Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan 13 Menit di SDL, Jokowi Disambut Meriah Ribuan Pengungsi Banjir Kalsel Titah Jokowi di Mataraman Kalsel: Segera Perbaiki Jembatan BREAKING! Jokowi Tiba di Kalsel, Langsung Blusukan Bagi Sembako Hujan Deras, Ribuan Korban Banjir Nantikan Kedatangan Jokowi di SDL

Langgar Undang-Undang, Dishub Ancam Bongkar Paksa Portal Jalan Simpang Adhyaksa

- Apahabar.com Kamis, 11 Juli 2019 - 10:00 WIB

Langgar Undang-Undang, Dishub Ancam Bongkar Paksa Portal Jalan Simpang Adhyaksa

Jalan Adhyaksa yang ditutup warga. Foto-istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin dibuat kesal atas tingkah laku warga Jalan Simpang Adhyaksa, RT 06, RW 03, Kelurahan Sungai Miai. Mereka dengan seenaknya memasang portal besi dan larangan melintas di jalan alternatif dari rekayasa lalu lintas, karena pengerjaan Jembatan Alalak I, Jalan Brigjen Hasan Basri.

“Kita sudah surati warganya kemarin, dan jika Sabtu tidak melepas portal itu maka Dishub sendiri yang akan bertindak membongkarnya,” terang Kepala Dishub Banjarmasin, Ichwan Noor Chalik kepada¬†apahabar.com, Kamis (11/7/2019).

Dia menegaskan, perbuatan warga dengan membuat portal Jalan Simpang Adhyaksa adalah salah besar. Sebab menurutnya, salah satu jalan alternatif itu merupakan wewenang Pemerintah Kota Banjarmasin dalam mengelola perbaikan dan menutupnya.

Sehingga dampak dari penutupan warga, masyarakat tidak bisa menggunakan jalan tersebut.

“Dari hasil monitoring Dishub, itu warga yang memasang portalnya. Jadi, atas perhatiannya mereka bekerja sama sebelum kami melepasnya,” ucapnya.

Tak begitu saja, lanjut Ichwan bahwa warga yang bermukim di Jalan Simpang Adhyaksa itu telah melanggar aturan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2019 pasal 28 ayat 1.

Dalam payung hukum itu diterangkan, setiap orang dilarang melakukan perbuatan yang mengakibatkan kerusakan dan gangguan fungsi jalan.

Sedangkan di pasal 1 disampaikan, jalan adalah seluruh bagian jalan, termasuk bangunan pelengkap dan perlengkapannya yang diperuntukkan bagi lalu lintas umum, yang berada dipermukaan tanah, di bawah permukaan tanah atau air, kecuali jalan rel dan jalan kabel.

Baca Juga: Apa Kabar Pembangunan Jembatan Alalak?

Baca Juga: Jembatan Alalak Didesain Melengkung, Ini Pertama di Indonesia

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Polres HST Ungkap Beragam Kasus Curanmor, 7 Tersangka Diamankan
apahabar.com

Kalsel

Ini Harapan Komisi III DPRD Kalsel untuk Perusahaan Tambang
apahabar.com

Kalsel

Ada yang Tak Dapat Kertas Suara DPD di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Banjarmasin Butuh 1.879 Pengawas TPS
apahabar.com

Kalsel

RTH Nol Kilometer Siap Digunakan Untuk HUT Kalsel ke-69
apahabar.com

Kalsel

Sukseskan World Cleanup Day Tabalong, 15 Desa di Kecamatan Banua Lawas Serentak Bersih-Bersih Lingkungan
apahabar.com

Kalsel

Jadi Provider BPJS Kesehatan, Omset Optik Surya Baru Meningkat
apahabar.com

Kalsel

Berhasil Emban Tugas, 3 Petugas Rutan Pelaihari Naik Pangkat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com