Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan Respons Pemprov, Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Kalsel

Kisah Penghulu Rasyid, Pejuang yang Makamnya Menjadi Destinasi Wisata

- Apahabar.com Minggu, 7 Juli 2019 - 08:38 WIB

Kisah Penghulu Rasyid, Pejuang yang Makamnya Menjadi Destinasi Wisata

Makam Penghulu Rasyid di Desa Banua Lawas, Kabupaten Tabalong. Foto-apahabar.com/Agus Suhadi

apahabar.com, TANJUNG – Penghulu Rasyid dikenal sebagai pejuang di masa penjajahan Belanda. Makamnya yang berada tidak jauh dari Masjid Pusaka, Kabupaten Tabalong, menjadi tujuan banyak warga setelah masjid bersejarah tersebut.

Baca Juga: Kisah Singkat Datu Dulung; Ketika ‘Si Macan Terbang’ Melawan Belanda

Menurut Pengelola Makam Penghulu Rasyid, Misran mengungkapkan penghulu Rasyid adalah seorang yang memiliki ilmu agama mumpuni. Hal tersebut dibuktikan dengan gelar “penghulu” yang berada di depan namanya.

apahabar.com

Foto-apahabar.com/Agus Suhadi

“Penghulu Rasyid lahir di Desa Telaga Itar tahun 1815 dan meninggal di Desa Banua Lawas, 15 Desember 1861 pada umur 46 tahun,” ujar Misran.

Selain sebagai ulama, Penghulu Rasyid juga dikenal sebagai pejuang. Keterlibatannya dalam membela tanah air diperkirakan terjadi di masa penjajahan Belanda.

“(Beliau) Berjuang mengangkat senjata melawan penjajah Belanda dalam Perang Banjar,” kata Misran.

Misran melanjutkan, ayah dari Penghulu Rasyid bernama Ma’ali beliau adalah penduduk Desa Telaga Itar. Konon sejak kecil, beliau sudah mempunyai ciri-ciri akan menjadi pemimpin. Hal itu kemudian terbukti dengan dijadikannya beliau sebagai penghulu pada masa itu.

“Kebiasaan beliau saat ingin berperang bersama masyarakat dengan melakukan musyawarah bersama masyarakat dan melakukan kegiatan amaliah keagamaan di masjid,” jelas Misran

“Saat ini, makam beliau  sering dikunjungi dari berbagi daerah, untuk berziarah ke makam beliau, ada yang membaca Surah Yasin ada juga dengan membaca doa-doa, dan ada juga yang hanya berkunjung saja,” terang Misran.

Baca Juga: Habib Luar Batang, Sosoknya Masyhur Seantero Nusantara

Makam Penghulu Rasyid ini terletak di samping Masjid Pusaka di Desa Banua Lawas, Kecamatan Banua Lawas, Kabupaten  Tabalong. Makam beliau berada di tengah-tengah area pemakaman muslimin, dengan sebuah bangunan tanpa dinding dan beratap sirap (atap dari kayu ulin).

Reporter: Agus Suhadi
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Religi

Karomah Syekh Ali Berau Nampak Saat Gantikan Syekh Jamaluddin Jadi Mufti Banjar
apahabar.com

Religi

Mahalnya Mahar Rasulullah SAW untuk Para Istri Beliau
apahabar.com

Religi

Ethiopia, Saksi Perjuangan Sahabat Rasulullah SAW
apahabar.com

Sirah

Tiang Datu Ujung yang Dikeramatkan Ternyata Ada Dua
Awal Munculnya Istilah Tarawih

Sirah

Awal Munculnya Istilah Tarawih
apahabar.com

Religi

Ketika Angin Dingin Menumbangkan Kaum Ad yang Congkak
apahabar.com

Sirah

Tuan Guru Husin Ali dan Kebiasaannya Membasuh Uang
apahabar.com

Sirah

Suatu Ketika, Imam Hambali Pernah Tersesat Jalan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com