Sempat Padam, Sistem Kelistrikan Kalselteng Kembali Pulih Tampil Perdana, Munthe FC Kotabaru Puas Jadi Runner-Up Belum Sejam, Polres HSS Ciduk 3 Terduga Pengedar Sabu Sebagian Kalsel Alami Pemadaman Aliran Listrik, Ternyata Ini Penyebabnya Tak Hadir Rapat, Pansus DPRD Kapuas Nilai Eksekutif Tak Kooperatif!

DPRD Prihatin Sabu 1 Kg dalam Kemasan Teh Masuk Kalsel

- Apahabar.com     Kamis, 25 Juli 2019 - 17:33 WITA

DPRD Prihatin Sabu 1 Kg dalam Kemasan Teh Masuk Kalsel

Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel AKBP Eko Wahyuniawan memberikan keterangan kepada wartawan, dalam jumpa pers pengungkapan sabu yang diduga asal Malayasia di Mapolda Kalsel, Kamis. apahabar.com/Eddy Andriyanto

apahabar.com, BANJARMASIN – Lagi-lagi dua kurir sabu yang membawa 1 kilogram lebih sabu diamankan Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalsel.

Dua dari tiga pelaku utamanya adalah warga Banjarmasin. Yakni, M Fahrul Raji alias Asep (30), warga Jalan P Hidayatullah, Kelurahan Benua Anyar, serta Syifa Kamali alias Palui (27) warga Jalan Benua Anyar, Kelurahan Benua Anyar.

Sementara seorang lagi yang diduga kuat sebagai pemilik barang haram tersebut merupakan warga Banjar. Saat ini statusnya masih buron.

Mendengar kabar itu, Wakil Ketua DPRD Kalsel Suripno Sumas merasa prihatin sabu asal Malaysia lagi-lagi masuk ke Kalsel.

Dia juga mencurigai, barang haram yang dikemas apik tersebut juga beredar di daerah lain selain Kalsel.

“Karena kalau sudah dikemas dalam bentuk teh bermerek bunga matahari, berarti ini tidak hanya di Kalsel, tapi di provinsi-provinsi lain pun tersebar barang haram itu,” tudingnya, Kamis siang.

Suripno berterima kasih pada jajaran Polda Kalsel telah berhasil menyelamatkan puluhan ribu jiwa dari ancaman kristal mematikan tersebut.

Sebelumnya, Ditresnarkoba Polda Kalsel kembali memutus mata rantai jaringan peredaran sabu asal Malaysia.

Oleh dua pelaku tadi, sabu coba disembunyikan dalam plastik kemasan teh China Xiangri.

Tim yang dipimpin Kasubdit 2 AKBP Andi A sempat kesulitan mencari barang bukti serbuk haram itu.

Namun berkat kejelian petugas, kristal mematikan milik Fahrul akhirnya ditemukan di kolong bengkel RG DECO, Jalan Pangeran Hidayatullah, RT 05, Kelurahan Benua Anyar, Banjarmasin Timur.

“Dengan menggunakan plastik teh China sabu dimasukkan ke dalam karung bekas beras Bulog diikat dengan menggunakan tali karet ban,” ujar Kabag Bin Opsnal Ditresnarkoba AKBP Sigit Kumoro kepada apahabar.com di ruang kerjanya.

Baca Juga: Tips Jitu Sekretariat DPRD Kalsel Tingkatkan Kinerja

Baca Juga: Penetapan Kursi DPRD Banjarmasin, KPU Tunggu Putusan MK

Baca Juga: Kunker DPRD Kalsel ke Luar Negeri Ditangguhkan

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

DPRD Kalsel

Optimalisasi Pengelolaan Alur Sungai Barito, Komisi III Kalsel ke Pelindo
Legislator Kalsel

DPRD Kalsel

Legislator Kalsel Salurkan Vaksin untuk Warga Pesisir Kotabaru

DPRD Kalsel

HET Gas Melon Ingin Dinaikkan, Sekretaris Komisi II DPRD Kalsel Meradang
reses

DPRD Kalsel

Reses di Bulan Ramadan, Paman Yani Sapa Masyarakat Segumba Tanbu
apahabar.com

DPRD Kalsel

55 Anggota DPRD Kalsel Resmi Dilantik, Simak Pesan Supian HK
apahabar.com

DPRD Kalsel

Tak Lama Lagi DPRD Kalsel Rampungkan Raperda Pemberdayaan Desa Wisata
Sahrujani

DPRD Kalsel

Sahrujani Ajak Pemuda Taat Aturan

DPRD Kalsel

PAW Anggota Fraksi Gerindra Lengkapi 55 Wakil Rakyat di DPRD Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com