Heboh! Polisi Kotabaru Gerebek Perusahaan Jasa Penagih Hutang Pinjol Setelah DMI Kalsel, Giliran Satgas Soroti Saf Rapat Al-Jihad Status PPKM Kotabaru Naik Level 3, Kadinkes Beberkan Penyebabnya Jelang Peresmian, Penutupan Total Jembatan Sei Alalak Tunggu Instruksi Paspampres Viral! Video Sepasang Muda-Mudi Diduga Berbuat Mesum, Polres HST Turun Tangan

Dialog Pemindahan Ibu Kota, Kalsel Jadi Wilayah Pertama yang Dikunjungi

- Apahabar.com     Senin, 15 Juli 2019 - 10:13 WITA

Dialog Pemindahan Ibu Kota, Kalsel Jadi Wilayah Pertama yang Dikunjungi

Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor saat memberikan pemaparan di diskusi rencana pemindahan Ibu Kota Negara di Kantor Staf Presidenan, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Mei 2019 lalu. Foto-suara.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menggelar dialog Pemindahan Ibu Kota Negara di Kalimantan Selatan pada Senin (15/7/2019). Acara yang mengambil tempat di Novotel-Banjarbaru itu menjadikan Provinsi Kalimantan Selatan sebagai daerah pertama yang dikunjungi Bappenas.

Provinsi Kalimantan Selatan dan provinsi tetangganya, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur disebut-sebut berpotensi menjadi calon Ibu Kota baru Indonesia. Untuk itu, kedatangan Bappenas ke Kalsel kali ini diduga mempertegas rencana tersebut.

Terkait menjadi wilayah yang dikunjungi pertama kali oleh Bappenas, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalimantan Selatan (Kalsel) Nurul Fajar Desira belum berani mengambil kesimpulan.

Ketika ditanya apahabar.com, mungkinkah Kalsel punya potensi besar soal pemindahan ibu kota, “Gak mau berandai-andai atau berkira-kira.”

Menurutnya, dialog pemindahan ibu kota yang dilaksanakan di Novotel, Banjarbaru tersebut hanya untuk menampung segala inspirasi masyarakat.

Rencananya, sambung Fajar, dialog bertema “Kalimantan untuk Indonesia” itu akan dihadiri beberapa tokoh penting Banua, seperti (Mantan) Menteri Lingkungan Hidup dan Menteri Riset dan teknologi Kabinet Indonesia bersatu II Gusti Muhammad Hatta. Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, Rektor Universitas Lambung Mengkurat (ULM) Sutarto Hadi, Dosen Ilmu sosial dan Pemerintahan ULM Taufik Arbain, dan 176 undangan lainnya.

Fajar tak mau berkomentar banyak soal pemindahan Ibu Kota ke mana. Sebab menurutnya, pihak pusat-lah yang mengkaji itu semua.

“Jangan tanya aku, tentang itu. Karena kajiannya dilakukan pusat. Silakan tanya ke pusat. Kita mengusul lokasi saja,” sambungnya.

Sebelumnya, Bappenas sudah beberapa kali melaksanakan acara serupa di Jakarta. Seperti soal Pertahanan Negara, Pergerakan Ekonomi, Pembangunan Lokasi Ibu Kota, dan sebagainya.

Baca Juga: Kalsel Masih Dilirik Jadi Calon Ibu Kota RI

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Polres Tabalong

Kalsel

Simak! Kronologi Alda Terjatuh ke Sungai Versi Polres Tabalong
apahabar.com

Kalsel

KM Muara Sumber Tenggelam di Sungai Barito, Kerugian Ditaksir Rp500 Juta
Bawaslu

Kalsel

Awas! Bawaslu Kalsel Jurit Malam, Cegah Kampanye dan Money Politics di Masa Tenang
apahabar.com

Kalsel

Atasi Stunting, Tapin dan Tabalong Jadi Sasaran Program KRPL/P2L
PSU

Kalsel

Besok PSU Pilgub Kalsel, TPS Rawan Ada Penebalan Personel Pengamanan
apahabar.com

Kalsel

Bersama Paman Birin, Kapolda Kalsel Kunjungi Kampung Tangguh HSS
Harga Tes PCR

Kalsel

Mulai Hari Ini, Harga Tes PCR di Klinik Tirta Tabalong Turun
apahabar.com

Kalsel

Dharma Wanita Dituntut Beradaptasi dengan Teknologi Informasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com