Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Cukai Kantong Plastik Tumbuhan Kompetisi Industri Lokal

- Apahabar.com Sabtu, 13 Juli 2019 - 07:30 WIB

Cukai Kantong Plastik Tumbuhan Kompetisi Industri Lokal

Ilustrasi kantong plastik. Foto-Tribun Jakarta

apahabar.com, JAKARTA – Kementerian Keuangan mengatakan pengenaan cukai pada kantong plastik dapat menumbuhkan kompetisi di lingkup industri lokal dalam mengembangkan produk kantong belanja ramah lingkungan

“Dengan adanya cukai plastik ini bisa memberikan kompetisi dengan produk-produk yang ramah lingkungan,” ujar Kepala Pusat Kebijakan Pendapatan Negara, BKF Rofyanto Kurniawan seperti ditulis Antara.

Baca Juga: Tanggapi Pajak Ekonomi Digital, AFPI Berharap Ada Tarif Khusus

Dia mengatakan, geliat perekonomian tersebut telah terlihat di beberapa daerah yang terlebih dahulu menerapkan regulasi pembatasan penggunaan kantong plastik, salah satunya Banjarmasin.

Kota Banjarmasin telah melarang penyediaan kantong plastik pada seluruh ritel, toko modern, dan minimarket sejak 1 Juni 2016

Menurut Rofyanto, di kota berjuluk Seribu Sungai itu, pelaku industri lokal berhasil mengembangkan produk ramah lingkungan pengganti kantong plastik bernama tas bakul purun atau tas anyaman khas Banjar.

“Di Banjarmasin itu muncul industri lokal. Artinya manfaatkan bahan baku lokal sebagai pengganti kantong plastik ini,” ujar dia.

Rofyanto menambahkan, bila nantinya pengenaan pajak kantong plastik telah diterapkan, industri lokal diyakini akan berlomba-lomba mengembangkan produk wadah belanja berbahan ramah lingkungan.

Hal tersebut akan berdampak positif dengan banyaknya tenaga kerja yang dipekerjakan, sehingga denyut perekonomian akan terus menggeliat.

Baca Juga: Tenang, Stok Beras Kalsel Aman Sampai 2020

“Ke depannya perekonomian akan bergerak ke arah lebih baik, kemudian bergerak ke arah lebih hijau dan ramah lingkungan,” ujar Rofyanto.

Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Wapres Minta Dai Redakan Kepanikan Virus Corona
apahabar.com

Nasional

Pertamina Berbagi Tips Aman Penggunaan Elpiji
apahabar.com

Nasional

29 Nelayan Aceh Ditangkap Angkatan Laut Thailand
apahabar.com

Nasional

51 Orang di Kawasan Tambang PT Freeport Positif Covid-19
apahabar.com

Nasional

KPK Sebut Bupati Lampung Utara dari Awal Menjabat Sudah Koruptif
apahabar.com

Nasional

Dua WNI Positif Virus Corona Tinggal di Depok
Update Covid-19 di Indonesia: Pasien Sembuh Semakin Bertambah dan 6.575 Positif

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: Pasien Sembuh Semakin Bertambah dan 6.575 Positif
apahabar.com

Nasional

66 Tahun Mengabdi di Istiqlal, Mbah Parno Dihadiahi Kemenag Rumah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com