Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

Jadi Provider BPJS Kesehatan, Omset Optik Surya Baru Meningkat

- Apahabar.com Selasa, 2 Juli 2019 - 09:38 WIB

Jadi Provider BPJS Kesehatan, Omset Optik Surya Baru Meningkat

Owner Optik Surya Baru, M Rifani berfoto bersama dengan karyawan. Foto-apahabar.com/Ahc 11

apahabar.com, BARABAI – Menyukseskan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) diperlukan dukungan dari semua pihak, baik dari operator, regulator maupun mitra ataupun provider.

Salah satu provider BPJS Kesehatan yang berada di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Optik Surya Baru telah bekerjasama semenjak era PT. Askes Persero pada Tahun 2008.

M. Rifani (28) sang owner berkisah, awal mula bekerjasama dengan maksud untuk menekan biaya promosi. Kerjasama tersebut secara tidak langsung dapat meningkatkan omset pendapatannya.

Seiring berjalannya waktu, PT. Askes Persero kini telah bertransformasi menjadi BPJS Kesehatan. Pesertanya pun jauh lebih banyak, tidak hanya terbatas pada segmen tertentu saja.

“Perubahan itu membuat pelanggan optik kami makin ke sini alhamdulillah makin banyak juga,” katanya.

Pemilik optik yang beralamat di Jl. Aluh Idut Kandangan tersebut mengungkapkan rata-rata penerimaan resep kacamata dari Peserta JKN-KIS perbulannya sekitar 30 resep.

Selain itu, Rifani juga merasakan tata cara penagihan klaim kacamata ke BPJS Kesehatan pun tidaklah sulit. Termasuk dalam penggunaan aplikasinya.

“Semuanya mudah, baik dari tata cara maupun penggunaan aplikasinya, karena kami diajari terlebih dahulu sebelum pemakaiannya,” tutur Rifani.

Rifani juga mengapresiasi BPJS Kesehatan dalam hal pemenuhan kewajibannya dalam pembayaran klaim. Pada akhir tahun 2018 lalu, sempat ada keterlambatan dalam hal pembayaran.

Namun dalam hal ini BPJS Kesehatan tetap patuh akan pembayaran klaim dan juga dendanya.

“Kalaupun ada keterlambatan pembayaran, komitmen sesuai perjanjian pun mereka patuhi,” jelasnya.

Selain mendapatkan keuntungan dari segi income, pihaknya juga merasakan kerjasama tersebut guna mendukung program nasional.

“Banyak yang bilang ke kami pakai BPJS Kesehatan meringankan beban mereka untuk punya kacamata,” ucap Rifani.

Pihaknya juga selalu mengingatkan kepada Peserta JKN-KIS yang berkunjung untuk melakukan klaim agar membayar iuran secara rutin.

Terlebih per tahun ini, Kabupaten Hulu Sungai Selatan telah menyandang predikat Universal Health Coverage. Dengan adanya Program JKN-KIS, manfaatnya telah banyak dirasakan oleh masyarakat.

“Selain sangat bermanfaat bagi masyarakat, kami pun memperoleh dampak positifnya baik secara pendapatan dan komitmen mendukung program pemerintah,” tutup Rifani.

Baca Juga: Konsultasi ke Kementerian, Kopi dan Coklat Belum Jadi Prioritas

Baca Juga: Jemaah Haji Indonesia Akan Nikmati Layanan Fast Track

Reporter: Ahc 11
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Titik Hotspot Menurun, BMKG Prediksi Musim Hujan di Akhir Oktober
apahabar.com

Kalsel

Kapolsek Kelumpang Hilir Sampaikan Instruksi Kapolri di Rakor Pencegahan Karhutla
apahabar.com

Kalsel

IPAB Jejangkit Timur: Sempat Diremehkan, Sekarang Menjadi Pilihan
apahabar.com

Kalsel

Masuk Daerah Rawan, Polsek Berangas Tambah Intensitas Patroli
apahabar.com

Kalsel

Pertama, Kalsel Uji Terapi Pengobatan Pasien Covid-19 Pengganti Vaksin
apahabar.com

Kalsel

Geger Kebakaran Dini Hari, Rumah Polisi Ikut Terpapar  
apahabar.com

Kalsel

Dewan Kota Tantang Pemkot Banjarmasin Razia Hotel Berbintang
apahabar.com

Kalsel

Nahas, Lelaki Paruh Baya asal Pelambuan Diduga Tenggelam di Sungai Barito
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com