apahabar.com
Sutradara Joko Anwar dan para pemain film Gundala antara lain Abimana Aryasatya, Rio Dewanto, Tara Basro, Marisa Anita, Cecep Arif dan Indra Brasco dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (20/7/2019). Foto – Antara/Lia Wanadriani Santosa

apahabar.com, JAKARTA – Sutradara Joko Anwar mengaku menetapkan pantangan kepada para pemain Gundala untuk menonton film lain sebagai referensi saat produksi berlangsung.

“Saya ingin film diciptakan barengan sama kru, pemain. (Film) dibentuk dari pemikiran kita, bukan referensi,” ujar Joko dalam konferensi pers di Jakarta, seperti dilansir Antara, Sabtu (20/7/2019).

Baca Juga: Fakta Menarik di Balik ‘Koboy Kampus’, Gandeng Musisi Beken sebagai Aktor

Pria asal Medan itu juga meminta Abimana Aryasatya, Tara Basro, Ario Bayu, Rio Dewanto, maupun Cecep Arif untuk tidak melihat film-film lain ketika proses syuting Gundala.

Joko mengaku hanya berpegang pada komik dan catatan Harya Suraminata atau akrab disapa Hasmi, sebagai pencipta karakter Gundala pada 1969 dalam komik edisi pertama “Gundala Putera Petir”.

“Referensi dari komik dan catatan Pak Hasmi, salah satunya (menjadi) background Sancaka,” katanya.

Gundala berkisah tentang Sancaka yang telah hidup di jalanan sejak orang tuanya meninggalkannya. Dia menjalani kehidupan yang berat dan tetap bertahan dengan memikirkan keselamatannya.

Ketika keadaan kota semakin buruk dan ketidakadilan berkecamuk di seluruh negara, Sancaka harus memutuskan apakah terus hidup menjaga dirinya sendiri atau bangkit menjadi pahlawan untuk mereka yang tertindas.

Baca Juga: Lebih Dekat dengan Sosok Putri Kasela, Pemeran Tiara dalam ‘Koboy Kampus’

Film Gundala dijadwalkan tayang di bioskop-bioskop Tanah Air pada 29 Agustus 2019.

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor