ga('send', 'pageview');
Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI Isu Save Meratus Mencuat, Konsesi PT MCM Masih Ada di HST Nih, Hasil Swab Wali Kota Banjarmasin Usai Bertemu Nadjmi Adhani




Home Habar

Sabtu, 13 Juli 2019 - 06:00 WIB

Matahari Tepat di Atas Kakbah, Cek Arah Kiblat di Tanggal Ini

Redaksi - apahabar.com

Ilustrasi, matahari berada tepat di atas kakbah pada 15-16 Juli 2019. Foto-Net

Ilustrasi, matahari berada tepat di atas kakbah pada 15-16 Juli 2019. Foto-Net

apahabar.com, BANJARMASIN – Posisi matahari diprakirakan akan tepat berada di atas Kakbah pada pekan depan, yakni 15 dan 16 Juli 2019. Momen tersebut adalah waktu yang tepat untuk mengecek kembali arah kiblat.

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Agus Salim mengatakan, peristiwa matahari tepat melintas tepat di atas Kakbah akan terjadi pada pukul 16.27 WIB atau 17.27 Wita.

Baca Juga: Bantu Hangatkan Panitia Haji Bertugas, BSM Berikan Rompi ke Kemenag

“Saat itu, bayang-bayang benda yang berdiri tegak lurus, di mana saja, akan mengarah lurus ke Kakbah,” kata Agus Salim seperti dilansir dream.co.id, Jakarta Jumat (12/7/2019).

Baca juga :  Kalsel Kembali Berduka, Ulama Sepuh Ini Tutup Usia

Agus mengatakan, peristiwa semacam ini dikenal juga dengan nama Istiwa A’dham atau Rashdul Qiblah. Yaitu, waktu matahari di atas Kakbah, di mana bayangan benda yang terkena sinar matahari menunjuk arah kiblat.

Momentum ini, kata Agus, dapat digunakan bagi umat Islam untuk memverifikasi kembali arah kiblatnya.

Agus mengatakan, cara memverifikasi arah kiblat yaitu dengan menyesuaikan arah kiblat dengan arah bayang-bayang benda pada saat Rashdul Qiblah.

Baca juga :  Kalsel Kembali Berduka, Ulama Sepuh Ini Tutup Usia

Baca Juga: Jemaah Haji Meninggal di Tanah Suci, MUI Kalsel: Pahala Haji Dihitung!

Agus menyebut, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam proses verifikasi arah kiblat, yaitu;

  1. Pastikan benda yang menjadi patokan harus benar-benar berdiri tegak lurus atau pergunakan Lot/Bandul.
  2. Permukaan dasar harus betul-betul datar dan rata.
  3. Jam pengukuran harus disesuaikan dengan BMKG, RRI atau telkom.

Editor: Muhammad Bulkini

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Pengelola Masjid Al Jihad Banjarmasin Batasi Jumlah Sapi Kurban
apahabar.com

Habar

Haul Abah Guru Sekumpul ke-14 Akan Digelar di Yaman

Habar

Lepas CJH Kloter 5, Guru Khalil: Semoga Mabrur
apahabar.com

Habar

Tablig Akbar Dan Maulid Nabi Muhammad di RTH Ratu Zalecha Dihadiri Ratusan Umat
apahabar.com

Habar

Di Tengah Pandemi, Haul Habib Mancung ke-52 di Pacakan Kusan Hulu Digelar Terbatas
apahabar.com

Habar

Kemenkes Tambah Tenaga Kesehatan untuk Jemaah Haji
apahabar.com

Habar

Di Jakarta, Mau Nikah Harus Cek Kesehatan
apahabar.com

Habar

Mesjid Kanas Alalak (1), Dibangun oleh Buyut Datuk Kelampayan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com