Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta Waspada, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam 3 Kabupaten Kalsel Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan

Erick Thoir: Pertemuan Jokowi-Prabowo Runtuhkan Sekat Perbedaan

- Apahabar.com     Sabtu, 13 Juli 2019 - 15:19 WITA

Erick Thoir: Pertemuan Jokowi-Prabowo Runtuhkan Sekat Perbedaan

Presiden Joko Widodo (kiri) berjabat tangan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) saat melakukan pertemuan di FX Senayan, Jakarta, Sabtu (13/7/2019). Kedua kontestan Pilpres 2019 itu sepakat untuk menjaga kesatuan dan persatuan di Indonesia. Foto – Antara/Akbar Nugroho Gumay

apahabar.com, JAKARTA – Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Erick Thohir mengapresiasi pertemuan Joko Widodo dengan Prabowo Subianto di jaringan Moda Raya Terpadu (MRT), Sabtu (13/7/2019) pagi.

Menurutnya, pertemuan para pemimpin bangsa ini diharapkan meruntuhkan sekat perbedaan politik yang selama periode kampanye hingga pelaksanaan gugatan MK, telah membelenggu sendi-sendi bangsa.

Baca Juga: Naik MRT Bareng, Jokowi dan Prabowo Pamer Kemesraan

“Pertemuan ini menjadi langkah maju kedewasaan politik rakyat Indonesia. Para pemimpin yang kita hormati, Pak Jokowi dan Pak Prabowo telah melihatkan jiwa kesatria untuk merangkul kembali seluruh elemen bangsa demi terciptanya Indonesia yang maju,” kata Erick Thohir, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, seperti dilansir Antara, Sabtu (13/7).

Erick Thohir menyatakan, program pembangunan yang ditawarkan Jokowi maupun Prabowo mempunyai satu landasan yang sama, yakni membangun manusia Indonesia yang andal, sejahtera, berdaulat dan mandiri.

Tanpa sekat, roda kehidupan bernegara dan berbangsa dapat kembali bergulir kencang mengejar ketertinggalan, sekaligus meningkatkan derajat rakyat di segala bidang.

Berbagai program pembangunan untuk mencapai cita-cita luhur para pendiri bangsa mustahil tercapai, tanpa adanya rekonsiliasi dan kolaborasi di antara para pemimpin bangsa.

“Tidak ada lagi cebong, tidak ada lagi kampret. Tidak ada lagi 01 atau 02. Saya kira pesan inilah yang ingin disampaikan para pemimpin kita. Tidak ada lagi perbedaan karena kita satu bangsa dan tanah air Indonesia,” ujar Erick.

Ke depan, Erick mengimbau seluruh elemen bangsa bisa mengikuti langkah Jokowi-Prabowo untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan, baik sebagai bagian dari pemerintahan maupun oposisi.

“Untuk menciptakan iklim pembangunan yang sehat, kita butuh kerja sama dan di sisi lain juga perlu fungsi ‘check and balance’. Peran inilah yang kita butuhkan dari Pak Prabowo,” jelas Erick.

Baca Juga: Hancurnya Benteng Terakhir Garis Pantai Cilegon akan Diseminarkan

Seperti diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan pasangan Jokowi-Ma’ruf sebagai pemenang Pemilu Presiden 2019, usai Mahkamah Konstitusi menolak gugatan yang diajukan pasangan Prabowo-Sandi. Jokowi-Ma’ruf akan dilantik pada Oktober 2019 di Gedung MPR RI.

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Gempa Guguran

Nasional

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Gempa Guguran dan Erupsi Masih Mendominasi
UMP 2022

Nasional

Belum Tetapkan UMP 2022, Gubernur Terancam Sanksi
apahabar.com

Nasional

Alasan Kaltim Jadi Calon Kuat Ibu Kota versi Pemprov
Vaksin Pfizer

Nasional

800 Ribu Dosis Vaksin Pfizer dari AS Tiba di Tanah Air
PPKM Level IV

Nasional

Sah, PPKM Level IV Jawa-Bali Diperpanjang
apahabar.com

Nasional

Gunung Merapi 2 Kali Keluarkan Lava Pijar
apahabar.com

Nasional

Diduga Miliki Alat Kelamin Terlalu Besar, Mertua Laporkan Menantu ke Polisi
apahabar.com

Nasional

Lanjutkan Olah TKP Kebakaran Gedung Kejagung, Polisi Periksa 19 Saksi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com