Jadwal Penumpang Banjarmasin Tujuan Bali Transit di Surabaya Berubah, Begini Respons Lion Air Mulai Berlaku, Syarat Wajib PCR Bikin Warga Kalsel Terbang ke Bali Berpikir Dua Kali Pembacok Jurkani di Tanbu Juga Rampas Barang Pribadi, Pelaku Disebut Berhalusinasi Jasad Wanita Muda Banjarmasin dengan Luka Tusuk di Dada Itu Ternyata… Sosok Pembacok Advokat Jurkani di Tanah Bumbu, dan Detik-Detik Penganiayaan

Ini Alasan Warga Menutup Dengan Portal Jalan Simpang Adhyaksa

- Apahabar.com     Rabu, 17 Juli 2019 - 19:04 WITA

Ini Alasan Warga Menutup Dengan Portal Jalan Simpang Adhyaksa

Portal Jalan Simpang Adhyaksa, Kelurahan Sungai Miai yang ditutup belakangan waktu ini. Gambar diambil pada Rabu 10 Juli. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Polemik penutupan Jalan Simpang Adhyaksa RT 06, RW 03 coba disikapi warga setempat. Mereka selama ini terus menerus merasa dipojokkan oleh pemberitaan dan intimidasi dari masyarakat luar atas penutupan akses jalan tersebut.

Warga beranggapan penutupan portal itu bukan tanpa sebab sehingga warga melalui ketua RT menutup akses jalan yang menghubungkan Jalan Cemara Ujung.

“Sebenarnya kami tidak mempermasalahkan jalan itu menjadi akses alternatif karena dampak pembangunan jembatan Alalak I. Kami hanya menyayangkan sikap pengendara yang masuk di jalan ini tanpa ada rasa sopan santun ke warga setempat,” ujar HJ warga setempat kepada apahabar.com, Rabu (17/7).

Dia mengungkap, selama ini warga setempat banyak mendapatkan masalah dengan pengendara yang masuk melalui jalan itu, masalah yang dimaksudnya seperti adanya pengendara yang ngebut sehingga menabrak anak warga kemudian kabur begitu saja. Lalu, ada lagi pengendara yang melintas melihat warga di situ melawan arah karena hendak menuju depan jalan justru dipelototi pengendara itu dengan emosi dan menghardik warga di sini.

“Ada warga yang diteriaki bungul (bodoh) tidak tahu jalan cuma satu arah. Padahal itu warga di sini yang hendak ke depan jalan. Banyak kejadian terjadi seperti adanya tabrakan pengendara dan warga di sini, tapi tidak ada penyelesaian karena pengendara yang melintas kabur. Selama ini kami cuma bisa diam karena kami tidak bisa berbuat apa-apa,” tuturnya.

HJ mengatakan, akibat dijadikan akses alternatif jalan di situ menjadi macet dan menghalangi aktifitas warga. Padahal Jalan Simpang Adhyaksa sudah sejak lama jadi jalan tembus ke Jalan Cemara Ujung tepatnya sejak tahun 1995.

“Selama ini tidak ada masalah yang timbul, tetapi baru sekarang ini pengendara yang melintas seakan mengabaikan kami sebagai warga. Kadang di saat macet, warga di sini yang juga hendak beraktifitas dengan mengeluarkan mobil jadi kesulitan kalau mengeluarkan mobil, terkadang warga diteriak-teriaki diomeli seolah tidak tahu kalau sedang macet, padahal warga juga perlu keluar untuk beraktifitas,” sebut HJ.

Dia pun menyesalkan banyaknya hinaan dan cacian masyarakat ke warga Jalan Simpang Adhyaksa tanpa tahu apa yang sebenarnya terjadi.

“Baru sekarang kami dibilang engken (pelit –red), malah dihujat macam-macam di media sosial, yang terakhir ada kejadian itu ibu RT hendak ditabrak pengendara, bukannya minta maaf malah menghardik dan kabur tanpa minta maaf, malah warga juga menasehati agar jangan mendoakan seperti itu. Kami terima saja dibilang mati kubur sendiri, sampai-sampai ada yang mendoakan kalau kebakaran biarkan saja,” ungkap HJ.

“Rata-rata warga di sini punya mobil,  kadang kesulitan keluar karena dianggap pengendara justru menambah macet jalan. Ini sudah untuk kesekian kalinya kami mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari pengendara yang melintas jalan sini. Ya, akhirnya kami tutup jalan itu sebagai ekspresi mengungkapkan kekesalan warga setempat atas sikap pengendara yang kami rasa kurang sopan tidak bisa bekerja sama terhadap warga di sini,” pungkasnya.

Baca Juga: Lepas 28 Personil Calon Jemaah Haji, Ini Pesan Kapolda Kalsel

Baca Juga: Pemuda hingga Penjual Miras Tradisional Terjaring Operasi Pekat di Banjarmasin

Reporter: Ahya Firmansyah
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

DAK Pemko Banjarmasin Tak Maksimal, Herman Sebut Batola dan Tanbu Lebih Baik
SD di Banjarmasin

Kalsel

SD di Banjarmasin Segera Belajar Tatap Muka, Berikut Jadwal dan Ketentuannya
Kotabaru

Kalsel

KMP JM II Nyaris Tenggelam, Tim SAR Gabungan Kotabaru Bersiap Evakuasi
apahabar.com

Kalsel

Tengahi Sengketa PT. BIB dan LMMD, Pemkab Tanbu Bentuk Tim Terpadu
Puting Beliung

Banjarbaru

Puting Beliung Hantam Liang Anggang; 9 Bangunan Ambruk, 3 Orang Luka-luka
apahabar.com

Kalsel

Kabut Asap Mulai Muncul, Kapolda Kalsel Atensi Ancaman Karhutla
apahabar.com

Kalsel

Dimulai dari Organisasi Wanita, Tala Siap Kurangi Sampah Plastik
apahabar.com

Kalsel

Berwisata Sungai di HSS Kalsel, Waspada Air Pasang Saat Hujan!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com