Tim Macan Kalsel Gerebek Wanita Buronan Kasus Penggelapan Kapal Indef: Setahun Jokowi-Ma’ruf Amin ULN Melonjak, Setiap Penduduk Warisi Utang Rp 20,5 juta Demo di Pelaihari Berbuntut Laporan Polisi, Sekda Tala Minta Maaf Harga Tiket Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin Turun, Simak Daftar Lengkapnya Kedai Terapung, Unggulan Wisata Baru di Barito Kuala

NU Siap Isi Posisi Menteri Strategis Kabinet

- Apahabar.com Senin, 29 Juli 2019 - 06:15 WIB

NU Siap Isi Posisi Menteri Strategis Kabinet

Ilustrasi siapa saja yang mengisi menteri kabinet Jokowi – Ma’ruf Amin?. Foto – Dokumen Google

apahabar.com, MALANG – Pihak Nahdlatul Ulama (NU) menyatakan siap untuk mengisi kursi menteri yang memiliki posisi strategis pada kabinet Joko Widodo dan Ma’ruf Amin, dikarenakan banyaknya kader berkualitas tinggi.

Dilansir Antara, Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengatakan bahwa, dalam kalangan NU, banyak anak-anak muda dan kader berkualitas yang mampu mengisi posisi menteri strategis dengan kemampuan yang mumpuni.

“Kita berharap, besok pemerintahan Jokowi ini, akan memberikan porsi NU pada posisi strategis, jangan itu-itu saja,” kata Yaqut, usai menghadiri Konferensi Wilayah Gerakan Pemuda Ansor XIV Provinsi Jawa Timur, di Kota Malang, Minggu (28/7/2019).

Yaqut menjelaskan, selama ini, NU selalu distigmakan untuk mengisi kursi Menteri Agama, Menteri Desa, atau Menteri Tenaga Kerja. Padahal, banyak kader NU yang memiliki banyak pengalaman dan kualitas untuk mengisi kursi menteri sektor strategis.

Posisi kursi menteri sektor strategis tersebut, lanjut Yaqut, diantaranya adalah Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dan posisi menteri lainnya.

“Saya ini di Komisi VI, yang mengurusi BUMN, tapi bukan berarti saya minta menteri BUMN lho ya, ini contoh,” ujar Yaqut sembari tertawa.

Dirinya meyakini bahwa pada saat Presiden Joko Widodo menunjuk salah satu kader NU untuk mengisi kursi menteri, tidak ada satu kader NU yang akan menolak. Karena semua kader NU wajib menjalankan tugasnya dan tidak pernah menolak tugas yang diberikan.

“Jika ini tugas, Ansor akan menolak mundur. Saya yakin, NU akan mendapatkan representasi dalam kabinet, karena selama ini ikut berjuang,” kata Yaqut.

Saat ini, pihak NU tengah tengah menggodok nama-nama kandidat yang akan diusulkan kepada Joko Widodo dan Ma’ruf Amin untuk mengisi kursi kabinet mendatang. Nama-nama tersebut, akan ditentukan untuk posisi mana saja yang sesuai dengan pengalaman kandidat.

Sementara itu, menanggapi peranan oposisi dari partai politik yang ada, menurut Yaqut hal tersebut merupakan hal yang lumrah. Bahkan, peran oposisi diperlukan untuk mengawasi kinerja pemerintah.

“Hidup itu perlu keseimbangan, seperti juga peran oposisi, itu diperlukan untuk mengawasi kinerja pemerintah,” tutup Yaqut.

Baca Juga: Joko Widodo Minta Segala Perselisihan Pemilu Diselesaiakan Melalui MK

Baca Juga: Berkah Pedagang Banjarmasin Menjelang Kampanye Akbar Joko Widodo

Sumber: Antara

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

IDI Kalsel Sesalkan Video Anji dan Hadi Pranoto Soal Obat Covid-19
apahabar.com

Nasional

37 Tahun Tinggal di Aceh, Pendeta: Aceh Toleran
apahabar.com

Nasional

Ahok Bentuk Satgas TPPI Bongkar Mafia Migas di Pertamina, Pengamat Anggap Blunder
apahabar.com

Nasional

Satu Lagi Pejuang Demokrasi Meninggal
apahabar.com

Nasional

Aditya Perpatih, Bocah Gorontalo yang Fotonya Terpampang di Uang Rp75.000
apahabar.com

Nasional

Menag Fachrul Razi Jadi Menteri Ketiga Kabinet Jokowi Positif Covid-19
apahabar.com

Nasional

KPK Lelang 3 Bidang Tanah Milik Eks Presiden PKS dan Fathanah

Nasional

SBY ‘Tantang’ Airlangga, Luhut dan BIN Sebut Dalang Kerusuhan Demo Tolak UU Omnibus Law
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com