2021, Kemenhub Kaji Wacana Pembangunan Bandara di Barabai HST Kalsel Cara Nonton Live Streaming El Clasico Barcelona vs Real Madrid di Bein Sport & Vidio.com Malam Ini Jam Tayang & Link Live Streaming UFC 254 Khabib vs Gaethje di ESPN+, Duel Dua Juara! Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan

Dialog Hukum Jasa Konsultasi, Konsultan Sorot Kasus Jembatan Tanipah

- Apahabar.com Selasa, 30 Juli 2019 - 18:01 WIB

Dialog Hukum Jasa Konsultasi, Konsultan Sorot Kasus Jembatan Tanipah

Dialog hukum Jasa Konsultan Kalsel di Hotel Mercure Banjarmasin, Selasa (30/7). Foto-apahabar.com/Rizal Khalqi

apahabar.com, BANJARMASIN – 200 Orang peserta Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) dan Persatuan Konsultan Indonesia (Perkindo) Kalimantan Selatan hadir dalam dialog hukum jasa konsultasi.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Mercure, Selasa (30/7) itu mengusung tema ‘Potensi pelanggaran hukum dalam praktek jasa konsultasi dan pencegahanya’.

Salah satu subjek pembicaraan dalam acara yang digelar sejak pagi itu adalah kasus Jembatan Tanipah, Barito Kuala yang runtuh di usia dua tahun setelah dibangun.

Ketua DPD Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Kalsel, Syamsul Arivin mengatakan, temuan auditor kasus Jembatan Tanipah menjadi salah satu bahan perbincangan dalam dialog.

“Waktu itu anggota Inkindo dan Perkindo pernah dipanggil soal jembatan itu,” kata Syamsul dalam sambutannya.

Sekadar diketahui, Jembatan Tanipah di Kabupaten Barito Kuala (Batola) dibangun pada 2015 dengan biaya Rp 17 miliar sumber dana APBN. Jembatan tersebut kemudian roboh.

Padahal Jembatan Tanipah menghubungkan 4 desa, yaitu Desa Tanipah, Sungai Ramania, Tatah Halayung dan Desa Antasan Segera.

Makanya ujar Syamsul kembali, dialog hukum ini bisa menjadi pencerahan bagi para konsultan memperbaharui pengetahuan administrasi dari tim auditor dan tujuannya tidak lain agar para konsultan pun terhindar dari masalah hukum.

“Hal ini sekaligus dalam rangka konsultan menyongsong perpindahan ibu kota negara ke Kalimantan,” sambungnya.

Sementara Ketua DPD Perkindo Kalsel Yuaini menyampaikan hal yang tidak jauh berbeda.

Selain memperbarui pengetahuan, menurutnya dialog tersebut kembali mengingatkan para konsultan lebih berhati-hati karena anggaran yang digunakan berasal dari negara.

“Anggota yang mengikuti acara dialog ini agar bisa memahami aspek-aspek pencegahan hukum untuk menghindari pelanggaran hukum,” harap Yuaini.

Baca Juga: Pilkada Balangan 2020, KPU Ajukan Rp 25 Miliar

Baca Juga: Zulkifli Hasan Ingatkan Anggota Legislatif PAN Jangan Main Proyek!

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Canda Menristekdikti Bernuansa Politis: Jangan Nyoblos Dua, Nyoblos Satu Saja
apahabar.com

Kalsel

Dikawal PM, Dandim 1007/ Banjarmasin Datangi Sejumlah Rumah Makan, Ada Apa?
apahabar.com

Kalsel

Geger Pria Paruh Baya Tewas di Kelayan, Saksi Lihat Percikan Api
apahabar.com

Kalsel

Pemprov Kalsel Lantik Satu Pejabat Fungsional Pengelola Barang dan Jasa
apahabar.com

Kalsel

Gara-Gara Ijazah, Politikus Golkar Polisikan Ketua DPRD Banjar
apahabar.com

Kalsel

Dituntut 20 Tahun Penjara, Pelaku Mutilasi di Sungai Tabuk Tertunduk !
apahabar.com

Kalsel

Ribuan Gram Sabu Jadi Debu di RS Ansari Saleh Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Kemenag Gelar Manasik Massal untuk Calon Jemaah Haji
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com