Cuaca Kalsel Hari Ini: Tak Ada Peringatan Dini, Semua Wilayah Cerah! Cari Keadilan untuk Rekannya, Ratusan Mahasiswa Geruduk Kejati Kalsel Akhirnya, Pelaku Pembunuhan Guru di RM Wong Solo Tanbu Tertangkap Ketum HIPMI Pusat Bakal Jadi Pembicara di HUT JMSI ke-2 di Sulteng Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta

Nah, Cara Aman Cegah Demam Berdarah

- Apahabar.com     Rabu, 24 Juli 2019 - 07:30 WITA

Nah, Cara Aman Cegah Demam Berdarah

Ilustrasi nyamuk nyamuk aedes aegypti penyebab demam berdarah. Foto-net

apahabar.com, MALANG – Demam berdarah masih jadi penyakit yang kerap menghantui masyarakat. Namun tahukah Anda, jika ada cara aman mencegah penyakit ini?

Berawal dari tingginya angka penderita demam berdarah di Desa Jambersari, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, mendorong sekelompok mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menciptakan penangkal gigitan nyamuk.

Tidak seperti produk dipasaran cenderung mempunyai dampak, namun mereka yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) 10 ini, membuat spray antinyamuk alami.

Spray antinyamuk ini dari bahan-bahan alami dan ramah lingkungan. “Ide ini untuk mencari solusi sehingga masyarakat tidak selalu bergantung pada lotion dan spray pembasmi nyamuk pabrikan, yang notabene banyak mengandung bahan-bahan dan zat kimia, cukup berbahaya bagi kesehatan,” kata anggota Divisi Kesehatan KKN 10 UMM, Dinda Muni Nurhandini dikutip dari Antara, Selasa (23/07/2019).

Biasanya, bahan-bahan spray pembasmi nyamuk pabrikan, di antaranya beresiko menyebabkan gangguan pernafasan.

Nah, spray ini sebagai solusi bagi masyarakat yang alergi dan sensitif terhadap lotion antinyamuk. Spray ini terbilang alami, karena memanfaatkan potensi pembudidayaan buah jeruk di Desa Jambesari belum mampu termanfaatkan dengan baik.

“Fogging dan program 3M plus juga belum cukup efektif untuk mengurangi penyebaran penyakit mematikan ini,” ucap Dinda Muni selaku pencetus ide.

Ia menerangkan, bahan-bahan untuk membuat spray tersebut, di antaranya serai, kulit jeruk dan cengkeh.

Sereh terbukti dapat mengusir nyamuk. Sementara aroma kulit jeruk tidak disukai oleh nyamuk karena terdapat senyawa limonene di dalamnya. Dan bunga cengkeh, terbukti mempunyai senyawa bioaktif terhadap adanya serangga.

“Semua bahan mudah didapatkan dan harganya terjangkau,” ucap Refa Maulana selaku koordinator Divisi Kesehatan dan Lingkungan.

Pembuatan spray antinyamuk ini merupakan salah satu program kerja dari divisi kesehatan dan lingkungan kelompok KKN 10 UMM.

Atik selaku kepala Posyandu Desa Jambesari mengapresiasi langkah inovatif kelompok mahasiswa KKN UMM ini.

Menurutnya, produk ini berpotensi menjadi produk unggulan desanya. “Kami berterima kasih atas temuan berharga mahasiswa UMM di desa kami dan kami akan kembangkan agar desa ini bisa bebas dari DB,” kata Atik.

Baca Juga: HAN 2019, Perundungan Anak di Medsos dan Sekolah Jadi PR

Baca Juga: Jokowi Bagi Tips Menjaga Tubuh Tetap Bugar

Baca Juga: ACT Berikan Penghargaan kepada “The Excocet”, Ellyas Pical

Sumber: Antara
Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

6 Fakta Mengejutkan Seret Gisel Jadi Tersangka Video Syur
apahabar.com

Nasional

TNI Temukan Mayat dan Rampas 5 Senjata Milik KKSB
apahabar.com

Nasional

Jaksa OTT Oknum BKD Kalteng: Terkait Suap Kenaikan Pangkat ASN
apahabar.com

Nasional

Persoalan Lingkungan Hidup di Balik Rencana Pemindahan Ibu Kota ke Kaltim
apahabar.com

Nasional

Kedelai Mahal, Harga Tahu Tempe Bakal Naik Mulai Senin
apahabar.com

Nasional

Resmi, Warga Kabupaten Termuda di Kaltim Mulai Nikmati BBM Satu Harga
Pemerkosaan

Nasional

Suami Perkosa Istri Bisa Dipenjara 12 Tahun, Simak RUU KUHP
PTM

Nasional

Pemerintah Izinkan PTM Terbatas, Cek Aturan Terbarunya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com