MUSDA Kian Sengit, Rikval Fachruri Bidik Posisi Ketum HIPMI Kalsel Tersetrum, Petugas PLN di Kandangan Nyangkut di Tiang Listrik Angin Puting Beliung Ngamuk, Puluhan Rumah di Banjar Poran Poranda Pak Jokowi, Kawasan Industri Jorong Tanah Laut Butuh Investor Baru! Dinkes Banjarmasin Langgar Prokes, Pejabat Pemkot Melempem

Kemarau, Warga Banjarmasin Diminta Waspada Kebakaran

- Apahabar.com Sabtu, 13 Juli 2019 - 10:30 WIB

Kemarau, Warga Banjarmasin Diminta Waspada Kebakaran

Banjarmasin menjadi wilayah rentan terjadinya kebakaran di musim kemarau.  Foto- Dok apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Memasuki musim kemarau, warga kota Banjarmasin diminta lebih waspada terhadap musibah yang akan muncul disebabkan cuaca panas di sepanjang rentan waktu beberapa bulan ke depan.

Musibah kebakaran menjadi faktor utama yang harus diperhatikan oleh warga,  sebab Banjarmasin sangat rentan akan musibah kebakaran.

Dikemukakan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Satuan Damkar Kota Banjarmasin, Hermansyah, ia mengatakan Banjarmasin menjadi kota yang rentan akan kebakaran.

“Di Banjarmasin ini begitu sering kebakaran, listrik menjadi salah satu masalah penyebab kebakaran. Instalasi listrik, baik itu kabel sering diabaikan oleh pemilik rumah, apalagi instalasi kabel listrik kita itu sudah berumur kurang lebih 20 tahun, jadi warga mesti berhati-hati dan tetap waspada,” tuturnya kepada apahabar.com.

Baca Juga: Urgent!! Kota Banjarmasin Butuh Hydrant

Hermansyah menyebut, pihaknya dalam menghadapi musim kemarau atau tidak pada musim kemarau tetap melakukan cek ke hydrant untuk memastikan kesiagaan.

“Ada tim khusus mencek hydrant, itu ada kita anggarkan, mereka mencek hydrant yang ada se kota Banjarmasin. Ada kurang lebih sebanyak 50 hydrant di Banjarmasin, yang jadi masalah itu aliran air PDAM yang menjadi satu dengan hydrant, sehingga air itu keluarnya serat atau tidak lancar. Itu kami dapati di Banjarmasin Selatan dan Banjarmasin Utara,” ungkapnya.

Ia mengungkap, air hydrant yang serat apalagi waktu diawal pemasangan sama dengan aliran umum menjadi satu penyebab air hydrant kurang optimal.

“Dari 50 hydrant yang ada, 20 yang tidak berfungsi, namun sudah diperbaiki, tinggal airnya saja lagi keluarnya tidak deras. Di musim kemarau ini kita semua harus lebih hati-hati,” tutupnya.

Baca Juga: Pemkot Kepayahan Audit Ratusan Gedung di Banjarmasin

Reporter: Ahya Firmansyah
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Kalsel: Tambah 32 Orang Positif, Banjarbaru Mendominasi
apahabar.com

Kalsel

YLKI Kritik Pengelolaan Sampah Plastik di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Rentan Terpapar Covid-19, 94 Anggota Satpol PP Tapin Jalani Rapid Test
apahabar.com

Kalsel

Demi Suksesnya Festival Kuliner Banjar, Panitia Siapkan Dana Rp100 Juta
apahabar.com

Kalsel

Gugah Kesadaran Warga Jaga Lingkungan, Hawang Dipilih Menjadi Kampung Bebas Karhutla
apahabar.com

Kalsel

Inilah Calon Haji Tertua Asal Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Covid-19 di Tanbu: 18 Sembuh, 7 Positif
apahabar.com

Kalsel

Mayoritas APK di Pilwali Banjarmasin Ilegal, Simak Penjelasaan DPMPTSP
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com