Kronologi Lengkap Petaka Lubang Maut di Tapin yang Tewaskan Pemuda HST Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Korban Jiwa, Warga HST Tewas Cara Nonton Live Streaming Liga Champions Chelsea vs Sevilla di SCTV & Vidio.com Malam Ini 7 Pemuda Diamankan Saat Demo di Banjarmasin, Polisi: Mereka Mabuk Gaduk Sudah Minta Maaf, Sekda Tala Tetap Dipolisikan

DPRD Palangkaraya Minta Pemkot Batasi Jumlah Minimarket

- Apahabar.com Senin, 15 Juli 2019 - 07:00 WIB

DPRD Palangkaraya Minta Pemkot Batasi Jumlah Minimarket

Ilustrasi minimarket. Foto - radiobintangtenggara.com

apahabar.com, PALANGKARAYA – Ketua DPRD Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Sigit K Yunianto meminta pemerintah setempat membatasi jumlah minimarket.

“Pemerintah agar mengevaluasi keberadaan minimarket. Jumlah toko retail modern harus dikendalikan dan saya rasa untuk saat ini jangan ada penambahan lagi,” kata Sigit di Palangkaraya, seperti dilansir Antara, Minggu (14/7/2019).

Baca Juga: Kalapas Palangkaraya: Kami Siap Bantu BNNP Bongkar Jaringan Narkoba di Dalam Lapas

Menurut dia, jika izin pembangunan toko retail modern terus bertambah, maka akan mengancam keberadaan pedagang tradisional dengan modal terbatas.

“Ancaman itu akan sangat terasa bagi pedagang tradisional di sekitar toko retail modern. Bahkan, beberapa waktu lalu di salah satu kawasan perumahan, sejumlah warga membentangkan spanduk yang menolak keberadaan minimarket di lingkungannya,” katanya.

Politisi PDIP itu menambahkan, pembatasan jumlah toko retail modern bukan berarti pihaknya menolak investor melainkan menyeimbangkan antara investasi dan perlindungan terhadap ekonomi warga setempat.

Baca Juga: Palangkaraya Jajaki Kerjasama dengan Swedia di Berbagai Bidang

Sigit pun meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Palangkaraya meningkatkan perlindungan dan pembinaan pengusaha kecil agar tidak kalah bersaing dengan keberadaan minimarket.

Meski demikian, dia tidak menepis bahwa suasana toko retail modern jauh lebih nyaman dibanding toko tradisional.

Hal itu menurut dia dipengaruhi dari tata letak produk, dekorasi ruangan, strategi pencahayaan hingga kepastian harga produk yang dijajakan.

Baca Juga: Pemilihan Ketua DPD PDIP Kalteng Ditunda

“Saya juga meminta pelaku usaha warung atau toko tradisional mulai mengubah strategi pemasaran maupun tampilan produk agar mampu bersaing dengan minimarket,” katanya.

Di sisi lain, Sigit juga meminta Pemerintah Ibu Kota Provinsi Kalteng itu mengevaluasi izin minimarket untuk memastikan produk yang dijual sesuai dan tidak menjual produk impor ilegal.

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Minta Lurah Dikembalikan, Forum Ketua RT Selat Hilir Datangi DPRD Kapuas
apahabar.com

Kalteng

Dampak Kabut Asap, 427 Warga Barito Utara Terserang ISPA
apahabar.com

Kalteng

Selama Operasi Patuh Telabang 2019, Polres Barut Jaring 229 Pelanggar 
Zona Merah di Kalteng Bertambah, 1 Warga Bartim Positif Covid-19

Kalteng

Zona Merah di Kalteng Bertambah, 1 Warga Bartim Positif Covid-19  
apahabar.com

Kalteng

Golkar Kalteng Usung Kader Maju Pilkada 2020
apahabar.com

Kalteng

Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19, Wagub Kalteng Lelang Rumah Pribadi
apahabar.com

Kalteng

Kasus Positif Covid-19 di Kapuas Kembali Bertambah
Positif Corona di Kalteng Bertambah Jadi Tiga

Kalteng

Positif Corona di Kalteng Bertambah Jadi Tiga
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com