juga: Tanah Amblas, Jalur Penghubung Kalumpang dan Masta Margasari Putus

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Jembatan Baundang di Kusan Hulu Hanyut Tergerus Banjir
apahabar.com

Kalsel

Pertama di Kalimantan, Poktan Budi Bakti HSS Segera Terima Sertifikat Beras Organik
apahabar.com

Kalsel

Kabur dari RS, Pasien Positif Covid-19 di Pasar Lama Didatangi Petugas
apahabar.com

Kalsel

Sawah Warga di Banjar Terbakar, Polisi Gunakan Sepatu Hadapi Api
apahabar.com

Kalsel

Rumah di Mantuil Banjarmasin Amblas ke Sungai, Pemilik Luka-Luka
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Dapat Jatah Tambahan Kuota Haji, Berapa?
apahabar.com

Kalsel

Lagi, Maskot Kalsel Tewas Mengenaskan di Amuntai
Sekolah

Kalsel

Soal Kepastian Sekolah Tatap Muka Awal Januari, Ini Kata Kadisdik Tabalong
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com