VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang

Hari Ini Jokowi Dipastikan Teken Keppres Baiq Nuril

- Apahabar.com Senin, 29 Juli 2019 - 11:58 WIB

Hari Ini Jokowi Dipastikan Teken Keppres Baiq Nuril

Baiq Nuril Maknun dan keluarga. Foto – Antara/Puspa Perwitasari

apahabar.com, JAKARTA – Hari ini, Senin (29/7/2019) Presiden Joko Widodo (Jokowi) dipastikan akan menandatangani keputusan presiden tentang pemberian amnesti kepada Baiq Nuril Maknun, hal itu dinyatakan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

Dilansir CNN Indonesia, Terkait hal tersebut Pratikno mengaku sudah menyerahkan draft keppres itu kepada Jokowi.

“Pokoknya hari ini kami ajukan kepada Pak Presiden, hari ini pula Insyallah ditandatangani beliau,” kata Pratikno di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Senin (29/7).

Pratikno menyatakan setelah mengajukan draft keppres tersebut, Jokowi pasti akan langsung menandatanganinya. Namun, ia belum mengetahui apakah Jokowi bakal memberikan keterangan usai meneken keppres amnesti untuk Baiq Nuril.

“Belum tentu (memberikan keterangan). Pokoknya Insyaallah hari ini ditandatangani. Tapi gimana presiden nanti belum ya,” ujarnya.

Pratikno juga belum bisa memastikan soal rencana mengundang Baiq Nuril, terpidana kasus pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), ke Istana Negara.

“Belum ada rencana. Jadwal beliau juga padat,” tuturnya.

Jokowi, sebelumnya berjanji bakal menandatangani keppres tentang pemberian amnesti kepada Baiq Nuril pada pekan ini. Ia mengaku sudah menerima surat pertimbangan dari DPR soal pemberian amnesti kepada Baiq Nuril yang dihukum 6 bulan penjara itu.

DPR telah menyetujui pemberian amnesti untuk Baiq Nuril dan memberi pertimbangan kepada Presiden Jokowi. Persetujuan tersebut diambil dalam sidang paripurna ke-23 masa sidang V Tahun 2018/2019 yang dipimpin Wakil Ketua DPR Utut Adianto.

Seperti diketahui, perkara bermula ketika Baiq Nuril dituding menyebarkan rekaman percakapan telepon dengan atasannya, Muslim, yang dianggap melecehkan. Merasa dipermalukan, Muslim lantas melaporkan perkara itu ke polisi.

Baiq Nuril dinyatakan tidak memenuhi pidana pelanggaran UU ITE pada putusan pengadilan tingkat pertama. Namun putusan kasasi MA pada 26 September 2018 menjatuhkan vonis kepada Baiq Nuril selama enam bulan penjara dan denda Rp500 juta subsider tiga bulan kurungan.

Baca Juga: Harimau Bonita dan Antan Bintang Segera Dilepasliarkan di Riau

Baca Juga: NU Siap Isi Posisi Menteri Strategis Kabinet

Sumber: CNN Indonesia
Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Tragedi Speedboat Paspampres, Ratu Belanda Belum Tentu Datang
apahabar.com

Nasional

Usulkan Garam Masuk Kebutuhan Pokok
apahabar.com

Nasional

Jumlah Penumpang Pesawat Melalui Adi Soemarno Turun
apahabar.com

Nasional

Pemerintah Pusat Pastikan Tak Turunkan Passing Grade Tes CPNS
apahabar.com

Nasional

Pembakaran Kantor PWI Aceh, Kapolri Didesak Turun Tangan
apahabar.com

Nasional

Wakil Ketua KEIN: Pembangunan di Papua Harus Secara Keseluruhan
Update Covid-19 di Indonesia: 5.136 Positif, 446 Sembuh

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: 5.136 Positif, 446 Sembuh
apahabar.com

Nasional

1.620 Relawan Tuntas Dapat Suntikan Pertama Uji Klinis Vaksin Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com