Curi Susu Demi Keponakan, Perkara Remaja Banjarmasin Dihentikan Lewat Restorasi Justice Fakta Baru Pembacokan di SPBU Banjar, Tak Ada Duit yang Hilang Dear KPK! Jangan Sia-siakan Pengorbanan Kades Aisyah Kotabaru Anies Baswedan untuk Presiden 2024 Mulai Bergaung di Kalsel Diterjang Banjir Rob, Pemukiman Warga Pesisir Pantai Tala Porak Poranda

Nekat Melawan Arus, 50 Pengendara Terjaring Razia

apahabar.com, BANJARMASIN – Sekitar 5 bulan berlalu, setelah Pemerintah Kota Banjarmasin memberlakukan jalur satu arah di
- Apahabar.com     Selasa, 2 Juli 2019 - 14:39 WITA

Nekat Melawan Arus, 50 Pengendara Terjaring Razia

Seorang pengendara terjaring razia ketika nekat memacu motor melawan arus di Jl Sudirman, Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Sekitar 5 bulan berlalu, setelah Pemerintah Kota Banjarmasin memberlakukan jalur satu arah di Jalan Jenderal Sudirman atau tepatnya di eks Kantor Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Februari, 2019. Kenyataannya, masih ditemukan pengendara yang masih melanggar aturan.

Hal ini terungkap, usai Satlantas Polresta Banjarmasin dan Dishub menggelar penindakan terhadap pengendara yang melintas melawan jalur.

Hasilnya, ditemukan hampir 50 pelanggar.

Kepala Urusan Pembinaan Operasi Satlantas Polresta Banjarmasin, Ipda Sunaryanto menyatakan penertiban satu arah ini dicanangkan dengan harapan masyarakat tertib dan terhindar dari perpadatan ataupun kemacetan.

“Memang kesannya agak berputar, tetapi untuk mencapai suatu ketertiban perlu adanya pengorbanan dari pengguna jalan,” ucapnya.

Tentunya, lanjut Sunaryanto, jika ada temuan pelanggaran, pengendara otomatis mendapat penindakan secara manual dengan lembaran tilang. Untuk selanjutnya diproses melalui sistem e-tilang.

“Setelah itu, baru keluar nominal denda tilang,” katanya.

Sunaryanto mengakui, kesadaran pengendara ini mesti didukung dengan penindakan. Sebab setelah dia perhatikan, ada saja pengendara yang nekat melawan arah ketika petugas tak berjaga. Meskipun pada dasarnya, masyarakat Banjarmasin sudah banyak mengetahui aturan tersebut.

“Tak mungkin juga kan, kami melakukan penindakan setiap hari. Tetapi, memang masyarakat mesti ditekan dengan adanya penindakan,” pungkasnya.

Baca Juga: Pertumbuhan Kendaraan Jadi Dalang Kemacetan Banjarmasin

Baca Juga: 30 Forum Dukung Pembangunan Kehutanan

Reporter : Bahaudin Qusairi
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Swab Massal, Siap-Siap Lonjakan Kasus Covid-19 di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Efektifkan Sosialisasi Perbup, Polsek Anjir Pasar Sasar Kerumunan Warga
apahabar.com

Kalsel

Perbaikan Pasar Wangkang Marabahan Realistis Dilakukan Mulai 2021
apahabar.com

Kalsel

Damkar Tapin Unjuk Kebolehan di Bank BRI Rantau   
apahabar.com

Kalsel

Rusuh, Ratusan Mahasiswa Memaksa Masuk Rumah Banjar Tolak UU KPK
Kalsel

Kalsel

Antisipasi Gejolak “Jumat Keramat”, Ratusan Personel Gabungan Siaga di Kalsel

Kalsel

PON Papua, Paman Birin Tanamkan Semangat “Haram Manyarah Waja Sampai Kaputing”
apahabar.com

Kalsel

Bulog: Stok Beras di Kalsel Aman Tiga Bulan Depan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com