apahabar.com
Gubernur Kalsel Sahbirin Noor bersama tim meninjau pembangunan Bandara Syamsuddin Noor Banjaramsin. Foto-Humpro Kalsel

apahabar.com, BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor yakin pembangunan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Kalimantan Selatan, sesuai target yang direncanakan.

Hal itu disampaikan Sahbirin saat meninjau lokasi pembangunan proyek Bandara Syamsuddin Noor Rabu siang, bersama tim terkait lainnya.

Baca Juga: Memajukan Wisata di Batola, Masyarakat Juga Berperan

“Saya ingin memastikan perkembangan pembangunan bandara ini, sesuai dengan yang direncanakan,” katanya, dalam keterangan resmi yang diterima apahabar.com.

Gubernur tiba di lokasi proyek bandara sekitar pukul 13.30 didampingi Direktur Operasional AP 1 Wendo A Rose, GM Bandara Syamsudin Noor Indah Preastuty, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Syamsir Rahman dan Staf Khusus Gubernur Rizal Akbar serta sejumlah staf.

Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Sahbirin Noor, beserta rombongan meninjau seluruh pembangunan bandara hingga menorobos pekerjaan peningkatan jalan.

Gubernur berupaya menerobos jalan berdebu yang merupakan pembangunan akses jalan masuk bandara.

“Saya berharap proses pengembangan dapat selesai tepat waktu sehingga masyarakat dapat menikmati bandara yang megah dan nyaman,” katanya.

Gubernur juga mengatakan rencananya peresmian bandara ini akan dilakukan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Direktur Operasional Angkasa Pura 1 Wendo A Rose mengapresiasi luar biasa atas kunjungan dan pengarahan gubernur kepada jajarannya.

Dituturkan Wendo, kunjungan gubernur tersebut salah satu wujud perhatian nyata dari seorang kepala daerah untuk memastikan progres perkembangan pembangunan fisik.

“Terima kasih Paman Birin atas kunjungan dan perhatiannya. Kunjungan gubernur semakin menggelorakan semangat kami untuk menuntaskan tahapan pekerjaan,” ucapnya.

Wendo memaparkan pengembangan bandara terdiri dari dua paket yang mulai dilaksanakan pada 28 Juli 2019 paket pertama yakni terminal progresnya mencapai 68 persen.

Kemudian paket kedua yakni apron bangunan penunjang dan infrastruktur lainya yang kini mencapai 97,522 persen.

Dikatakannya pengembangan bandara ditargetkan selesai pada Oktober 2019 dan dioperasionalkan pada November.

Dirinya juga meminta dukungan Pemprov Kalsel terkait penyelesaian akses jalan menuju bandara.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kalsel Yasin Toyib mengatakan untuk penyelesaian jalan menuju pintu gerbang bandara PUPR Kalsel telah mengusulkan dana sebesar Rp20 miliar.

“Tinggal 3,5 kilometer lagi, dana yang diusulkan sebesar Rp20 miliar di APBD perubahan,” ucapnya.

Baca Juga: Kalsel Tuan Rumah PKN Gerakan Nasional Revolusi Mental 2019

Reporter: Nurul Mufida
Editor: Fariz Fadhillah