Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah Pembelajaran Tatap Muka SMP di Banjarmasin Siap Dibuka, Catat Bulannya VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat

Dinkes Balangan Gelar Lomba Balita Indonesia Tingkat  

- Apahabar.com Selasa, 23 Juli 2019 - 06:30 WIB

Dinkes Balangan Gelar Lomba Balita Indonesia Tingkat   

Dr Heny Aprina selaku narasumber dalam Lomba Balita Indonesia (LBI). Foto-Istimewa

apahabar.com,PARINGIN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Balangan menggelar Lomba Balita Indonesia (LBI) 2019. Lomba diperuntukan bagi balita kategori umur 6 sampai dengan 24 bulan dan balita umur 2 sampai dengan 5 tahun.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Dinas Kesehatan Pemkab Balangan ini dibuka oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kab.Balangan, Ibu Hj.Nursidah Ansharuddin.

Dalam lomba balita kali ini mengangkat tema Gizi Seimbang, Prestasi Gemilang. Kegiatan lomba balita ini begitu antusias diikuti oleh para peserta lomba. Hadiah berupa piala, mainan dan hadiah menarik lainnya menambah semangat para peserta lomba yang didampingi oleh orang tuanya masing-masing.

Dr Heny Aprina selaku narasumber dalam LBI mengatakan, prevelensi angka stunting di Balangan berdasarkan data Riskesdas 2018 adalah 36 persen. Untuk menekan angka peningkatan stunting tersebut, masyarakat perlu memahami faktor apa saja yang menyebabkan stunting.

“Stunting merupakan kondisi gagal pertumbuhan pada anak yakni pertumbuhan tubuh dan otak  akibat dari kekurangan  asupan gizi  dalam waktu yang lama, sehingga anak lebih pendek dari anak normal seusianya dan memiliki keterlambatan dalam berpikir,” terang Heny.

Ia juga mengatakan ada beberapa faktor yang menjadi penyebab stunting adalah antara lain faktor ibu dan pola asuh yang kurang baik terutama pada perilaku dan praktik pemberian makan kepada anak, ibu yang tidak memberikan asupan  gizi yang cukup dan baik, ibu yang masa remajanya kurang nutrisi bahkan di masa kehamilan

Sementara penilaian lomba meliputi penilaian status gizi, imunisasi, kebersihan gigi, dan penilaian umum lainnya.

Tujuan utama kegiatan ini adalah mewujudkan balita Indonesia yang sehat dan sebagai sarana peningkatan pengetahuan.”Sikap serta perilaku ibu dalam melaksanakan asuhan terhadap balita pada masa yang akan datang dapat menjadi contoh bagi ibu balita yang lainnya,” pungkasnya Heny.

Baca Juga: Satgas TMMD Rampungkan Jembatan Asa Warga Kuin Kecil

Baca Juga: Peringati Hari Koperasi, Bupati Banjar: Pengurus Harus Jujur

Baca Juga: Peringati HAN, Turun Tangan Banjarmasin Hibur Anak-Anak Penyintas Kanker

Reporter: Agus Suhadi
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

2020, Tak Ada Lagi Siswa Numpang Ujian Online
apahabar.com

Kalsel

Gugur Saat Pemilu, Istri Pejuang Demokrasi di Kalsel Dapat Santunan
apahabar.com

Kalsel

573 Pedagang Pasar Bauntung Bersedia Direlokasi
apahabar.com

Kalsel

Salasiah Tewas Diserang Cobra
apahabar.com

Kalsel

Cuaca Panas, Waspada Karhutla di Kalsel Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Jejangkit Bangkit II, Raja Tegang Di Festival Layang-layang Batola
apahabar.com

Kalsel

Mengintip Geliat Bisnis Jasa Tukar Uang di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Minta Doa Restu, Kapolda Kalsel Safari ke Kediaman Guru Danau di Amuntai
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com