Mahasiswanya Positif Covid-19, Kampus FISIP ULM Banjarmasin Lockdown Selama Sepekan Larang Anggota Fraksi ke Luar Daerah, Golkar Targetkan Kemenangan BirinMu 70 Persen Sembuh dari Covid-19, Sugianto Hadir di Kampanye Penutup Jelang Pencoblosan, Ratusan Anggota Fraksi Golkar Se-Kalsel Siap Awasi Money Politics Aduuuuuuuuuh ai, Viral Bocah di Tapin Ngamuk-Buang Motor Saat Ditilang Polisi

Gubernur Kalsel Hadiri Halalbihalal Pakuwojo Banjarmasin

- Apahabar.com Minggu, 14 Juli 2019 - 16:21 WIB

Gubernur Kalsel Hadiri Halalbihalal Pakuwojo Banjarmasin

Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor menghadiri Halal Bihalal Pakuwojo Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARMASIN – Mempererat tali silaturhami dapat diwujudkan melalui berbagai cara, salah satunya halal bihalal yang dilakukan oleh warga Jawa yang tinggal di Kalimantan Selatan.

Lewat Halalbihalal Pakuwojo Banjarmasin bersama Paman Birin, acara ini digelar di Gedung Mahligai Pancasila, Minggu (14/7) Pagi. Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor yang hadir di tengah acara langsung menyampaikan sambutan terima kasihnya dihadapan puluhan tamu undangan.

“Kerukunan ini bagus untuk selalu dibina sebagai tempat bersilaturahmi, bertukar pikiran dan meningkatkan kesejahteraan hidup,” ucap Paman Birin saat diwawancarai awak media.

Sebuah paguyuban menurut Paman adalah kekayaan, dimana masyarakat terdiri dari berbagai macam suku yang membawahi setiap anggotanya masing-masing. Hal itu memerlukan penguatan untuk menjadi suku yang membawa hal-hal positif.

“Kerjasama dengan berbagai macam suku yang ada di Kalsel sangat baik dan terus dipertahankan. Semoga bisa menjadi teladan dan contoh bagi yang lain,” katanya.

Momen halal bihalal menurut ketua panita pelaksana, Mujiat, dapat merealisasikan bentuk kerinduan sesama warga Jawa di Kalimantan. Terlebih ini menjadi spesial karena orang nomor satu di Kalimantan Selatan juga hadir di tengah-tengah acara tersebut.

“Secara substansi kan rakyat bertemu pemimpin. Karena rakyat kangen, sehingga pemimpin memberikan ruang untuk bersama-sama bersilaturahim dengan tema halal bihalal,” ujarnya.

Menurut Mujiat dihitung dari jumlah keseluruhan, ia memperkirakan setengah masyarakat yang tinggal di Kalimantan adalah orang Jawa. Namun apabila dilihat dari organisasi, ia menyebut mencapai ribuan jumlahnya.

“Karena kan terpecah di berbagai wilayah. Kalau acara ini tidak begitu mendesak, mungkin yang jauh seperti Tanjung juga datang ke sini,” katanya.

Sebagai warga pendatang, ia memastikan untuk tetap menjaga stabilitas dan keamanan bersama.

“Jadi atas binaan para ketua, tetap membangun sebuah komponen untuk menjaga tetap kondusif. Agar kita warga Jawa yang datang ke Kalimantan Selatan memberikan rasa kedamaian. Tidak boleh membuat sesuatu yang memancing, apalagi ke arah sara,” tutupnya.

Baca Juga: Kisah Jembatan Ringkap dan Tarif Tol di Sungai Martapura Banjarmasin

Baca Juga: Antisipasi Kemarau, Tiga Armada Tangki Siaga di Balangan

Baca Juga: Suasana Kawasan Kuin Kecil Kini Terasa Lebih Hidup

Baca Juga: Satgas TMMD Bagikan Sembako ke Warga Pinggiran Sungai

Reporter: Musnita Sari
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Cerita Korban Kebakaran Hebat di Kelayan Luar, Tercengang Lihat Api
apahabar.com

Kalsel

Pakai Scan QR, Histori Tanaman Pulau Curiak Teridentifikasi

Kalsel

Belum Teken NPHD, KPU Kalsel Soroti Kabupaten Banjar
apahabar.com

Kalsel

Kasus Pencabulan di Limpasu, Santriwati Pinta Hukuman Seberat-beratnya
apahabar.com

Kalsel

Bangun Siring Muara Kelayan, Pedagang Beras Akhirnya Bersedia Lepas Lahan
apahabar.com

Kalsel

Digarap TMMD Kodim 1005, Akses Desa Sungai Telan Besar Lancar
apahabar.com

Kalsel

Satgas TMMD Bagikan Sembako ke Warga Pinggiran Sungai
apahabar.com

Kalsel

Jembatan Gantung di Pengaron Runtuh Karena Lapuk
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com