UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan Duuh, 8 Kecamatan di Tanah Laut Hilang Disapu Banjir Dear Korban Banjir Kalsel, Telkomsel Bebaskan Telepon-SMS Demi Aliran Sungai, Pos Polisi di Jalan Veteran Banjarmasin Dibongkar

Mahasiswa ULM Demo Tuntut Penurunan Uang Kuliah

- Apahabar.com Kamis, 11 Juli 2019 - 19:10 WIB

Mahasiswa ULM Demo Tuntut Penurunan Uang Kuliah

Aksi unjuk rasa mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, Kamis (11/7/2019) berakhir damai. Foto – apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARMASIN – Aksi unjuk rasa mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, Kamis (11/7/2019) berakhir damai.

Sebelumnya pukul 10 pagi, puluhan mahasiswa yang mewakili masing-masing fakultas mendatangi gedung rektorat ULM, suasana sempat memanas ketika permintaan mereka untuk bertemu langsung dengan Rektor ULM tidak terpenuhi. Setelah melalui kesepakatan, pertemuan diadakan di Aula Rektorat ULM pada pukul 13.00 siang.

Tuntutan mahasiswa kepada Rektor ULM dalam aksi ini dipicu dari keluarnya Surat Keputusan (SK) 571 yang menjelaskan tentang penurunan uang kuliah tunggal (UKT).  Ini sebagai pengganti SK sebelumnya yaitu SK 261 tentang pemberian keringanan UKT.

“Ini dirasa tidak berpihak kepada mahasiswa. Kenapa? Karena memberatkan kalau dibandingkan dengan SK sebelumnya SK 261, dimana beberapa poin dalam SK tersebut dicabut yang kemudian melahirkan SK 571,” ucap Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ULM, Ahmad Jamaluddin.

Sebelumnya melalui Wakil Rektor III, audiensi telah dilaksanakan pada 26 Juni dengan perjanjian akan ada audiensi akbar yang melibatkan mahasiswa. Nyatanya, dua hari kemudian telah terbit SK 571.

“Artinya janji sebelumnya tidak ditepati dan juga saran kami yang akan dipertimbangkan tidak diterima karena SK 571 sudah resmi keluar,” ujarnya.

Memenuhi janji pada aksi ini, Rektor ULM, Sutarto Hadi dihadapan mahasiswa menyampaikan akan merevisi kembali SK 571 dengan catatan tidak melanggar aturan yang telah ditetapkan Pemerintah Pusat.

“Kami akan membuat SK yang baru nanti agar tidak melanggar, sedang kami formulasikan dalam 10 hari ini. Karena tanggal 22 juli nanti, sudah mulai pembayaran UKT lagi,” tuturnya.

Secara pribadi, ia menilai wajar bagi mahasiswa untuk diberi keringanan biaya khususnya mahasiswa di atas semester 8.

“Kita satu visi dan pandangan dengan mahasiswa. Bahwa mahasiswa yang semester 8 ke atas, walaupun tidak ada perkuliahan tapi ada penelitian yang juga memerlukan biaya besar,” tandasnya.

Sementara, melalui audiensi hari ini, mewakili mahasiswa lainnya Jamal berharap akan ada solusi terbaik untuk pemberian keringanan biaya UKT.

“Harapannya dalam waktu dekat ada pemberitahuan dari beliau. Kami mengusulkan poin-poin yang memang berpihak bagi mahasiswa,” tutup Jamal.

Baca Juga: Cek Lokasi TMMD, Hermansyah Ajak Wartawan dan Rombongan Menikmati Kelapa

Baca Juga: Masuki Akhir Periode, Dewan Optimis Selesaikan PR

Reporter: Musnita Sari
Editor: Aprianoor

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kedapatan ‘Setrum Ikan’, Warga Kandangan Ini Langsung Ditangkap
apahabar.com

Kalsel

Polisi Belum Ungkap Sosok Misterius Saat MAN 1 HST Nyaris Terbakar
apahabar.com

Kalsel

Soal PJU-TS di Tanah Bumbu, Pengamat: SHM Berperan Besar!
apahabar.com

Kalsel

Gunung Sialing, Dataran Tinggi di Tabalong Menyimpan Potensi Bajakah
Nasdem

Kalsel

Ketua Nasdem Tanah Laut Buron, DPW Turun Tangan
apahabar.com

Kalsel

Proyek Jembatan Bromo Diduga Tak Kantongi IMB, Anggota Dewan Angkat Bicara!
apahabar.com

Kalsel

Rawan, Warga Takisung Dijajal Wawasan Tanggap Bencana

Kalsel

Disuguhi Eksekutif Laporan Copy Paste, DPRD Tala Meradang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com