Pengadaan Mobdin di Banjarmasin Terancam Berhenti, Simak Alasannya Puluhan Pangkalan Elpiji di Kalsel-Teng Diputus Pertamina! Simak Alasannya Ketika Presiden Jokowi Gaungkan Benci Produk Asing Hoaks D’Paragon Banjarmasin Tak Ber-IMB, Manajemen Siapkan Langkah Hukum Agya Vs Scoopy di Stagen Kotabaru, Gadis 17 Tahun Patah Kaki

Dorr!! Dua Kurir Narkoba Bertekuk Lutut di Samarinda

- Apahabar.com Rabu, 10 Juli 2019 - 15:27 WIB

Dorr!! Dua Kurir Narkoba Bertekuk Lutut di Samarinda

Ilustrasi penembakan. Foto-Istimewa

apahabar.com, BALIKPAPAN – Polisi terpaksa menembak kaki AA (41) dan Jam (46) karena melawan saat akan ditangkap di Samarinda Seberang, Kaltim, Senin (8/7) malam.

“Kedua tersangka menyerang petugas dengan palu sehingga kami terpaksa ambil tindakan tegas. Kaki kanan mereka kami tembak,” tegas Direktur Reskoba Polda Kaltim Kombes Pol Akhmad Shaury dikutip apahabar.com dari Antara, Rabu.

Baca Juga: Gerebek Kampung Narkoba di Banjarmasin, Polisi Temukan Puluhan Gram Sabu

Kedua tersangka, bersama dengan MT (60), memang target polisi dalam kasus peredaran narkoba. Dari ketiga tersangka polisi menyita 341 gram narkoba jenis sabu-sabu.

“Sabu berasal dari Tawau, dibawa menyeberang ke Nunukan. Kemudian lewat jalur darat sampai ke Berau hingga ke Samarinda,” kata Kombes Shaury.

Tawau adalah kota di bagian tenggara negara bagian Sabah, Malaysia. Kota itu berseberangan dengan kota Nunukan di Pulau Nunukan, Kalimantan Utara, Indonesia. Jarak kedua kota hanya 45 menit dengan speedboat.

Kombes Shaury menuturkan, para tersangka ini mengaku baru pertama kali ini menjadi kurir. Pengakuan ini bertentangan dengan data kepolisian, yang menyebutkan sudah lama mengintai gerak-gerik ketiganya.

”Sudah lama mereka ini kami sudah target,” kata Kombes Shaury. Kesuksesan penangkapan ini pun bak hadiah kecil hari jadi Kepolisian RI yang dirayakan 10 Juli 2019 ini.

Upah menjadi kurir itu adalah Rp5-7 juta sekali pengiriman. “Janji mau dibayar Rp5 juta tapi belum dikasih,” kata Jamaluddin.

Oleh polisi ketiga pelaku dikenakan ancaman hukuman UU Psikotropika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

Pada kesempatan yang sama Ditresnarkoba bersama Kejaksaan Negeri Balikpapan juga melakukan pemusnahan barang bukti sabu seberat 3,042 kg dan 1.493 butir ekstasi yang kasusnya sudah berkekuatan hukum tetap.

Sabu dan pil ekstasi yang dimusnahkan merupakan hasil tangkapan Ditresnarkoba pada 16 Mei 2019 lalu di Berau dengan tersangka tiga orang, yakni Zul, MA, dan Mak. Sabu dan pil ekstasi yang dimusnahkan juga berasal dari Tawau, Malaysia.

Baca Juga: Pengedar Kelas Teri Ini Buang Kotak Rokok Berisi Sabu

Pemusnahan dilakukan dengan melarutkan barang-barang haram itu ke dalam air di dalam ember yang kemudian dibuang. Pemusnahan dipimpin langsung Direktur Resnarkoba Polda Kaltim Kombes Pol Akhmad Shaury.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

47 Tersangka Narkoba Ditembak Mati Sepanjang 2018
apahabar.com

Hukum

Gelapkan Uang, Wanita Muda Kasir Armani Club Diamankan Polisi
apahabar.com

Hukum

Nekat, Pemuda Banjarmasin Hendak Seludupkan Puluhan Kg Sabu via Kereta Api!
apahabar.com

Hukum

Polres Nunukan Musnahkan 11,5 Kg Sabu

Hukum

VIDEO: Perampokan Alfamart Teluk Tiram, Polisi Dalami Kemungkinan Adanya Tersangka Lain
apahabar.com

Hukum

Dua Budak Sabu Kembali Diringkus Polsek LAS, Dua Lainnya Kabur
apahabar.com

Hukum

Kedok Buruh Serabutan di Martapura Timur Terbongkar
apahabar.com

Hukum

Hoaks Guru Danau Meninggal, Polisi Tunggu Aduan Warga
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com