Digeledah KPK, Rumah Bupati HSU Abdul Wahid Jadi Tontonan Warga BREAKING! KPK Geledah Rumah Bupati HSU, Spanduk Panjang Membentang Rumahnya Digeledah KPK, Bupati HSU Abdul Wahid Menghilang Jumlah Kesembuhan Covid-19 di Tanbu Capai 5.593 Pasien KPK Obok-Obok Rumah Bupati HSU, Kapolres Angkat Suara

Besok, Ratusan Driver Online Gelar Aksi Mogok

- Apahabar.com     Kamis, 11 Juli 2019 - 14:32 WITA

Besok, Ratusan Driver Online Gelar Aksi Mogok

Komunitas driver online Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Riyad Dafhi.

apahabar.com, BANJARMASIN – Ratusan pengemudi online (grab-car dan gocar) yang tergabung di Forum Driver Online (FDO) Banjarmasin, berencana melakukan aksi mogok dengan mematikan aplikasi secara serentak. Hal ini sebagai bentuk protes karena hak-hak mereka dirasa tidak terpenuhi oleh perusahaan.

Ketua Forum Driver Online (FDO) Kalimantan Selatan, Pandu Setiawan menyampaikan, rencana pemogokan kerja ini akan dilakukan oleh 400 driver, karena banyakanya driver yang terkena suspend (pemutusan mitra) tanpa alasan yang jelas.

“Untuk pengemudi go-car di Kalsel, dalam seminggu ini total sudah ada 40an akun yang terkena pemutusan mitra,” ujar Pandu, Kamis (11/07/2019) siang.

Pandu merasa alasan tersebut sangat-sangat merugikan pihaknya. Lantaran pihaknya tidak pernah melakukan kesalahan apapun dalam bekerja.

“Saat kami mengajukan banding ke perusahaan cabang, jawaban mereka adalah karena (alasan) sistem dan banding pun tertolak. Dan kami juga tidak bisa mengambil uang kami sebelumnya karena terkena suspend,” terangnya.

Lalu, Pandu mengungkapkan alasan pihaknya melakukan mogok adalah karena potongan perusahaan yang terlalu banyak yaitu 20 persen. “20 persen tersebut, bahkan dibulatkan menjadi Rp3 ribu. Misalkan sekali tarik Rp12 ribu, maka kami hanya memperoleh Rp9 ribu,” paparnya.

Dirinya juga mengatakan tidak setuju dengan sistem pengemudi prioritas, yang diterapkan oleh perusahaan Gojek (Go-car). “Karena kasihan, misalkan ada customer terdekat yang memesan, (tapi) malah kita yang dekat lokasi pemesanan, tidak dapat pesanan. Sebaliknya pengemudi yang jauh dari lokasi yang dapat,” keluhnya.

Disamping itu katanya, juga sangat memeras tenaga si pemilik akun prioritas. “Karena misalkan sekali atau sehari saja dia menonaktifkan akunnya, maka besok hari dia akan kesulitan mendapatkan customer,” lanjutnya.

Kemudian, kata dia, untuk pengemudi online grab-car saat ini tidak ada lagi pendapatan insentif.

Adapun Budi, salah satu pengemudi Go-jek mengatakan, saat ini di Kalimantan Selatan sudah ada sekitar 700 akun yang terkena suspend tanpa alasan yang jelas.

Mereka akan melakukan mogok pada besok hari, hingga waktu yang tidak ditentukan atau hingga hak-hak mereka terpenuhi. Mereka juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat yang berlangganan go-car atau gojek dan grab-car karena hal tersebut.

Sementara itu, pihak perusahaan Grab saat ini masih belum bisa untuk dikonfirmasi lantaran saat didatangi sedang tidak berada di tempat.

Baca Juga: Langgar Undang-Undang, Dishub Ancam Bongkar Paksa Portal Jalan Simpang Adhyaksa

Baca Juga: Pedang Pora, Penghormatan Terakhir untuk 71 Personel Purna Bhakti

Reporter: Riyad Dafhi
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

DPRD Balangan

Balangan

Besok, Paripurna PAW Wakil Ketua II DPRD Balangan
apahabar.com

Kalsel

Ibnu Sina Tersipu Dipuji Ganteng Fida D’Academy
PSU

Kalsel

PSU Pilgub Kalsel, Bawaslu Banjar Belum Terima Laporan Pelanggaran

Kalsel

Breaking! Dua Pemotor Adu Banteng di Sungai Ulin Berujung Maut
apahabar.com

Kalsel

Respon Bupati Sukamta Soal Temuan Tambang Ilegal di Tala
apahabar.com

Kalsel

Takut Sial, Pedagang Lakukan Siraman Air Kembang di Lokasi Temuan Mayat
Kotabaru

Kalsel

Malam Tahun Baru, Pengunjung Siring Laut Kotabaru Dibatasi sampai Pukul 23.00
apahabar.com

Kalsel

Kuatir Ditolak Warga, KPUD Tabalong Gandeng RT Sebagai PPDP
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com