Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Januari-Juli 2019 Seluas 156,58 Hektar Lahan di Kalteng Terbakar

- Apahabar.com Kamis, 11 Juli 2019 - 06:00 WIB

Januari-Juli 2019 Seluas 156,58 Hektar Lahan di Kalteng Terbakar

Petugas Satgas Karhutla Provinsi Kalteng berusaha memadamkan api yang membakar lahan di Palangkaraya, Kalteng. Foto - iNews/Ade Sata

apahabar.com, PALANGKARAYA – Pelaksana Tugas (Plt) Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPB dan Damkar) Kalimantan Tengah (Kalteng), Mofit Saptono Subagio menjelaskan, sejak Januari hingga pertengahan Juli 2019 ada sebanyak 156,58 hektar lahan terbakar dan sudah bisa ditanggulangi.

“Luas lahan itu merupakan total keseluruhan dari 99 kejadian pada sejumlah daerah dan semuanya dapat dipadamkan oleh petugas di lapangan,” katanya di Palangkaraya, seperti dilansir Antara, Rabu (10/7/2019).

Mofit menuturkan, total 156,58 hektar luas lahan yang terbakar itu, ada dugaan dibakar dengan cara disengaja dan ada juga yang tidak. Terkait penegakan hukumnya ada pada pihak kepolisian.

Sedangkan pihaknya hanya berwenang dalam penanggulangan dan penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hal itu sesuai dengan tugas dan fungsi (tupoksi) yang dimiliki, bersama dengan perangkat yang sudah ada pada setiap daerahnya masing-masing.

“Tupoksi kami dalam hal ini, utamanya untuk mencegah maupun menanggulangi karhutla sementara penegakan hukumnya ada pada instansi lain,” jelasnya.

Lebih lanjut ia memaparkan, berdasarkan informasi terbaru yang pihaknya miliki, pada 9 Juli 2019 ada sebanyak 14 titik panas yang terdeteksi, terdiri dari 12 titik panas di Kabupaten Kotawaringin Timur dan dua sisanya di Seruyan.

Sedangkan untuk titik panas jika dihitung sejak 1-9 Juli 2019 ada sebanyak 61 titik dan apabila dihitung dari Januari hingga pertengahan Juli berjumlah 280 titik. Kemudian kejadian kebakaran pada bulan itu ada sebanyak 38 kali, meliputi 24 kali di wilayah Kota Palangkaraya dan sisanya di daerah lain.

Pihaknya pun tak henti-hentinya mengimbau kepada semua pihak terkait, baik masyarakat maupun perusahaan yang ada di wilayah Kalteng, agar bersama-sama peduli terhadap lingkungan sekitarnya dan bersedia terlibat dalam upaya pencegahan maupun penanggulangan karhutla.

Baca Juga: Gubernur Optimistis Kalteng Dipilih Lokasi Ibu Kota Pemerintahan

Baca Juga: Berkolaborasi Berantas Kekerdilan

Sumber: Antara

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Barito Utara Kembali Jadi Penyumbang Terbanyak Covid-19 di Kalteng
apahabar.com

Kalteng

Update Covid-19 Kapuas: 1 Orang Meninggal Dunia, 1 Pasien Sembuh
Gubernur Kalteng Perpanjang Tanggap Darurat Covid-19

Kalteng

Gubernur Kalteng Perpanjang Tanggap Darurat Covid-19
apahabar.com

Kalteng

DPRD Palangkaraya Minta Pemkot Batasi Jumlah Minimarket
apahabar.com

Kalteng

‘Ngamuk’ Dievakuasi, Buaya Raksasa Libas Dua Petugas WRU BKSD Hingga Terpental
apahabar.com

Kalteng

Penanganan Covid-19 di Kalteng Makin Terkendali
apahabar.com

Kalteng

Iseng Unggah Video Judi, Penyanyi Cantik di Palangka Raya Dipanggil Polisi

Kalteng

Kalimantan Tengah Terima Penghargaan Proklim dari Kementerian KLHK
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com