Malam Ini, Mata Najwa Kupas Biang Kerok Banjir Kalsel Mengupas Problem Banjir Kalsel: Ratusan Eks Lubang Tambang di DAS Barito Terendus! Banjir dan Ancaman Tim Paman Birin, “Sudah Jatuh Warga Tertimpa Tangga” Komisi III DPR Setujui Komjen Listyo Sigit Jadi Kapolri Ke-25 Tak Perlu Lakukan Tilang, Calon Kapolri Harap Polantas Hanya Atur Lalin

Ops Jaran Intan 2019: Pemain Baru Curanmor Dominan di Banjarmasin

- Apahabar.com Kamis, 4 Juli 2019 - 14:21 WIB

Ops Jaran Intan 2019: Pemain Baru Curanmor Dominan di Banjarmasin

Kapolresta Kombes Pol Sumarto (tengah) didampingi AKP Ade Papa Rihi (dua kiri), saat jumpa pers Operasi Jaran Intan 2019 di Mapolresta Banjarmasin, Kamis siang.  Foto-apahabar.com/Riyad

apahabar.com, BANJARMASIN – Operasi penindakan kejahatan kendaraan (Jaran) resmi berakhir.

Digelar hampir dua pekan lamanya, 21 Juni-2 Juli, Polresta Banjarmasin sukses mengungkap 15 kasus pencurian kendaraan bermotor atau curanmor. Dari belasan kasus tadi, sedikitnya 14 tersangka berhasil diamankan.

“Mayoritas mereka adalah wajah baru, dan satu merupakan anak di bawah umur,” jelas Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Sumarto didampingi Kasat Reskrim AKP Ade Papa Rihi, dalam jumpa pers, siang tadi, Kamis (4/7).

Dapat dipastikan bocah ingusan itu, bakal diproses dengan peradilan hukum pidana anak.

Secara keseluruhan, hasil operasi Jaran di Banjarmasin sesuai target yang diberikan oleh Polda Kalsel.

“Kami berhasil mengungkap 9 target operasi, bahkan juga ditambah dengan non-target operasi yaitu 6 tersangka,” kata Ade.

Modus dari tersangka bermacam. Ada yang memang murni curanmor dan ada juga yang penggelapan dari leasing.

“Serta ada juga beberapa penadah,” lanjutnya.

Praktis, terhadap para penjahat jalanan itu pasal yang disiapkan pun hampir seragam, yakni Pasal 363 tentang Pencurian. Hanya, untuk tersangka penggelapan Pasal 372. Mereka semua terancam hukuman 5 tahun penjara.

Pasca-pengungkapan, polisi bakal mengembangkan kasus tersebut. Untuk mencari tahu apakah mereka terlibat dengan sindikat-sindikat ranmor yang terungkap sebelumnya.

Dari banyaknya kasus curanmor itu, Sumarto mengimbau masyarakat selalu waspada menjaga harta bendanya dari kejahatan, baik yang datang dari luar maupun dalam rumah.

“Kepada masyarakat untuk berhati-hati, jangan sampai lengah, karena diam-diam sedang diintai,” tuturnya.

Untuk menyiasati banyaknya kasus curanmor itu, polisi bakal mengedepankan upaya-upaya pencegahan dengan beroperasi selama 24 jam.

Untuk yang merasa kehilangan kendaraan bisa mengambilnya di Polresta Banjarmasin. Sertakan bukti kepemilikan lengkap.

Soal curanmor, Polresta Banjarmasin berada di urutan teratas dari jumlah kasus yang berhasil diungkap di wilayah hukum Kalsel.

“Sedangkan yang paling minim atau yang paling sedikit, baik jumlah tersangka maupun barbuk-nya, berada di Polres Hulu Sungai Tengah dengan jumlah 7 tersangka,” beber Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani, dalam konferensi pers Operasi Jaran Intan 2019, di Mapolda Kalsel, Kamis pagi.

Baca Juga: Ops Jaran Intan 2019, Polresta Banjarmasin Paling Banyak Tangkap Pelaku Curanmor 

Reporter: Riyad Dafhi R.
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Pelaku Penodong Gunakan Pistol Korek Api Dibekuk 
apahabar.com

Hukum

Dua Pelaku Diduga Pembunuh Pasutri Ditangkap di Kebun Sawit Batulicin
apahabar.com

Hukum

Pemuda Kapuas Kepergok Sabu di Pekuburan Kristen
apahabar.com

Hukum

Per Juni 2020, Polres Banjar Ringkus 5 Bandar Besar Sabu
apahabar.com

Hukum

Komplotan Pencuri Spesial Sarang Walet Berkeliaran di Tabalong
apahabar.com

Hukum

Indikasi Korupsi, Jaksa Periksa 20 Pejabat Barito Timur
apahabar.com

Hukum

Terbukti Terima Suap Meikarta, Bupati Bekasi Divonis 6 Tahun Penjara
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuh 3 Anak Kandung di Mura

Hukum

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuh 3 Anak Kandung di Mura
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com