Ibadah Ramadan di Banjarbaru Diperbolehkan dengan Prokes, Petasan Jangan! Bawaslu Kalsel Tanggapi Santai Aduan Denny Indrayana ke Pusat Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Tak Utuh di Gang Jemaah II Banjarmasin Mudik Dilarang, Terminal Pal 6 Banjarmasin Tutup Rute Antarkabupaten-kota Mudik Ramadan Dilarang, Pertamina Kalimantan Tambah 3 Persen Pasokan Gas

Memajukan Wisata di Batola, Masyarakat Juga Berperan

- Apahabar.com Rabu, 31 Juli 2019 - 17:34 WIB

Memajukan Wisata di Batola, Masyarakat Juga Berperan

Berfoto di bawah Jembatan Rumpiang menjadi salah satu tujuan Wisatawan Nusantara (Wisnus) ke Marabahan. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Sadar bahwa kemajuan pariwisata membutuhkan bantuan masyarakat, Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporbudpar) Barito Kuala langsung membidik titik sentral.

Upaya tersebut dilakukan melalui Bimbingan Teknis (Bintek) Tata Kelola Destinasi Pariwisata di Hotel Prima Batola. Berlangsung dua hari dan berakhir, Rabu (31/07/2019).

Baca Juga: Kalsel Tuan Rumah PKN Gerakan Nasional Revolusi Mental 2019

“Dalam tata kelola destinasi pariwisata, masyarakat memegang peranan yang cukup penting,” papar Beben Eko Prabowo, pembicara dari Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan.

Salah satu peran yang dimiliki masyarakat adalah kesadaran dengan potensi wisata daerah setempat, serta menjaga dan merawat setiap tempat wisata.

“Kemajuan destinasi wisata juga ditentukan keramahan dan komunikatif masyarakat setempat terhadap pengunjung, sekaligus memahami kebutuhan wisatawan,” jelas Beben.

“Masyarakat sekitar juga disyaratkan terbuka menerima wisatawan, menjaga keamanan dan kenyamanan, serta merawat kebudayaan asli daerah,” imbuhnya.

Batola sendiri dituntut ikut membantu pencapaian target pariwisata Kalsel 2020 yang berusaha mendatangkan 1 juta Wisatawan Nusantara (Wisnus) dan 100 ribu Wisatawan Mancanegara (Wisman).

“Oleh karena itu, kami berusaha menguatkan sumber daya manusia untuk mengelola, memberdayakan dan mengoptimalkan potensi wisata yang tersedia melalui pelatihan ini,” sahut Gusti Ruspandi, Kepala Disporbudpar Batola.

Pelatihan diikuti sekitar 40 peserta yang terdiri dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Duta Wisata, penggiat wisata dan masyarakat di sekitar beberapa tempat tujuan wisata di Batola.

Selain Beben Eko Prabowo, pembicara lain adalah Amalia Rezeki dari Sahabat Bekantan Indonesia (SBI), Drs Mukhlis Maman dari Taman Budaya Kalsel, Drs Kasmudin MPd dan Helda.

Pelatihan ditutup dengan orientasi lapangan berupa wisata susur sungai ke Kampung Pelangi di Kelurahan Ulu Benteng, sentra pembuatan kerupuk di Desa Lepasan dan Jembatan Rumpiang.

Baca Juga: Silpa Banjarmasin Meningkat Ratusan Miliar, Dewan Pertanyaan Kinerja SKPD

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Jejak Pejuang Banjar Ratu Zaleha Melawan Belanda, Sempat Terasing di Bogor
apahabar.com

Kalsel

Setelah Pensiun, Suciati Kembali Menjabat Direktur RSUD Ulin Banjarmasin
Covid-19

Kalsel

Satu Pasien Covid-19 Tanbu Tutup Usia, Total Keseluruhan 33 Orang
apahabar.com

Kalsel

Kisah WNI di Tengah Wabah Corona, Husniaty: Warga di Australia Taat Peraturan
apahabar.com

Kalsel

Pengguna BPJS Mandiri Kabupaten Banjar Hanya 54,4 Persen

Kalsel

Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh
apahabar.com

Kalsel

Sebelum Jatuh Korban, Sukarelawan Batola Tambal Lubang Jembatan Simpang Lima
apahabar.com

Kalsel

Ramai-Ramai Kawal Putusan MA: Meratus Harus Bebas dari Tambang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com