Video Detik-detik Buaya Raksasa Diangkat dari Sungai Kayubesi Babel, Diyakini Warga Sebagai ‘Siluman’ Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Inkrah, Jaksa Eksekusi Terpidana ke Martapura Muatan Politis dalam Pencopotan Sekda Tanah Bumbu Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D

Indonesia Kecam Israel yang Hancurkan Perumahan Palestina di Sur Bahir

- Apahabar.com Kamis, 25 Juli 2019 - 06:30 WIB

Indonesia Kecam Israel yang Hancurkan Perumahan Palestina di Sur Bahir

Bangunan milik warga Palestina dibom oleh pasukan Israel di desa Sur Baher yang berada di antara Yerusalem Timur dan Tepi Barat, Palestina, Senin (22/7/2019) waktu setempat. Militer Israel sering mengubah jalan dan lahan yang disitanya di wilayah pendudukan Palestina dengan dalih untuk digunakan buat tujuan militer dan pemukim Yahudi. Foto–REUTERS

apahabar.com, JAKARTA – Indonesia mengecam keras Israel atas tindakan penghancuran perumahan warga Palestina di Sur Bahir, Jerusalem Timur.

Dalam keterangan pers yang dirilis Kementerian Luar Negeri RI melalui situs resminya, seperti dilansir Antara, Rabu (24/7/2019), Indonesia mendesak agar tindakan penghancuran dapat segera dihentikan.

“Tindakan tersebut bertentangan dengan hukum internasional dan berbagai resolusi DK PBB,” kata Kemlu RI dalam pernyataannya tersebut.

Indonesia juga menyebut bahwa pembangunan permukiman ilegal oleh Israel dan pembangunan terowongan menuju Al-Haram al-Sharif sebagai aneksasi de facto yang membahayakan proses perdamaian.

Permukiman warga Palestina di Sur Bahir mulai dihancurkan Israel sejak Senin lalu.

Sebanyak 16 bangunan dilaporkan menjadi target penghancuran tersebut, dan akibatnya sejumlah warga Palestina harus dievakuasi secara paksa.

Presiden Mahmoud Abbas pada Selasa (23/7/2019) menyerukan penyelenggaraan pertemuan mendesak pemimpin Palestina untuk mengakhiri penghancuran permukiman tersebut.

“Mengingat tantangan besar yang berlanjut pada semua tingkat oleh pihak Israel, baik yang berkaitan dengan penahanan dana Palestina, maupun berlanjutnya kegiatan pemukiman yang ditolak dan merusak. Pertemuan juga ditujukan untuk mengakhiri pembongkaran puluhan rumah –yang paling akhir di Wadi Al-Hummus di Sur Bahir, sebelah tenggara Jerusalem, Yang Mulia telah menyerukan penyelenggaraan pertemuan darurat pada Kamis malam untuk memutuskan reaksi bagi semua pelanggaran dan tantangan ini,” kata Juru Bicara Presiden Palestina, Nabil Abu Rudeineh, seperti dikutip dari Kantor Berita WAFA.

Ia mengatakan pertemuan itu “akan berada di persimpangan semua tingkat, berkaitan dengan serangkaian tindakan penolakan Israel dan diakhirinya tantangan Amerika serta upayanya untuk mendukung provokasi Israel dan menciptakan fakta yang tidak berkaitan dengan hak hukum dan asasi Palestina”.

Baca Juga: Dijamu di Meja Bundar, Megawati Siapkan Bakwan Khusus untuk Prabowo

Baca Juga: Jokowi Tak Ikut Pertemuan Megawati-Prabowo Bertemu Siang Ini

Baca Juga: Maju Independen, Zulfikar Siregar Siap Lakukan Terobosan Bagi Kota Medan

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Doa untuk HPN 2020 di Kalsel, PWI Gelar Salat Hajat
apahabar.com

Nasional

Bawa Ganja Cair, Warga Negara AS Diamankan di Kalbar
apahabar.com

Nasional

PGRI Pastikan Tak Bergabung dengan POP Garapan Kemendikbud
apahabar.com

Nasional

Soal Salam Lintas Agama, Ini Kata Menag
apahabar.com

Nasional

Bahlil Pastikan Kepatuhan TKD Proyek Kilang Balikpapan
apahabar.com

Nasional

KTT ASEAN Sepakati 7 Hal Penanganan Covid-19
apahabar.com

Nasional

KPK Akan Surati Presiden Jokowi Soal Adanya Usulan Revisi UU
apahabar.com

Nasional

Tidak Ada Degradasi, Ini Fakta Pencapaian Positif KPK Satu Semester
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com