Ditetapkan KPK Tersangka, Gebernur Sulsel Nurdin Abdullah Bantah Terlibat Suap Kebakaran Pelambuan, Puluhan Rumah Dekat Gudang Karet Ludes Pelambuan Membara, Belasan Rumah Terbakar Dini Hari Terciduk Warga, Begal Sapi Tanah Bumbu Lari Tunggang-langgang di Kotabaru Transkrip Rekaman Sengketa Pilgub Kalsel Beredar, Petinggi KPU Akui PPK Terima Duit

Jelang Idul Adha, Pemkot Banjarmasin Awasi Kesehatan Hewan Kurban

- Apahabar.com Rabu, 31 Juli 2019 - 12:34 WIB

Jelang Idul Adha, Pemkot Banjarmasin Awasi Kesehatan Hewan Kurban

ilustrasi, Sapi Kurban. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Mendekati pelaksanaan Idul Adha 1440 Hijriyah, Pemerintah Kota Banjarmasin telah menyiapkan sekitar 2000 ekor hewan kurban. Kualitas daging hewan kurban yang terdiri dari sapi dan kambing tersebut dijamin tidak menderita penyakit menular.

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, Peternakan dan Perikanan melakukan pengawasan terhadap persediaan dan kesehatan hewan kurban sampai H+3 Idul Adha.

“Hingga sekarang, kami sudah bergerak, kemudian pada hari pertama pemotongan 11 Agustus hingga hari ketiga kita masih melakukan pengawasan di tempat pemotongan,” katanya

Diterangkan Anwar, dalam pengawasannya dibagi menjadi tim di 5 wilayah, pada 5 kecamatan yang akan diakomodir dan diisi 5 hingga 10 orang per kelompok.

“Setiap kecamatan ada satu tim yang turun. Mungkin yang paling banyak di Banjarmasin Tengah,” terangnya.

Di kawasan itu terdapat banyak tempat ibadah yang cukup besar menampung hewan kurban. Seperti Mesjid Sabilal Muhtadin, Al Jihad dan lainnya.

Anwar menambahkan, stok sapi saat ini sudah terhimpun 300 ekor. Sisanya akan menyusul dan dikoordinasikan ke daerah untuk memasok sapi kurban ke Banjarmasin. Demikian jika dianggap persediaan sapi masih kurang.

“Akan didatangkan lagi stok tambahan sebanyak 300 ekor, sehingga terkumpul 600 ekor sapi layak kurban,” ujarnya.

Ideal, lanjutnya untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban, terutama sapi harus tersedia sekitar 2.000 ekor di Banjarmasin.

Menurut dia, mendekati Hari Raya Idul Adha, fenomena naiknya harga sapi dan hewan kurban sering terjadi.

“Kenaikan harga ini juga terjadi karena di tempatnya juga mengalami hal serupa. Sebab, kebutuhan hewan kurban akan semakin meningkat. Terutama, sapi sehat yang layak kurban,” kata Anwar Ziady.

Baca Juga: Kabar Gembira! Honorer Biasa Diangkat di Batola

Baca Juga: Tragedi Ponpes Limpasu HST, Belum Semua Korban Dapat Pendampingan!

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

HKN 2019 di HST, 6 Puskesmas Terima Sertifikat Akreditasi6
Banjarmasin

Kalsel

Esok, Banjarmasin Terapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Selama 2 Pekan
apahabar.com

Kalsel

2 Hari, Polisi Gulung 3 Pengedar Sabu di Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Dari Negara Serikat ke Negara Kesatuan: Memori Lahirnya Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 1950
apahabar.com

Kalsel

Pemakaman PDP di Kapuas Timur Ditolak, Kadinkes Kalteng: Jangan Takut, Penanganan Sesuai Standar
apahabar.com

Kalsel

PSBB Banjarmasin ‘Amburadul’, Wakil Ketua DPRD Kalsel: Pemda Harus Bertanggung Jawab
apahabar.com

Kalsel

Seorang Pesepeda Ditemukan Tewas di Jalan Trans Kalimantan Batola
apahabar.com

Kalsel

Lubang Eks Tambangnya Makan Korban, PD Baramarta: Ini Musibah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com