Resmi, Hakim Vonis Pemilik Gudang Sabu di Banjarmasin Penjara Seumur Hidup! Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh

Dorr!! Dua Kurir Narkoba Bertekuk Lutut di Samarinda

- Apahabar.com Rabu, 10 Juli 2019 - 15:27 WIB

Dorr!! Dua Kurir Narkoba Bertekuk Lutut di Samarinda

Ilustrasi penembakan. Foto-Istimewa

apahabar.com, BALIKPAPAN – Polisi terpaksa menembak kaki AA (41) dan Jam (46) karena melawan saat akan ditangkap di Samarinda Seberang, Kaltim, Senin (8/7) malam.

“Kedua tersangka menyerang petugas dengan palu sehingga kami terpaksa ambil tindakan tegas. Kaki kanan mereka kami tembak,” tegas Direktur Reskoba Polda Kaltim Kombes Pol Akhmad Shaury dikutip apahabar.com dari Antara, Rabu.

Baca Juga: Gerebek Kampung Narkoba di Banjarmasin, Polisi Temukan Puluhan Gram Sabu

Kedua tersangka, bersama dengan MT (60), memang target polisi dalam kasus peredaran narkoba. Dari ketiga tersangka polisi menyita 341 gram narkoba jenis sabu-sabu.

“Sabu berasal dari Tawau, dibawa menyeberang ke Nunukan. Kemudian lewat jalur darat sampai ke Berau hingga ke Samarinda,” kata Kombes Shaury.

Tawau adalah kota di bagian tenggara negara bagian Sabah, Malaysia. Kota itu berseberangan dengan kota Nunukan di Pulau Nunukan, Kalimantan Utara, Indonesia. Jarak kedua kota hanya 45 menit dengan speedboat.

Kombes Shaury menuturkan, para tersangka ini mengaku baru pertama kali ini menjadi kurir. Pengakuan ini bertentangan dengan data kepolisian, yang menyebutkan sudah lama mengintai gerak-gerik ketiganya.

”Sudah lama mereka ini kami sudah target,” kata Kombes Shaury. Kesuksesan penangkapan ini pun bak hadiah kecil hari jadi Kepolisian RI yang dirayakan 10 Juli 2019 ini.

Upah menjadi kurir itu adalah Rp5-7 juta sekali pengiriman. “Janji mau dibayar Rp5 juta tapi belum dikasih,” kata Jamaluddin.

Oleh polisi ketiga pelaku dikenakan ancaman hukuman UU Psikotropika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

Pada kesempatan yang sama Ditresnarkoba bersama Kejaksaan Negeri Balikpapan juga melakukan pemusnahan barang bukti sabu seberat 3,042 kg dan 1.493 butir ekstasi yang kasusnya sudah berkekuatan hukum tetap.

Sabu dan pil ekstasi yang dimusnahkan merupakan hasil tangkapan Ditresnarkoba pada 16 Mei 2019 lalu di Berau dengan tersangka tiga orang, yakni Zul, MA, dan Mak. Sabu dan pil ekstasi yang dimusnahkan juga berasal dari Tawau, Malaysia.

Baca Juga: Pengedar Kelas Teri Ini Buang Kotak Rokok Berisi Sabu

Pemusnahan dilakukan dengan melarutkan barang-barang haram itu ke dalam air di dalam ember yang kemudian dibuang. Pemusnahan dipimpin langsung Direktur Resnarkoba Polda Kaltim Kombes Pol Akhmad Shaury.

Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Operasi Pekat Polsek Banjarbaru, Sarang Miras di Pembatuan Kembali Terbongkar
apahabar.com

Hukum

Edarkan Sabu Ratusan Gram, Mistar Tak Berkutik Disergap Polisi
apahabar.com

Hukum

Ungkap Pembunuhan Editor Metro TV, Polisi Terjunkan Anjing Pelacak

Hukum

Respon Polda soal Terduga Penculik Siswi SMP Kabur dari Pemeriksaan Unit PPA
apahabar.com

Hukum

Catatan Akhir Tahun, Polisi: Kriminalitas di Tanah Bumbu Menurun
apahabar.com

Hukum

Gegara Sabu, Hukuman 6 Tahun Menanti Barito Putra

Hukum

Ngamuk di Pesantren, Pria yang Bertingkah Gila Diamankan Polisi
apahabar.com

Hukum

Tersangka Penyebar Ujaran Kebencian di Palangkaraya Mengaku Tersiksa
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com