3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Nenek 84 Tahun Ditemukan Tewas di Sungai Martapura

- Apahabar.com Senin, 15 Juli 2019 - 20:54 WIB

Nenek 84 Tahun Ditemukan Tewas di Sungai Martapura

Jasad Nenek Fatimah yang berada di dalam jukung milik warga ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARTAPURA – Nenek berumur 84 tahun, warga Sungai Pinang Lama yang diketahui bernama Patimah Binti Dahlan tenggelam di Sungai Matapura. Desa Sungai Pinang, RT 04, Kecamatan Martapura Lama, Kabupaten Banjar. Senin (15/7/2019) sekitar pukul 15.00 wita.

Menurut keterangan dari nak korban, Dailami, saat itu dirinya sedang mencari sang ibu yang tidak ada di rumah sekitar jam 15.10 Wita. Dailami sebelumnya tidak menyangka jika ibunya tersebut berada di tepi sungai.

Tak beberapa lama informasi dari warga ada melihat ‘kipas tangan’ yang biasanya digunakan oleh nenek tersebut hanyut di Sungai Martapura hanyut kurang lebih sejauh 300 meter dari tempat tenggelam korban.

“Setelah mendengar kabar dari warga kipas tangan kepunyaan ibu saya hanyut di sungai, saya langsung mencari bersama-sama dengan warga di sepanjang aliran sungai tersebut,” ujar Dailami.

Setelah dengan susah payah Dailami bersama dengan masyarakat dan relawan mencari, akhirnya jenazah nenek Patimah berhasil ditemukan  kurang lebih 50 meter dari tempat beliau tenggelam sekitar pukul 17.30 Wita. Namun keadaan nenek malang tersebut ditemukan sudah tidak bernyawa.

Setelah diketahui tenggelam, kurang lebih 2 jam jasad Nenek Patimah ditemukan dan dievakuasi ke rumah duka oleh masyarakat sekitar menggunakan kapal kecil.

Setelah dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh nenek tersebut.

Dalam kesempatan itu. Kaur Ident, Brigadir Viqi Oktavia mengungkapkan jika pihak keluarga tidak mau jenazah keluarganya atau ibunya tersebut visum.

“Mereka menerima musibah yang telah menimpa ibu mereka dan menyatakan bahwa korban tidak perlu di Visum dan Otopsi,” ungkap Brigadir Viqi.

Baca Juga: Minim Saksi, Tabrak Lari Menonjol di Kabupaten Banjar

Baca Juga: Nyebrang Jalan, 2 Nenek-Nenek Terluka Ditabrak Pelajar Tanpa SIM

Baca Juga: Identitas Mayat yang Dikira Bangkai Hewan di Batola Terkuak

Baca Juga: Heboh Mayat di Kolong Musala Dikira Bangkai Hewan di Batola

Reporter: AHC 15
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

UPDATE Kebakaran di Handil Bakti Batola, Warung Kosong Ludes Dilalap Api!
apahabar.com

Kalsel

Hasil Ngamen, Oi Banjarmasin Salurkan Bantuan Jutaan Rupiah untuk Korban Kebakaran Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Momen Hari Anak, Forum Anak Batola Sampaikan Sejumlah Permintaan ke Bupati
apahabar.com

Kalsel

Hingga 19 Juli, Banjarmasin Hampir Tembus 2 Ribu Kasus Covid-19
apahabar.com

Kalsel

RUU Omnibus Law Cipta Kerja Disahkan, DPRD Kalsel Kaget: Ini Dipaksakan!
apahabar.com

Kalsel

Kodim 1007/Banjarmasin Sosialisasikan Perwali di Pasar Pelambuan
apahabar.com

Kalsel

Cuaca Kalsel Hari Ini, Warga Tanbu dan Kotabaru Harap Waspada
apahabar.com

Kalsel

PSBB Banjarmasin, BMI Minta Pemkot Penuhi Kebutuhan Rakyat Miskin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com