7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Positif Sabu, Oknum Anggota DPRD Tala Terancam Dipecat! Hasil Visum: 2 Anak yang Diduga Dibunuh Ibu di Benawa HST Mati Lemas! Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu Detik-Detik Akhir Kampanye, Bawaslu RI Turun ke Banjarmasin

Berkolaborasi Berantas Kekerdilan

- Apahabar.com Selasa, 9 Juli 2019 - 05:30 WIB

Berkolaborasi Berantas Kekerdilan

Petugas puskesmas melakukan pemeriksaan stunting anak meliputi status gizi, berat badan dan tinggi badan. Foto-Antara

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Upaya keras siap dilakukan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Kalteng untuk memberantas kekerdilan (stunting). Mereka pun mengajak Pemerintah Provinsi Kalteng untuk berkolaborasi.

“Melalui momen Harganas tahun ini kami bersama pemerintah daerah berkomitmen untuk membangun keluarga yang semakin sejahtera dan berkualitas termasuk salah satunya terkait isu stunting,” kata Plt Kepala BKKBN Kalteng Satyawati Kusumawijaya seperti ditulis Antara.

Saat ini diantara program intervensi yang dilakukan BKKBN Kalteng untuk mengatasi stunting lewat sosialisasi, lokakarya (workshop). Mereka juga mengintensifkan koordinasi dan singkronisasi program dengan pemerintah daerah baik tingkat provinsi maupun kabupaten kota.

“Sesuai yang dikatakan Sekda Kalteng bahwa stunting harus diatasi dan dilakukan intervensi oleh semua pihak,” kata Satyawati terkait pelaksanaan acara Harganas XXVI 2019 yang digelar di Provinsi Kalimantan Selatan.

Sekda Provinsi Kalimantan Tengah Fakhrizal Fitri mengatakan isu stunting menjadi sangat penting untuk segera diselesaikan di Kalteng.

“Apalagi Kalteng masuk dalam lima besar tingkat Nasional terkait penderita stunting. Untuk itu kami akan meningkatkan kolaborasi program dengan BKKBN serta pihak terkait lainnya,” katanya.

Berbagai upaya pendanaan program untuk menurunkan angka stunting pun akan diupayakan baik melalui APBN, APBD Provinsi, APBD Kabupaten/Kota maupun memanfaatkan dana CSR sektor swasta.

“Hal ini dilakukan untuk menciptakan keluarga yang berkualitas dan sejahtera. Seperti yang disampaikan dalam peringatan Harganas yang disampaikan ibu Puan yakni mewujudkan keluarga yang “sakinah, mawaddah dan warohmah’,” katanya.

Dia menambahkan, keluarga berkualitas dan sejahtera juga akan mampu menciptakan generasi muda berkarakter dan berdaya saing yang akan mampu membangun daerah dan bangsa.

“Keluarga adalah tempat berlabuh dan saling berbagi kasih sayang di tingkat paling dalam. Selain itu juga garda terdepan dan proses awal dalam membentuk karakter bangsa,” katanya.

Fakhrizal pun berharap keluarga di Kalimantan Tengah semakin sejahtera dan berkualitas sehingga mampu mewujudkan perannya membentuk generasi muda berkarakter dan cerdas serta berdaya saing.

Baca Juga: Terkait Penganggaran, Gubernur Kalteng Minta Pemerintah Pusat Berlaku Adil

Baca Juga: Palangkaraya Keluarkan Surat Edaran Larangan Membakar Hutan dan Lahan

Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

PSBB Usai, Bupati Kapuas Ingin New Normal
apahabar.com

Kalteng

Update Kondisi Adian Napitulu Usai Terserang Jantung
apahabar.com

Kalteng

Sediakan Makanan untuk 32 Anggota Keluarga Terduga Teroris
apahabar.com

Kalteng

Hasil Rapid Test ABK KM Pancar Mas, 1 Dinyatakan Reaktif
apahabar.com

Kalteng

Ulama Kapuas Apresiasi Kinerja Satgas Covid-19
apahabar.com

Kalteng

CEK FAKTA: Ahli Kandungan Kalteng Soal Larangan Hubungan Seks
apahabar.com

Kalteng

Kasus Bertambah, Tiga Pasien Covid di Kalteng Wafat
apahabar.com

Kalteng

KPU Palangka Raya Kalteng Minta Masyarakat Aktif Cek DPT untuk Pilkada 2020
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com