Gugatan 2BHD Diterima MK, SJA-Arul Pede Menangi Pilbup Kotabaru Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan

Catut Nama Kapolsek Mataraman, Peras Kades Hingga Rp 500 Juta

- Apahabar.com Rabu, 10 Juli 2019 - 21:18 WIB

Catut Nama Kapolsek Mataraman, Peras Kades Hingga Rp 500 Juta

Kapolsek Mataraman, Iptu Embang Pramono mendatangi pihak Kepala Desa untuk mengklarifiasi oknum yang mengaku sebagai dirinya untuk meminta uang sebesar 500 juta sekaligus bersilaturahmi. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARTAPURA – Kasus pencatutan nama untuk memuluskan misi pemerasan kembali terjadi. Kali ini yang dirugikan Kapolsek Mataraman, Iptu Embang Pramono.

Orang yang belum diketahui identitasnya itu mencatut namanya untuk melakukan pemerasan terhadap kepada kepala desa (kades) dengan meminta imbalan dari Rp 15 juta hingga Rp 500 juta.

Embang Pramono pun mengaku kalau diri tak pernah meminta uang kepada kades. “Saya tidak menyangka ada oknum yang memakai nama saya untuk memeras kades dan pengusaha. Alasannya karena baru menjabat di Polsek Matraman dan meminta uang untuk kepentingan kedinasan,” sesal Embang, Rabu (10/07/2019).

Iptu Embang yang baru beberapa minggu ini menjabat sebagai Kapolsek Mataraman mengaku mendengar kabar dari salah seorang temannya yang mengatakan bahwa ada oknum yang memakai namanya untuk menipu dan memeras orang. Setelah diselidiki dan ternyata memang benar.

“Setelah saya mengetahui hal tersebut, saya langsung mendatangi para kades serta pengusaha yang diperas oleh penitu itu. Tepat Senin tadi saya telah mendatangi pihak yang mau ditipu dan memberikan keterangan kepada mereka bawa hal itu tidak benar,” ungkap Embag Pramono.

Untungnya kades dan pengusaha yang jadi sasaran belum sempat ada mengirimkan uang kepada oknum tersebut.

Kades yang nyaris kena tipu oknum yang tida bertanggung jawab tersebut diantaranya Pembakal Desa Loktamu, Pembakal Desa Mangkalawat, Camat Mataraman, dan beberapa pejabat desa lainnya serta pengusaha yang ada di wilayah hukum Polsek Maraman.

Dalam kesempatan tersebut Iptu Embang mengaku geram kepada oknum yang memakai namanya tersebut untuk melakukan aksi penipuan.

“Kami tengah menyelidiki kasus ini, dan saya berharap tidak ada orang yang percaya dan termakan perkataan dari penipu itu dan lantas mengirimkan uang kepadanya. Dari pada dikirimkan kepada penipu lebih baik disumbangkan kepada orang yang membutuhkan lebih banyak manfaatnya,” tambahnya.

Iptu Embang berpesan kepada masyarakat khususnya Kecamatan Mataraman atau dimanapun agar tidak langsung percaya jika ada orang yang meminta sejumlah uang dengan mengatasnamakan dirinya, baik itu melalui SMS, telpon atau Whatsapp.

“Harap mengonfirmasi terlebih dahulu kepada saya jika ada yang meminta uang dan mengatasnamakan saya, jika tidak memiliki nomor saya bisa langsung datang ke Polsek Mataraman untuk menanyakan kebenarannya. Saya tegaskan sekali lagi saya tidak pernah meminta-minta uang kepada siapa pun selama saya menjabat di Polsek Mataraman ini,” tutur Embang.

“Jika ada yang sudah mengirimkan uang kepada oknum tersebut harap memberitahu kepada saya dan langsung melaporkan ke kantor kepolisian terdekat,” sarannya.

Baca Juga: Dorr!! Dua Kurir Narkoba Bertekuk Lutut di Samarinda

Baca Juga: Gerebek Kampung Narkoba di Banjarmasin, Polisi Temukan Puluhan Gram Sabu

Reporter: AHC15
Editor: Syarif

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Ayah dan Anak Kompak Edarkan Sabu
apahabar.com

Hukum

Sempat Alami Paksaan, Penculik Siswi di Banjarbaru Diduga Pelaku Tunggal
Pentol

Hukum

‘Cobain Pentol Aku’ Jadi Pemicu Bocornya Kepala Penjual Pentol di Tapin
apahabar.com

Hukum

Edar Sabu, Eks Copet Ditabrak Polisi Tapin di Banjarmasin
apahabar.com

Hukum

Fakta Baru Wanita Tunagrahita Korban Pemerkosaan Bocah Cabul di Tapin
Tapin

Hukum

Pemusnahan di Tapin: 13.443 Dextro, 73 Gram Sabu, hingga Belasan Sajam
apahabar.com

Hukum

Ikuti Bosnya, 4 Terdakwa Perkara Investasi MeMiles Diputus Bebas
apahabar.com

Hukum

Kompak Jualan Sabu, Ateng dan Iyah Digelandang ke Polda Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com